| Tim Politeknik Negeri Medan (Polmed) Dorong Pengembangan Usaha Kopi Kelompok Tani En Moda |
FORMOSA NEWS- Pakpak Barat – Politeknik Negeri Medan (Polmed) mendorong pengembangan usaha kopi masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat pada Kelompok Tani En Moda di Desa Aornakan II, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut (PGGS), Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.
Ketua Tim Pengabdian,
Andreas Panjaitan, menjelaskan bahwa Kelompok Tani En Moda selama ini masih
menggunakan alat sederhana dalam proses pengupasan kulit kopi sehingga
membutuhkan waktu yang cukup lama dan kapasitas produksinya masih rendah.
Selain itu, pendapatan mitra juga relatif rendah dan cenderung stagnan, dengan
rata-rata sekitar Rp1.350.000 hingga Rp1.700.000 per bulan. Alat pengupas yang
digunakan mitra memiliki kapasitas sekitar 12 kilogram per jam dan hanya mampu
menampung sekitar 4 kilogram dalam satu kali proses. Kondisi tersebut membuat
proses pengolahan kopi belum berjalan secara optimal.
“Melalui kegiatan ini,
kami memberikan solusi melalui penerapan mesin pengupas kulit kopi untuk
membantu mitra meningkatkan kapasitas produksi, menghemat waktu dan tenaga,
serta membuat proses pengolahan kopi menjadi lebih efektif. Selain itu, kami
juga memberikan pendampingan pemasaran digital dan pengurusan legalitas usaha
melalui NIB agar usaha Kelompok Tani En Moda dapat berkembang dan memiliki
jangkauan pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Solusi pertama yang
diberikan tim pengabdian adalah menghadirkan teknologi pengupasan kulit kopi
yang lebih sesuai dengan kebutuhan mitra. Mesin tersebut tidak hanya diserahkan
kepada kelompok, tetapi juga diperkenalkan langsung kepada para petani melalui
praktik penggunaan. Tim memberikan pendampingan agar mitra dapat mengoperasikan
mesin dengan benar sekaligus memahami cara merawatnya. Kehadiran mesin ini
diharapkan dapat membuat proses pengupasan kopi yang selama ini dilakukan
dengan alat sederhana menjadi lebih cepat dan efisien.
Tidak berhenti pada
persoalan produksi, tim pengabdian juga melihat pentingnya membuka akses pasar
yang lebih luas. Karena itu, para petani mulai diperkenalkan dengan pemasaran
melalui media sosial. Produk kopi mitra diarahkan untuk diperkenalkan melalui
Facebook, Instagram, dan TikTok dengan memanfaatkan foto maupun video yang
menarik. Pendampingan ini diharapkan membuat produk kopi En Moda tidak hanya
dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga dapat diperkenalkan kepada calon
konsumen dari wilayah yang lebih luas.
Selain produksi dan
pemasaran, aspek legalitas usaha juga menjadi perhatian. Tim mendampingi
Kelompok Tani En Moda dalam proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Pendampingan dilakukan agar mitra tidak lagi kesulitan memahami proses
pengurusan legalitas usaha secara daring. Dengan adanya legalitas tersebut,
kelompok memiliki dokumen usaha yang dapat mendukung pengembangan kegiatan
bisnisnya ke depan.
Ketua Kelompok Tani En
Moda, Rintang Parulian Padang, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang
diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Negeri Medan dan
tim pengabdian yang telah membantu kelompok kami. Bantuan mesin, pemasaran digital,
dan pendampingan pengurusan NIB sangat bermanfaat bagi kami untuk mengembangkan
usaha kopi,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut,
mitra juga turut terlibat dengan menyediakan lokasi kegiatan, bahan kopi untuk
praktik penggunaan mesin, serta perangkat yang digunakan dalam kegiatan
pemasaran digital. Kelompok juga menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk proses
pengurusan NIB dan berkomitmen untuk terus memanfaatkan mesin serta media
digital dalam pengembangan usaha.
Program pengabdian kepada
masyarakat ini dilaksanakan pada 18 September 2026. Kegiatan tersebut diarahkan
untuk membantu kelompok meningkatkan kapasitas produksi, mengembangkan
pemasaran, serta memperkuat kemampuan pengelolaan usaha secara bertahap.
Pengabdian ini didanai oleh dana DIPA Politeknik Negeri Medan dengan nomor kontrak B/600/PL5/PM.01.01/2026. Tim pengabdian menyampaikan terima kasih kepada Direktur Politeknik Negeri Medan serta Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Medan atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut.
(Tim Pengabdian Politeknik Negeri Medan)
0 Komentar