Pengaruh Pengangguran dan Kemiskinan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Pidie

Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Medan - Dampak Pengangguran dan Kemiskinan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Pidie Membutuhkan Waktu Waktu Berkelanjutan. Penelitian yang dilakukan oleh Levi Rahmalia, Ayu Angelina Pasaribu, Siti Maisyarah, dan Yosie Gabriela Panjaitan dari Universitas Senior Medan  dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) edisi Vol. 5 No. 8 Tahun 2026 menyoroti bahwa memberikan landasan baru bagi pembuat kebijakan daerah agar tidak mengevaluasi program pembangunan ekonomi hanya berdasarkan indikator jangka pendek.

Latar Belakang dan Konteks Pembangunan Daerah

Pembangunan ekonomi di tingkat daerah kerap diukur melalui peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) serta pendapatan per kapita. Kabupaten Pidie yang terletak di Provinsi Aceh masih menghadapi tantangan utama berupa optimalisasi pemanfaatan sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tingkat pengangguran yang tinggi berpotensi menurunkan produktivitas daerah secara keseluruhan, sementara kemiskinan membatasi kemampuan warga untuk berinvestasi pada pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi produktifDalam perumusan kebijakan, asumsi bahwa penurunan angka pengangguran atau kemiskinan akan langsung merangsang pertumbuhan ekonomi pada periode yang sama sering kali kurang tepat. Ekonomi daerah merupakan sistem dinamis tempat efek kebijakan dan pergeseran indikator sosial memerlukan waktu untuk meresap ke dalam sektor produksi. Penelitian ini hadir untuk memetakan bagaimana keterkaitan dinamis antarvariabel tersebut berlangsung dalam skala berkala.

Metodologi Penelitian yang Mudah Dipahami
Untuk mengamati interaksi dinamis antarvariabel dari waktu ke waktu, para peneliti menganalisis data sekunder kuartalan dari Kabupaten Pidie untuk rentang waktu tahun 2007 hingga 2025. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten PidieAnalisis dilakukan dengan metode statistik Vector Autoregression (VAR) menggunakan perangkat lunak EViews. Tahapan pengujian yang diterapkan meliputi:

  • Uji Stasioneritas: Menggunakan uji Phillips-Perron pada tingkat first difference untuk memastikan seluruh data stabil dan layak dianalisis.
  • Penentuan Lag Optimal: Menentukan panjang jeda waktu terbaik, yang menghasilkan lag optimal pada periode ke-5 berdasarkan kriteria Akaike Information Criterion (AIC) dan Final Prediction Error (FPE).
  • Uji Stabilitas dan Kointegrasi: Memastikan model VAR stabil serta menguji hubungan jangka panjang menggunakan uji kointegrasi Johansen.
  • Uji Kausalitas dan Analisis Dinamis: Menjalankan uji Kausalitas Granger, Impulse Response Function (IRF), serta Variance Decomposition (VD) untuk mengukur respons dan kontribusi antarvariabel hingga 76 periode ke depan.
Temuan Utama Penelitian
Hasil pengolahan data statistik menunjukkan bahwa dinamika ekonomi Kabupaten Pidie dipengaruhi oleh keterkaitan waktu (lagged response) serta tren histori pertumbuhan itu sendiri:
  • Pertumbuhan Ekonomi Dipengaruhi Masa Lalu: Hasil estimasi model VAR mengonfirmasi bahwa pertumbuhan ekonomi pada periode berjalan dipengaruhi secara signifikan oleh kinerja ekonomi pada lag 1 dan lag 5 secara positif, serta mengalami koreksi negatif pada lag 4.
  • Pengaruh Pengangguran Berbeda di Tiap Periode: Pengangguran tidak menunjukkan dampak signifikan pada lag 1 hingga lag 3. Namun, pengangguran memberikan pengaruh positif dan signifikan pada lag 4, sebelum kemudian berbalik memberikan dampak negatif yang signifikan pada lag 5.
  • Pengaruh Kemiskinan Muncul Setelah Jeda Waktu: Variabel kemiskinan tidak berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi di lag 1 hingga lag 3. Efek signifikan kemiskinan baru muncul pada lag 4 dan lag 5 dengan arah pengaruh positif.
  • Hasil Uji Kausalitas Granger: Pengujian menunjukkan tidak ada hubungan kausalitas dua arah secara langsung dan seketika antarvariabel, yang memperkuat fakta bahwa pengaruh pengangguran dan kemiskinan memerlukan proses penyesuaian waktu.
  • Analisis Variance Decomposition: Dalam jangka panjang (hingga periode ke-76), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pidie 86,92% dijelaskan oleh variasi perilakunya sendiri. Sementara itu, variabel kemiskinan menyumbang kontribusi variasi sebesar 8,45% dan pengangguran menyumbang sebesar 4,63% terhadap pertumbuhan ekonomi.
  • Respons terhadap Guncangan (IRF): Analisis respons implus menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi memperlihatkan pola fluktuasi di awal periode saat menerima guncangan dari sektor pengangguran maupun kemiskinan sebelum akhirnya bergerak stabil menuju titik keseimbangan baru.
Implikasi Kebijakan dan Dampak Nyata
Temuan riset ini menawarkan perspektif penting bagi pemerintah daerah, perencana pembangunan, dan pelaku usaha:
  • Pentingnya Perencanaan Jangka Panjang: Kebijakan penanganan pengangguran dan pengentasan kemiskinan harus dirancang dengan visi jangka menengah dan panjang, mengingat dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi baru terasa nyata setelah beberapa periode.
  • Penguatan Kualitas Tenaga Kerja: Program intervensi tidak hanya berfokus pada pembukaan lapangan kerja sesaat, melainkan pada peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan vokasi dan pendidikan agar tenaga kerja dapat langsung diserap oleh sektor-sektor produktif.
  • Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Komunitas: Penanganan kemiskinan perlu diarahkan pada program pemberdayaan masyarakat yang meningkatkan akses teknologi, pendidikan, dan kesehatan guna menunjang produktivitas ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Profil Peneliti
Levi Rahmalia, S.E., M.Si. – Dosen dan peneliti di Universitas Senior Medan dengan fokus keahlian pada bidang ekonomi regional dan ekonometrika terapan.
Ayu Angelina Pasaribu, S.E., M.Si. – Dosen di Universitas Senior Medan yang menekuni bidang ekonomi ketenagakerjaan, keuangan publik, dan pembangunan sumber daya manusia.
Siti Maisyarah, S.E., M.Si. – Peneliti di Universitas Senior Medan dengan spesialisasi pada analisis kebijakan ekonomi mikro dan makro daerah.
Yosie Gabriela Panjaitan, S.E., M.Si. – Pengajar di Universitas Senior Medan yang berfokus pada permodelan pertumbuhan ekonomi dan ekonomi pembangunan.

Sumber Penelitian
Levi Rahmalia, Ayu Angelina Pasaribu, Siti Maisyarah, Yosie Gabriela Panjaitan. The Influence of Unemployment and Poverty on Economic Growth in Pidie Regency (Pengaruh Pengangguran dan Kemiskinan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Pidie). Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS). Vol. 5, No. 8, hlm. 1681–1696
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i8.93
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas

Posting Komentar

0 Komentar