Tim PKM FMIPA UNM Latih Guru Kimia Pangkep Memanfaatkan AI untuk Menyusun Literature Review

Pangkep, 25 April 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar (FMIPA UNM) melaksanakan Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Penyusunan Literature Review bagi guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kabupaten Pangkep. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di SMAN 11 Pangkep.
Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat PNBP FMIPA UNM Tahun 2026. Kegiatan dirancang untuk meningkatkan literasi riset dan keterampilan guru dalam menelusuri, menyeleksi, mengelola, menganalisis, serta menyintesis sumber ilmiah dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara kritis dan bertanggung jawab.
Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Fandi Ahmad, S.Pd., M.Pd. selaku ketua, bersama Sitti Faika, S.Si., Apt., M.Sc., Ph.D., Drs. Muh. Yunus, M.Si., dan Vika Puji Cahyani, S.Pd.Si., M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa, yaitu Sri Sulharini dan Pangeran Ahmad Maulid, dalam proses pendampingan peserta dan dokumentasi kegiatan.

Gambar: Foto Bersama Tim PKM FMIPA UNM Latih Guru Kimia Pangkep Memanfaatkan AI untuk Menyusun Literature Review
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh penguatan mengenai konsep dan fungsi literature review, perumusan fokus kajian, pengembangan kata kunci, penggunaan operator Boolean, serta strategi penelusuran artikel melalui basis data ilmiah. Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan sejumlah platform berbasis AI, seperti ChatGPT, Gemini, Consensus, dan SciSpace, untuk membantu mengeksplorasi topik, mengembangkan kata kunci, mengelompokkan informasi, serta memberikan umpan balik terhadap kerangka tulisan.
Pemanfaatan AI dalam pelatihan ini tidak diarahkan untuk menggantikan proses berpikir dan analisis ilmiah guru. AI ditempatkan sebagai alat bantu kognitif, sedangkan penentuan fokus, pemilihan sumber, pemeriksaan akurasi, analisis temuan, penulisan argumentasi, dan pengambilan keputusan akademik tetap menjadi tanggung jawab pengguna.
Gambar: Gambar: Tim PKM sedang menjelaskan pemanfaatan AI untuk menyusun Literature Review
Aspek etika akademik menjadi salah satu materi penting yang diberikan kepada peserta. Guru dibekali pemahaman mengenai risiko referensi palsu, halusinasi AI, bias informasi, plagiarisme, kebocoran data, dan ketergantungan terhadap keluaran teknologi. Setiap informasi dan referensi yang dihasilkan atau direkomendasikan oleh AI harus diperiksa kembali melalui sumber ilmiah asli sebelum digunakan dalam tulisan.

Selain menerima materi, peserta mengikuti praktik terbimbing dengan mengangkat permasalahan nyata dalam pembelajaran kimia. Peserta berlatih merumuskan pertanyaan kajian, menyusun strategi pencarian, menetapkan kriteria inklusi dan eksklusi, menyeleksi artikel, serta mengisi matriks literatur. Melalui proses tersebut, peserta diarahkan untuk memperoleh sedikitnya 10 artikel relevan dan terverifikasi sebagai dasar penyusunan kerangka serta draf awal literature review.
Pelatihan dilaksanakan secara partisipatif melalui pemaparan materi, demonstrasi penggunaan teknologi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan. Setiap peserta menggunakan lembar kerja untuk mencatat kata kunci, basis data yang digunakan, hasil pencarian, keputusan seleksi artikel, temuan penting, dan bentuk pemanfaatan AI selama proses penyusunan kajian. 
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan guru MGMP Kimia Kabupaten Pangkep dalam menghasilkan karya ilmiah yang sistematis, relevan, orisinal, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penguasaan keterampilan menyusun literature review juga diharapkan mendukung pengembangan profesional berkelanjutan serta membantu guru merancang pembelajaran kimia berdasarkan temuan penelitian mutakhir.
Gambar: Tim PKM sedang menjelaskan pemanfaatan AI untuk menyusun Literature Review

Pelaksanaan pelatihan tidak berhenti pada kegiatan tatap muka. Tim PKM FMIPA UNM merencanakan pendampingan lanjutan untuk membantu peserta menyempurnakan hasil penelusuran, matriks literatur, kerangka tematik, paragraf sintesis, dan draf kajian yang telah disusun. Pendampingan tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya budaya akademik dan komunitas belajar yang berkelanjutan di lingkungan MGMP Kimia Kabupaten Pangkep.
Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara FMIPA UNM dan MGMP Kimia Kabupaten Pangkep semakin diperkuat, khususnya dalam peningkatan kompetensi guru, literasi teknologi, dan pengembangan karya ilmiah. Pemanfaatan AI secara tepat, kritis, transparan, dan beretika diharapkan menjadi salah satu strategi untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan kimia di Kabupaten Pangkep.

Penulis: 
Fandi Ahmad, S.Pd., M.Pd.
Sitti Faika, S.Si., Apt., M.Sc., Ph.D.,
Drs. Muh. Yunus, M.Si.,
Vika Puji Cahyani, S.Pd.Si., M.Pd.












Posting Komentar

0 Komentar