Model asesmen otentik berbasis portofolio digital terbukti efektif dalam memantau dan meningkatkan perkembangan literasi menulis siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
Kemampuan menulis merupakan kompetensi utama yang memerlukan proses berkesinambungan mulai dari perencanaan, penyusunan draf, umpan balik, revisi, hingga refleksi
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi
Hasil penelitian menunjukkan sejumlah temuan utama berikut:
- Model asesmen portofolio digital memperoleh skor validitas dari ahli sebesar 92,13% dengan kategori sangat valid
. - Nilai rata-rata literasi menulis siswa meningkat dari 64,18 pada tahap pretest menjadi 82,48 pada tahap posttest
. - Peningkatan keseluruhan mencapai 18,30 poin dengan skor N-gain sebesar 0,51 yang dikategorikan sebagai peningkatan sedang
. - Pengujian statistik menggunakan paired-samples t-test membuktikan adanya peningkatan yang signifikan secara statistik dengan nilai $t(119) = 16,84$ dan $p < 0,001$
. - Peningkatan tertinggi tercatat pada aspek mekanik sebesar 19,30 poin, diikuti oleh aspek isi dan organisasi masing-masing sebesar 18,40 poin
.
Implikasi dari penelitian ini memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan, khususnya bagi guru Bahasa Indonesia, untuk beralih dari penilaian produk tunggal menuju sistem evaluasi proses yang komprehensif
Profil Penulis:
Sehe adalah akademisi dan peneliti dari Universitas Cokroaminoto Palopo, Indonesia, yang memiliki kepakaran di bidang pendidikan dan pembelajaran Bahasa Indonesia
Sumber Penelitian:
Development of a Digital Portfolio-Based Authentic Assessment Model for Assessing Students' Writing Literacy Development in Indonesian Language Learning, International Journal of Education and Life Sciences (IJELS), Vol. 4, No. 8, Agustus 2026, halaman 1379-1394, DOI:
0 Komentar