Model Penilaian Portofolio Digital Tingkatkan Literasi Menulis Bahasa Indonesia Secara Signifikan

Ilustrasi by AI

Model asesmen otentik berbasis portofolio digital terbukti efektif dalam memantau dan meningkatkan perkembangan literasi menulis siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini dikembangkan oleh Sehe dari Universitas Cokroaminoto Palopo pada Agustus 2026, dengan urgensi tinggi untuk mengatasi keterbatasan asesmen konvensional yang hanya berorientasi pada hasil akhir tanpa merekam proses belajar siswa secara berkelanjutan.

Kemampuan menulis merupakan kompetensi utama yang memerlukan proses berkesinambungan mulai dari perencanaan, penyusunan draf, umpan balik, revisi, hingga refleksi. Berbagai tantangan literasi di Indonesia memperkuat urgensi penerapan model evaluasi pembelajaran bahasa yang lebih bermakna dan berorientasi pada perkembangan jangka panjang.

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian melibatkan 120 siswa, 4 guru, dan 3 validator ahli, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kuesioner, dokumentasi portofolio, dan tes menulis yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif, uji N-gain, serta uji t-berpasangan.

Hasil penelitian menunjukkan sejumlah temuan utama berikut:

  • Model asesmen portofolio digital memperoleh skor validitas dari ahli sebesar 92,13% dengan kategori sangat valid.
  • Nilai rata-rata literasi menulis siswa meningkat dari 64,18 pada tahap pretest menjadi 82,48 pada tahap posttest.
  • Peningkatan keseluruhan mencapai 18,30 poin dengan skor N-gain sebesar 0,51 yang dikategorikan sebagai peningkatan sedang.
  • Pengujian statistik menggunakan paired-samples t-test membuktikan adanya peningkatan yang signifikan secara statistik dengan nilai $t(119) = 16,84$ dan $p < 0,001$.
  • Peningkatan tertinggi tercatat pada aspek mekanik sebesar 19,30 poin, diikuti oleh aspek isi dan organisasi masing-masing sebesar 18,40 poin.

Implikasi dari penelitian ini memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan, khususnya bagi guru Bahasa Indonesia, untuk beralih dari penilaian produk tunggal menuju sistem evaluasi proses yang komprehensif. Sehe dari Universitas Cokroaminoto Palopo menekankan bahwa integrasi tugas otentik, dokumentasi draf, umpan balik guru, dan refleksi siswa dalam satu platform digital mampu mendokumentasikan kemajuan kompetensi secara sistematis dan longitudinal.

Profil Penulis: Sehe adalah akademisi dan peneliti dari Universitas Cokroaminoto Palopo, Indonesia, yang memiliki kepakaran di bidang pendidikan dan pembelajaran Bahasa Indonesia.

Sumber Penelitian: Development of a Digital Portfolio-Based Authentic Assessment Model for Assessing Students' Writing Literacy Development in Indonesian Language Learning, International Journal of Education and Life Sciences (IJELS), Vol. 4, No. 8, Agustus 2026, halaman 1379-1394, DOI: https://doi.org/10.59890/ijels.v4i8.82.

Posting Komentar

0 Komentar