Tim peneliti dan pengabdi dari Universitas Cenderawasih melaksanakan program pendampingan pengembangan desa berbasis data (data-driven village) di Kampung Adat Ifale, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, pada 3 Maret hingga 28 May 2026
Secara geografis dan ekologis, kehidupan masyarakat Kampung Adat Ifale sangat bergantung pada potensi Danau Sentani
Guna mengatasi keterbatasan tersebut, para peneliti menerapkan metode Participatory Community Assistance yang berlangsung selama 10 minggu
Pendataan lapangan berhasil menjangkau 126 kepala keluarga (487 jiwa) dengan tingkat kelengkapan data mencapai 92 persen dan tingkat validasi silang bersama tokoh adat mencapai 88 persen
- 41 Unit UMKM: Teridentifikasi berdasarkan profil produk, kapasitas produksi, status legalitas, serta kebutuhan akses pasar
. - 28 Unit Usaha Perikanan: Mencakup nelayan tangkap dan pengolah hasil danau yang membutuhkan penguatan rantai pasok dan teknologi pendingin
. - 5 Aset Pariwisata Utama: Terdiri dari lokasi pantai/danau, objek ekowisata, dan potensi wisata budaya yang dipetakan kesiapannya
. - 9 Aset Budaya Adat: Dokumentasi tradisi, kerajinan tangan, dan situs adat yang diklasifikasikan hak akses informasinya berdasarkan persetujuan adat
. - Peningkatan Kapasitas Kader: Rata-rata skor kompetensi 12 kader data meningkat drastis dari 47,0 menjadi 81,6 (naik 34,6 poin), di mana 83 persen kader kini mampu memperbarui data digital secara mandiri
.
Hasil riset ini memberikan implikasi nyata bagi tata kelola pembangunan desa dan kebijakan publik perdesaan
Abner Herry Bajari dari Universitas Cenderawasih menegaskan pentingnya keberlanjutan basis data ini dalam perencanaan perdesaan
Profil Penulis
- Renida Jozelina Toroby, S.Sos., M.Si.: Dosen dan peneliti di Universitas Cenderawasih
. Memiliki kepakaran di bidang ilmu sosial, administrasi publik, dan pemberdayaan masyarakat perdesaan Papua . - Y. Gabriel Maniagasi, S.Sos., M.Si.: Akademisi Universitas Cenderawasih yang berfokus pada studi kebijakan publik, pembangunan daerah, dan penguatan kelembagaan lokal
. - Dr. Abner Herry Bajari, S.Sos., M.Si.: Peneliti utama dan Ketua Tim Pengabdian Masyarakat dari Universitas Cenderawasih
. Berpengalaman luas dalam metodologi riset partisipatif, komunikasi pembangunan, serta pemetaan ekonomi masyarakat adat . - Dr. Hiskia C.M. Sapioper, S.Sos., M.Si.: Dosen Universitas Cenderawasih dengan keahlian pada manajemen tata kelola pemerintahan desa dan pengembangan potensi ekonomi lokal
. - Dorthea Renyaan, S.Sos., M.Si.: Akademisi Universitas Cenderawasih yang aktif dalam riset pendampingan komunitas, kesetaraan gender, dan pengembangan UMKM
. - Melkianus Rumbrawer, S.E., M.Si.: Dosen dan peneliti ilmu ekonomi Universitas Cenderawasih yang mendalami analisis rantai nilai perikanan, BUMKam, dan perencanaan bisnis lokal
.
Sumber Penelitian
Judul Artikel: Assistance in Building Data-Based Villages for Local Economic Development in the Ifale Traditional Village, Jayapura RegencyNama Jurnal: Indonesian Journal of Society Development (IJSD)
Tahun Publikasi: 2026 (Vol. 5, No. 3, hlm. 343–360)
DOI :
0 Komentar