Siswa SMK Unismuh Makassar Dilatih Bangun Usaha Tani Modern Berkelanjutan Lewat Praktik Langsung

Ilustrasi by AI

FORMOSA NEWS - Makassar – Siswa SMK Trenqaun Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mendapatkan pembinaan intensif untuk membangun usaha tani modern yang berkelanjutan melalui pelatihan praktik di bidang produksi, manajemen usaha, dan pemasaran digital. Program ini dipimpin oleh Sahlan, bersama Andi Amran Asriadi dan Siti Wardah dari Universitas Muhammadiyah Makassar, serta dilaksanakan bekerja sama dengan Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar. Hasil kegiatan dipublikasikan pada Jurnal Pengabdian Pancasila (JPP), Volume 5 Nomor 2 Tahun 2026.

Program tersebut hadir sebagai upaya memperkuat kompetensi siswa agar tidak hanya menguasai teknik budidaya pertanian modern, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola usaha dan memasarkan hasil pertanian secara profesional. Pendekatan ini dinilai penting karena sektor pertanian saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan teknologi sekaligus memiliki jiwa kewirausahaan.

SMK Trenqaun Unismuh Makassar merupakan sekolah kejuruan yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Darul Fallaah. Sekolah ini menggabungkan pendidikan umum, kejuruan, dan nilai-nilai keislaman untuk mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia usaha, khususnya di bidang pertanian. Meski memiliki lahan praktik dan dukungan tenaga pendidik, pengembangan usaha tani modern masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan sarana, akses teknologi, jaringan pemasaran, hingga belum optimalnya sistem pembinaan berkelanjutan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian masyarakat merancang program pembinaan yang berfokus pada tiga aspek utama, yaitu produksi, manajemen, dan pemasaran. Seluruh kegiatan dirancang menggunakan metode pembelajaran praktik sehingga siswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola usaha tani modern.

Pada aspek produksi, siswa memperoleh pelatihan mengenai teknologi pertanian modern, termasuk sistem hidroponik, aquaponik, pertanian organik, hingga pengenalan konsep smart farming berbasis sensor. Mereka juga mempraktikkan pembuatan pupuk organik cair serta pestisida nabati yang lebih ramah lingkungan. Selain mengikuti pelatihan, siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mengelola unit usaha tani mini sebagai sarana pembelajaran langsung.

Tim peneliti menjelaskan bahwa penggunaan pupuk organik memiliki beberapa manfaat penting. Selain meningkatkan kesuburan dan memperbaiki struktur tanah, pupuk organik mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sehingga biaya produksi menjadi lebih efisien. Pendekatan ini juga mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Di bidang manajemen usaha, siswa dibekali keterampilan menyusun rencana bisnis sederhana, melakukan pencatatan keuangan, hingga menganalisis potensi keuntungan usaha. Pelatihan juga mencakup penggunaan aplikasi digital seperti Microsoft Excel atau Google Sheets untuk membantu administrasi usaha tani secara lebih rapi dan transparan. Melalui pendampingan rutin, siswa diajak memahami pentingnya evaluasi usaha berdasarkan data produksi, penjualan, dan laba-rugi sehingga mereka mampu mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat.

Aspek berikutnya adalah pemasaran, yang menjadi salah satu tantangan utama bagi pelaku usaha pertanian skala kecil. Dalam program ini, siswa diperkenalkan pada konsep branding produk, desain kemasan yang menarik dan ramah lingkungan, serta strategi pemasaran digital menggunakan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp Business. Mereka juga diperkenalkan pada pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar produk pertanian yang dihasilkan.

Menurut tim pengabdian, penguatan identitas merek menjadi faktor penting agar produk pertanian mampu bersaing di pasar. Sementara itu, pemasaran digital memungkinkan pelaku usaha menjangkau konsumen yang lebih luas dengan biaya promosi yang relatif rendah dibandingkan metode pemasaran konvensional.

Pelaksanaan program juga didukung oleh fasilitas praktik yang tersedia di lingkungan sekolah dan pondok pesantren. Dokumentasi kegiatan menunjukkan adanya lahan pengembangan usaha tani, sesi pelatihan penyusunan rencana bisnis di kelas, serta kegiatan diskusi mengenai strategi branding produk. Kombinasi pembelajaran teori dan praktik ini dirancang agar siswa mampu memahami seluruh rantai usaha pertanian, mulai dari proses produksi hingga pemasaran hasil panen.

Secara keseluruhan, hasil program menunjukkan bahwa pembinaan yang terarah mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan siswa dalam mengembangkan usaha tani modern. Keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kualitas pelatihan, tetapi juga pada keterlibatan aktif sekolah, mitra pengabdian, serta dukungan berbagai pihak agar pembinaan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Bagi dunia pendidikan vokasi, program ini memperlihatkan bahwa pembelajaran berbasis praktik dapat menjadi strategi efektif dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi teknis sekaligus kemampuan berwirausaha. Di sisi lain, sektor pertanian memperoleh peluang untuk melahirkan generasi muda yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

Sahlan dan tim dari Universitas Muhammadiyah Makassar menekankan bahwa pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci agar siswa mampu mengoptimalkan potensi mereka sebagai calon wirausahawan muda di bidang pertanian modern. Dengan dukungan teknologi, manajemen usaha yang baik, dan pemasaran digital, lulusan SMK diharapkan memiliki daya saing yang lebih tinggi dalam menghadapi perkembangan sektor agribisnis di Indonesia.

Profil Penulis

Sahlan merupakan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Makassar yang memiliki perhatian pada bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan vokasi, kewirausahaan, dan pengembangan usaha tani modern. Penelitian ini dikerjakan bersama Andi Amran Asriadi dan Siti Wardah, yang juga berasal dari Universitas Muhammadiyah Makassar dan berfokus pada pengembangan kapasitas masyarakat melalui pendidikan dan inovasi pertanian.

Sumber Penelitian

Judul: Empowering Students at Trenqaun Unismuh Makassar Vocational High School: Building Sustainable Modern Agricultural Enterprises through Hands-On Training
Penulis: Sahlan, Andi Amran Asriadi, Siti Wardah
Jurnal: Jurnal Pengabdian Pancasila (JPP), Volume 5, Nomor 2, 2026

Posting Komentar

0 Komentar