Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia di Bidang Pariwisata Melalui Pelatihan dan Pembinaan di Desa Pariwisata Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah


Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Surabaya - Strategi Cegah Kebocoran Uang, Dosen Universitas Bhayangkara Surabaya Latih Pemilik Pet Shop di Kota Batu. Pengabdian ini diungkapkan dalam riset Dien Ajeng Fauziah, Muhammad Habibie Al Hamzah, Fitriyah Kusuma Devi, Elly Yuniar Nitawati, Nurul Iman dari Universitas Bhayangkara Surabaya  dalam artikel pengabdian yang dipublikasikan pada Asian Journal of Community Services (AJCS) edisi Vol. 5 No. 6 Tahun 2026 menyoroti bahwa sektor retail-jasa lokal memerlukan benteng pertahanan yang kuat terhadap risiko internal demi menjaga keberlangsungan usaha jangka panjang.

Pembukuan Informal Picu Risiko Kerugian Usaha
Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, sebagian besar pemilik dan pekerja pet shop di Kota Batu masih menerapkan manajemen keuangan yang sangat sederhana. Penggabungan dana pribadi dengan kas toko, minimnya dokumentasi bukti pasokan barang, serta ketiadaan pembagian tugas karyawan menjadi celah utama terjadinya manipulasi transaksi ringan hingga hilangnya aset. Banyak pelaku usaha menganggap bahwa sistem pengawasan keuangan memerlukan aplikasi canggih yang mahal dan rumit. Faktanya, kerugian usaha lebih sering dipicu oleh pengawasan harian yang longgar. Karakteristik bisnis pet shop yang mengelola barang bernilai tinggi seperti pakan premium, suplemen, hingga perlengkapan khusus ditambah dengan tingginya frekuensi transaksi tunai bernilai kecil, memperbesar akumulasi risiko kerugian jika tidak dipantau secara disiplin melalui sistem rekonsiliasi yang rutin.

Metode Pelatihan Berbasis Simulasi Kasus Nyata
Untuk menjembatani kesenjangan literasi akuntansi tersebut, tim pengabdian menerapkan kerangka kerja riset aksi partisipatif (participatory action research) yang terbagi dalam tiga tahapan utama:
  • Audit Awal dan Pengumpulan Data: Tim mengidentifikasi titik rawan kebocoran kas, pola pencatatan stok, dan memeriksa kebiasaan verifikasi nota belanja.
  • Simulasi Investigasi Kecurangan: Peserta tidak hanya mendengarkan teori, melainkan langsung dihadapkan pada skenario riil penyelewengan dana in situ, seperti rekayasa pengembalian uang (fake refund), penyusutan stok pakan, hingga manipulasi kas kecil (skimming).
  • Evaluasi Dampak Jangka Pendek: Tim memantau penggunaan instrumen kontrol harian oleh para pelaku usaha selama tiga bulan berturut-turut untuk memastikan perubahan perilaku bisnis secara konsisten.
Lonjakan Signifikan Pemahaman Pengawasan Finansial
Program intervensi ini membuahkan hasil positif yang signifikan dalam memperbaiki tata kelola usaha para peserta. Berdasarkan perbandingan indikator performa sebelum dan sesudah pelatihan, tingkat pemahaman pelaku usaha mengalami lonjakan drastisMelalui angka-angka tersebut, terlihat bahwa para pengusaha kini mampu mengenali tanda-tanda kejanggalan dalam laporan keuangan mereka, seperti selisih saldo harian atau ketidaksesuaian jumlah fisik pakan pada saat pemeriksaan berkala (stock opname).

Manfaat Nyata dan Langkah Strategis ke Depan
Penerapan lembar kerja yang sederhana namun disiplin terbukti mampu menekan angka kehilangan barang dan memperjelas arus laba-rugi toko. Menurut Dien Ajeng Fauziah, peningkatan kualitas informasi finansial ini tidak sekadar menyelamatkan usaha dari kebangkrutan, tetapi juga membuka peluang besar bagi UMKM di Kota Batu untuk mengakses pembiayaan kredit formal dari perbankan atau lembaga keuangan berbasis teknologi (fintech)Meski demikian, tantangan di lapangan masih ada. Beban kerja operasional yang tinggi membuat sebagian pemilik toko kesulitan meluangkan waktu ekstra untuk mengisi lembar verifikasi. Selain itu, faktor budaya saling percaya yang terlalu tinggi antara pemilik dan karyawan terkadang membuat penerapan prosedur penugasan yang kaku menjadi agak canggung. Oleh karena itu, pendampingan berkelanjutan dari fasilitator lokal sangat dibutuhkan agar budaya akuntabilitas ini mengakar kuat.

Profil Peneliti
Dien Ajeng Fauziah adalah dosen dan peneliti di Universitas Bhayangkara Surabaya. Ia memiliki keahlian di bidang Akuntansi Forensik, Audit Investigatif, dan Pengendalian Internal untuk Sektor Ritel serta Usaha Kecil.
Anggota Tim: Muhammad Habibie Al Hamzah, Fitriyah Kusuma Devi, Elly Yuniar Nitawati, dan Nurul Iman (Universitas Bhayangkara Surabaya).

Sumber Penelitian
Dien Ajeng Fauziah, Muhammad Habibie Al Hamzah, Fitriyah Kusuma Devi, Elly Yuniar Nitawati, dan Nurul Iman. Enhancing Internal Control and Fraud Investigation Literacy among Pet Shop Entrepreneurs in Batu City. Asian Journal of Community Services (AJCS). Vol. 5, No. 6, Halaman 317-332.
DOI: https://doi.org/10.55927/ajcs.v5i6.30
URL: https://journalajcs.my.id/index.php/ajcs

Posting Komentar

0 Komentar