Penelitian mendalam ini dilakukan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Angga Pranata bersama FX Sawardi dan Prasetyo Adi Wisnu Wibowo dari Universitas Teknologi Informasi dan Bisnis Indonesia
Menjembatani Semantik dan Morfologi
Secara kontekstual, studi ini mengisi celah penting dalam dunia linguistik modern
Untuk membedah fenomena ini, tim peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode simak dan catat
Dominasi Kata Majemuk Setara (Coordinative Compound Words)
Hasil analisis menunjukkan bahwa elemen topik dalam metafora ceramah tersebut mewujud ke dalam tiga bentuk morfologis utama
- Dānchúncí (单纯词) atau Kata Tunggal: Kata yang hanya terdiri dari satu morfem
. Contohnya meliputi kata mìng (命 - kehidupan/takdir), xīn (心 - hati/pikiran), mó (魔 - iblis/hawa nafsu), gēn (根 - akar masalah), guǒ (果 - buah/akibat dari karma), dan bìng (病 - penyakit spiritual seperti kebencian) . - Liánhéshì Héchéngcí (联合式合成词) atau Kata Majemuk Koordinatif/Setara: Kata yang terbentuk dari gabungan dua morfem yang memiliki hubungan semantik sejajar atau saling memperkuat
. Bentuk ini ditemukan sebanyak 17 entri dari total 30 data yang dianalisis . - Zhǔwèishì Héchéngcí (主谓式合成词) atau Kata Majemuk Subjek-Predikat: Struktur kata yang menyerupai hubungan subjek dan predikat, contohnya kata zuǐba (嘴巴 - mulut) yang digunakan sebagai simbol perilaku verbal manusia
.
Temuan utama penelitian ini menegaskan bahwa bentuk Liánhéshì Héchéngcí atau kata majemuk setara merupakan struktur yang paling dominan
Dominasi bentuk kata majemuk setara ini membuktikan bahwa pembentukan metafora dalam khotbah keagamaan sengaja memanfaatkan kata-kata yang memiliki relasi makna internal yang sangat kuat antar-morfemnya
Dampak Nyata bagi Pendidikan dan Komunikasi Publik
Penelitian yang dilakukan oleh Angga Pranata dan kolegonya ini membawa implikasi praktis yang luas
Selain itu, dalam dunia komunikasi publik dan bisnis, pemahaman tentang bagaimana struktur kata majemuk setara mampu menggerakkan psikologi massa atau mempermudah penyampaian pesan kompleks dapat diaplikasikan dalam penyusunan strategi pidato, materi edukasi publik, hingga komunikasi pemasaran kontekstual. Metafora terbukti bukan sekadar pemanis bahasa, melainkan sebuah alat kognitif dan strategi komunikasi edukatif yang sangat efektif untuk menjembatani pengalaman sehari-hari manusia dengan pesan-pesan moral yang mendalam
Profil Penulis Penelitian
- Angga Pranata – Peneliti utama dan penulis korespondensi (huangge71@gmail.com) dari Universitas Teknologi Informasi dan Bisnis Indonesia. Memiliki kepakaran di bidang linguistik terapan, semantik, serta morfologi bahasa Mandarin
. - FX Sawardi – Peneliti dan akademisi senior dari Universitas Teknologi Informasi dan Bisnis Indonesia, ahli di bidang linguistik struktural dan analisis wacana
. - Prasetyo Adi Wisnu Wibowo – Peneliti dari Universitas Teknologi Informasi dan Bisnis Indonesia, berfokus pada kajian metafora dalam perspektif linguistik modern
.
Sumber Penelitian:
- Judul Artikel Jurnal: Analysis of Mandarin Parts of Speech in Metaphors in Master 卢军宏 Lú Jūnhóng's Lecture Videos
- Nama Jurnal: International Journal of Advance Social Sciences and Education (IJASSE)
- Tahun Publikasi: 2026 (Vol. 4, No. 3, Halaman 221-242)
- DOI / URL Resmi:
https://doi.org/10.59890/ijasse.v4i3.10 https://journalijasse.my.id/index.php/ijasse
0 Komentar