Pesatnya perkembangan perdagangan elektronik membuat Generasi Z menjadi target utama berbagai platform belanja online. Sebagai generasi yang tumbuh bersama internet, media sosial, dan teknologi digital, mereka memiliki karakteristik konsumen yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka tidak hanya mencari harga terbaik, tetapi juga mengutamakan kenyamanan aplikasi, keamanan transaksi, ulasan pelanggan, hingga kepercayaan terhadap penjual.
Belanja Online Menjadi Bagian dari Gaya Hidup Generasi Z
Kemajuan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berbelanja. Marketplace seperti Shopee menawarkan berbagai kemudahan mulai dari pembayaran digital, layanan pengiriman cepat, promosi besar-besaran, hingga fitur ulasan pelanggan yang membantu konsumen dalam mengambil keputusan.
Meski demikian, konsumen tetap menghadapi berbagai ketidakpastian ketika membeli produk secara online karena tidak dapat melihat atau mencoba barang secara langsung. Oleh sebab itu, Generasi Z cenderung mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian.
Menurut Awliya Afwa dan tim dari Universitas Islam Riau, memahami proses pengambilan keputusan konsumen menjadi semakin penting di tengah persaingan platform e-commerce yang semakin ketat.
Penelitian Menggali Pengalaman Langsung Pengguna Shopee
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggali pengalaman langsung pengguna Shopee dari kalangan Generasi Z.
Melalui wawancara mendalam, para peneliti berusaha memahami alasan di balik keputusan konsumen saat memilih produk maupun penjual di marketplace tersebut. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai perilaku konsumen dibandingkan hanya menggunakan data statistik.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat empat kelompok faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian online, yaitu faktor ekonomi, teknologi, sosial, dan psikologis.
Harga dan Promo Tetap Menjadi Daya Tarik Terbesar
Penelitian menemukan bahwa faktor ekonomi masih menjadi pertimbangan utama bagi Generasi Z ketika berbelanja di Shopee.
Sebagian besar konsumen membandingkan harga antarpenjual sebelum membeli produk. Program diskon, cashback, flash sale, voucher, serta gratis ongkos kirim menjadi daya tarik yang sangat kuat untuk mendorong terjadinya transaksi.
Generasi Z tidak hanya mencari produk murah, tetapi juga berusaha memperoleh nilai terbaik dari uang yang mereka keluarkan. Semakin besar manfaat yang dirasakan melalui berbagai promosi, semakin tinggi pula kemungkinan mereka melakukan pembelian.
Temuan ini menunjukkan bahwa strategi promosi tetap menjadi salah satu senjata utama bagi pelaku e-commerce dalam menarik konsumen muda.
Kemudahan Aplikasi dan Keamanan Transaksi Sangat Berpengaruh
Selain harga, faktor teknologi juga memiliki peran penting dalam menentukan keputusan pembelian.
Responden mengungkapkan bahwa tampilan aplikasi yang mudah digunakan, proses pembayaran yang praktis, serta keamanan transaksi memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman. Platform yang mudah dioperasikan membuat konsumen lebih percaya diri untuk menyelesaikan transaksi secara online.
Sebagai generasi digital, Generasi Z memiliki ekspektasi tinggi terhadap kualitas pengalaman menggunakan aplikasi. Mereka cenderung memilih marketplace yang cepat, aman, dan mudah diakses melalui perangkat seluler.
Ulasan Pelanggan dan Media Sosial Membentuk Keputusan Pembelian
Penelitian juga menunjukkan bahwa faktor sosial memiliki pengaruh besar terhadap perilaku belanja online.
Sebelum membeli suatu produk, sebagian besar responden membaca ulasan pelanggan, melihat rating toko, dan mempelajari pengalaman pembeli sebelumnya. Informasi tersebut membantu mengurangi keraguan sekaligus meningkatkan keyakinan terhadap kualitas produk.
Selain ulasan di marketplace, rekomendasi teman, keluarga, komunitas online, hingga influencer di media sosial juga menjadi sumber informasi yang dipercaya. Electronic Word of Mouth (e-WOM) terbukti memainkan peran penting dalam membentuk persepsi konsumen terhadap suatu produk maupun penjual.
Hal ini menunjukkan bahwa interaksi sosial di dunia digital kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pengambilan keputusan pembelian.
Kepercayaan Menjadi Penentu Akhir Transaksi
Faktor terakhir yang berpengaruh adalah faktor psikologis, terutama berkaitan dengan kepercayaan.
Konsumen lebih memilih membeli dari penjual yang memiliki reputasi baik karena dianggap lebih dapat dipercaya. Mereka juga mempertimbangkan apakah manfaat produk sesuai dengan harga yang dibayarkan sebelum memutuskan melakukan pembelian.
Sebaliknya, kekhawatiran terhadap produk palsu, kualitas yang tidak sesuai, maupun risiko penipuan dapat membuat konsumen membatalkan transaksi.
Menurut para peneliti, rasa percaya, persepsi nilai, dan persepsi risiko menjadi faktor psikologis yang menentukan apakah konsumen akhirnya bersedia menyelesaikan pembelian secara online.
Keputusan Pembelian Dipengaruhi Kombinasi Berbagai Faktor
Salah satu temuan penting dalam penelitian ini adalah bahwa Generasi Z tidak mengambil keputusan pembelian hanya berdasarkan satu faktor saja.
Mereka menggabungkan pertimbangan ekonomi, pengalaman teknologi, pengaruh sosial, dan evaluasi psikologis secara bersamaan. Harga murah memang mampu menarik perhatian, tetapi keputusan akhir untuk membeli baru terjadi apabila aplikasi mudah digunakan, ulasan pelanggan meyakinkan, serta penjual dianggap terpercaya.
Temuan ini menggambarkan bahwa perilaku konsumen digital saat ini semakin kompleks dan rasional dibandingkan sekadar tergiur promosi.
Implikasi bagi Pelaku E-Commerce
Hasil penelitian memberikan sejumlah rekomendasi bagi platform e-commerce maupun pelaku usaha online.
Menurut Awliya Afwa dan tim dari Universitas Islam Riau, perusahaan tidak cukup hanya menawarkan harga murah. Mereka juga perlu menghadirkan pengalaman digital yang nyaman, menjaga keamanan transaksi, memberikan informasi produk yang transparan, serta membangun reputasi melalui pelayanan yang baik.
Selain itu, pengelolaan ulasan pelanggan, peningkatan kualitas layanan, dan penguatan kepercayaan konsumen menjadi strategi penting untuk meningkatkan keputusan pembelian di era perdagangan digital.
Di tengah persaingan marketplace yang semakin ketat, memahami bagaimana faktor ekonomi, teknologi, sosial, dan psikologis saling memengaruhi keputusan konsumen akan menjadi kunci keberhasilan perusahaan dalam mempertahankan loyalitas Generasi Z.
Profil Penulis
Awliya Afwa merupakan akademisi dan peneliti dari Universitas Islam Riau yang memiliki fokus penelitian pada perilaku konsumen, pemasaran digital, e-commerce, dan analisis keputusan pembelian.
Nia Anggraini adalah dosen dan peneliti di Universitas Islam Riau dengan bidang keahlian manajemen pemasaran, perilaku konsumen, dan strategi bisnis digital.
Adella Puspita merupakan peneliti dari Universitas Islam Riau yang menaruh perhatian pada pemasaran, perdagangan elektronik, perilaku konsumen, dan pengembangan bisnis digital.
Sumber Penelitian
Judul Artikel: Factors Influencing Online Purchasing Decisions Among Generation Z Shopee Users: A Qualitative Study
Penulis: Awliya Afwa, Nia Anggraini, dan Adella Puspita
Afiliasi: Universitas Islam Riau
Jurnal: International Journal of Management and Business Intelligence (IJBMI)
Volume: 4
Nomor: 3
Halaman: 715–732
Tahun: 2026
0 Komentar