Dukungan Atasan Tingkatkan Kinerja Karyawan Logistik Melalui Kepercayaan Diri Pekerja

Ilustrasi by AI

Penelitian terbaru dari Ferdi Muhammad dan Anna Suzana, akademisi dari Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, mengungkap bahwa dukungan pimpinan sangat krusial dalam mendongkrak kinerja karyawan di sektor logistik. Riset yang dipublikasikan pada bulan Juni 2026 ini menemukan bahwa dukungan atasan tidak hanya berdampak langsung pada prestasi kerja, tetapi juga bekerja secara optimal dengan cara membangun kepercayaan diri atau self-efficacy para pekerja. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi perusahaan untuk mempertahankan efektivitas operasional di tengah target industri yang semakin ketat.

Industri distribusi dan logistik menuntut para pekerjanya untuk memenuhi target operasional yang tinggi serta menghadapi tekanan waktu yang ketat. Sering kali, tingkat kehadiran fisik karyawan yang baik tidak selalu berbanding lurus dengan pencapaian target dan kualitas kerja yang optimal. Kondisi nyata ini memicu kebutuhan untuk memahami faktor di luar kepatuhan dasar, seperti dukungan organisasional dan kondisi psikologis pekerja, yang dapat menjaga stabilitas performa harian.

Untuk memecahkan masalah tersebut, para peneliti melakukan survei kuantitatif terhadap 130 karyawan di PT Indomarco Adi Prima Distribution Center, Tangerang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, yang kemudian dianalisis secara statistik untuk mengukur hubungan kausal antara tingkat dukungan atasan, kepercayaan diri pekerja, dan pencapaian hasil kerja.

Hasil evaluasi dan analisis statistik memberikan sejumlah temuan utama yang signifikan:

  • Dukungan atasan terbukti memiliki dampak positif dan sangat signifikan terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan.
  • Dukungan pimpinan secara langsung mendongkrak tingkat kepercayaan diri (self-efficacy) karyawan dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tekanan kerja.
  • Karyawan dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi terbukti mampu menghasilkan performa kerja yang jauh lebih baik dan konsisten.
  • Kepercayaan diri berfungsi sebagai mediator penuh dalam lingkungan kerja; artinya, pengaruh dukungan atasan terhadap kinerja tidak terjadi secara langsung, melainkan harus melalui proses peningkatan rasa percaya diri karyawan terlebih dahulu.

Temuan ini membawa implikasi strategis bagi dunia usaha, khususnya dalam optimalisasi manajemen sumber daya manusia. Perusahaan kini didorong untuk tidak hanya fokus pada target fisik, tetapi juga menerapkan praktik kepemimpinan yang suportif, seperti memberikan arahan yang jelas, komunikasi yang terbuka, dan umpan balik yang konstruktif untuk memperkuat aspek psikologis karyawan. Selain itu, perusahaan disarankan untuk menerapkan program pengembangan kepemimpinan bagi para atasan agar mereka mahir membangun motivasi pekerja.

"Dukungan atasan akan menjadi lebih efektif dalam meningkatkan prestasi kerja apabila dukungan tersebut mampu memperkuat keyakinan diri karyawan terhadap kemampuannya terlebih dahulu," terang Ferdi Muhammad dan Anna Suzana dari Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon merangkum kesimpulan riset mereka.

Profil Penulis: Penelitian ini disusun oleh Ferdi Muhammad dan Anna Suzana (Penulis Korespondensi). Keduanya merupakan akademisi dari Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.

Sumber Penelitian:

  • Judul Artikel: Superiors' Support for Work Achievement with Self Efficacy as a Mediation Variable at PT Indomarco Adi Prima Distribution Center Tangerang
  • Nama Jurnal/Volume: Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA), Vol. 6, No. 3
  • Waktu Publikasi: Juni 2026
  • Tautan Resmi (DOI): https://doi.org/10.55927/ijba.v6i3.16497

Posting Komentar

0 Komentar