CSR dan Kinerja Lingkungan Tingkatkan Profitabilitas Perusahaan Energi di Indonesia

Ilustrasi by AI

Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan kinerja lingkungan terbukti menjadi kunci bagi perusahaan sektor energi di Indonesia untuk meningkatkan kinerja keuangan atau profitabilitas. Temuan ini diungkapkan dalam penelitian oleh Putri Panangguhan, Maiyaliza, dan Agustina dari Universitas Swadaya Gunung Jati yang diterbitkan dalam Indonesian Journal of Business Analytics edisi Juni 2026. Penelitian ini menganalisis data perusahaan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2024 untuk memahami bagaimana investasi hijau dan CSR memengaruhi kinerja keuangan, dengan kinerja lingkungan sebagai variabel pemoderasi.

Sektor energi menghadapi tekanan global untuk mengurangi emisi, yang mendorong perusahaan melakukan investasi hijau dan CSR sebagai bagian dari strategi keberlanjutan. Namun, efektivitas investasi tersebut terhadap profitabilitas jangka pendek sering kali menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan menjembatani kesenjangan tersebut dengan menguji apakah kinerja lingkungan—yang diukur melalui peringkat PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan—dapat memperkuat hubungan antara strategi keberlanjutan dan kinerja keuangan.

Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel, melibatkan 40 pengamatan dari perusahaan sektor energi. Kinerja keuangan diukur melalui Return on Assets (ROA), sementara variabel CSR diukur menggunakan indeks pengungkapan berbasis standar Global Reporting Initiative (GRI).

Hasil analisis menunjukkan temuan sebagai berikut:

  • CSR Berdampak Positif: Pengungkapan CSR berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, yang menunjukkan bahwa praktik tanggung jawab sosial yang transparan mampu meningkatkan kepercayaan investor dan profitabilitas.
  • Investasi Hijau Bersifat Jangka Panjang: Investasi hijau belum menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ROA dalam jangka pendek, kemungkinan karena tingginya biaya awal.
  • Peran Kinerja Lingkungan: Kinerja lingkungan yang baik terbukti mampu memperkuat dampak positif CSR terhadap kinerja keuangan perusahaan. Namun, variabel ini tidak mampu memoderasi hubungan antara investasi hijau dan ROA.

Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi para pelaku bisnis dan pembuat kebijakan bahwa keberhasilan strategi keberlanjutan tidak bisa hanya bergantung pada modal investasi semata. Perusahaan di sektor energi disarankan untuk mengutamakan implementasi CSR yang berkualitas dan menjaga kinerja lingkungan yang baik, karena kombinasi keduanya terbukti lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan profitabilitas daripada sekadar melakukan investasi hijau tanpa didukung oleh manajemen dampak lingkungan yang kuat.

Profil Penulis: Penelitian ini disusun oleh Putri Panangguhan, Maiyaliza, dan Agustina dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Swadaya Gunung Jati, dengan fokus keahlian pada manajemen keuangan, akuntansi, dan keberlanjutan perusahaan.

Sumber Penelitian:

  • Judul Artikel: The Effect of Green Investment and Corporate Social Responsibility (Csr) on Financial Performance With Environmental Performance as a Moderating Variable in Energy Sector Companies on the Idx
  • Nama Jurnal: Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA)
  • Tahun Publikasi: 2026
  • DOI: https://doi.org/10.55927/ijba.v6i3.16525

Posting Komentar

0 Komentar