Memperkuat Karakter Jujur dan Peduli melalui Program Found Box di UPT SPF SD Negeri Kompleks KIP

Ilustrasi by AI


Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam pembentukan perilaku siswa di sekolah dasar. Penelitian yang dilakukan oleh Andi Agusniati, A. Rizal, Nurwidyayanti, dan Burhan dari Universitas Bosowa pada Mei 2026 ini mengevaluasi efektivitas program "Kotak Temuan" (Found Box) sebagai strategi habituasi untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran dan kepedulian sosial.

Latar Belakang dan Tujuan

Sekolah sebagai institusi pendidikan tidak hanya bertanggung jawab atas kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan moral. Program Found Box dirancang sebagai inisiatif berbasis sekolah untuk membiasakan siswa bertindak jujur ketika menemukan barang milik orang lain dan menumbuhkan rasa kepedulian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program tersebut dan dampaknya terhadap budaya sekolah.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui:

  • Observasi partisipatif.
  • Wawancara mendalam dengan pihak sekolah.
  • Analisis dokumentasi. Studi ini dilakukan selama satu semester di UPT SPF SD Negeri Kompleks IKIP I, Makassar.

Temuan Utama

Penelitian ini menunjukkan bahwa program Found Box berhasil memberikan dampak positif bagi siswa:

  • Habituasi Kejujuran: Kewajiban menyetorkan barang temuan ke dalam kotak khusus dan mencatatnya di buku log secara bertahap membangun integritas siswa untuk tidak mengambil barang yang bukan miliknya.
  • Penguatan Kepedulian Sosial: Program ini menciptakan budaya sekolah di mana siswa lebih peka dan bertanggung jawab terhadap kepentingan orang lain.
  • Budaya Sekolah yang Positif: Implementasi yang konsisten menjadikan kejujuran bukan lagi sebagai keterpaksaan, melainkan sebagai bagian dari budaya keseharian siswa di sekolah.

Implikasi bagi Praktik Pendidikan

Penulis menyarankan beberapa langkah untuk keberhasilan program serupa di sekolah lain:

  1. Konsistensi Habituasi: Pendidikan karakter akan efektif jika dilakukan melalui pembiasaan yang berkelanjutan, bukan sekadar teori.
  2. Keteladanan: Guru dan staf sekolah perlu menjadi model utama dalam menunjukkan perilaku jujur dan peduli agar siswa memiliki acuan nyata.
  3. Sistem yang Terstruktur: Penyediaan sarana fisik (kotak temuan) dan sistem pencatatan yang jelas sangat membantu siswa memahami prosedur yang benar saat menemukan barang.

Profil Penulis:

  • Andi Agusniati, Universitas Bosowa.
  • A. Rizal, Universitas Bosowa.
  • Nurwidyayanti, Universitas Bosowa
  • Burhan, Universitas Bosowa.

Sumber Penelitian: Agusniati, A., Rizal, A., Nurwidyayanti, & Burhan. (2026). "Strengthening Honest and Caring Character through the Found Box Program at UPT SPF SD Negeri Kompleks IKIP I". Journal of Educational Analytics (JEDA), 5(2), 616-625.

Posting Komentar

0 Komentar