Program Pelatihan Berbasis Edukasi dan Praktik Langsung
Tim UKI merancang program pelatihan dalam beberapa tahap, mulai dari persiapan hingga evaluasi keberlanjutan program. Pendekatan yang digunakan menggabungkan sosialisasi, diskusi, dan praktik langsung agar peserta tidak hanya memahami teori tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri.
Metode kegiatan meliputi:
- Survei lapangan dan identifikasi kebutuhan masyarakat.
- Sosialisasi dan edukasi material baja ringan.
- Workshop praktik pembuatan rangka atap baja ringan.
- Evaluasi hasil kerja peserta dan tindak lanjut program.
Tahapan ini dijelaskan
secara rinci dalam bagian metode penelitian yang menekankan pentingnya
kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat.
Pelatihan
Teknis Sesuai Standar Nasional
Materi pelatihan mengacu pada standar nasional Indonesia (SNI 8399:2017). Peserta diperkenalkan pada:
- Karakteristik material baja ringan
- Alat pemotong dan teknik perakitan
- Metode penyambungan dan pemasangan rangka
- Prosedur keselamatan kerja konstruksi
Pelatihan dilakukan
melalui presentasi dan demonstrasi langsung. Pada gambar kegiatan halaman 4–5
terlihat sesi sosialisasi di aula kelurahan serta koordinasi dengan mitra
industri. Dokumentasi menunjukkan keterlibatan pemerintah kelurahan, perusahaan
konstruksi, dan asosiasi aplikator baja ringan.
Hasil
Utama Penelitian
Program
ini menghasilkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan warga.
Temuan utama meliputi:
- Peningkatan pengetahuan teknis tentang material baja ringan dan prosedur pemasangan.
- Kemampuan praktik mandiri dalam membuat rangka atap baja ringan.
- Terbentuknya jaringan kolaborasi antara kampus, industri, dan masyarakat.
- Peluang replikasi program di wilayah lain dengan kebutuhan serupa.
Pengabdian ini menegaskan bahwa
pelatihan berbasis praktik terbukti efektif meningkatkan keterampilan teknis
masyarakat dalam waktu relatif singkat.
Dampak
Sosial dan Ekonomi bagi Masyarakat
Program
ini tidak hanya memberikan manfaat teknis, tetapi juga membuka peluang ekonomi
baru. Keterampilan pemasangan rangka baja ringan memiliki nilai pasar tinggi di
sektor konstruksi.
Dampak yang diharapkan
meliputi:
- Peluang kerja baru di bidang konstruksi.
- Peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.
- Penguatan kapasitas tenaga kerja lokal.
- Potensi program pelatihan berkelanjutan.
Pengabdian ini juga
menyoroti pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan
masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Profil
Singkat Penulis
M. Maria Sudarwani Dosen Universitas Kristen Indonesia.
Bidang Keahlian: teknik sipil dan pengabdian
masyarakat
Sri Pare Eni Akademisi Universitas Kristen Indonesia
Ktut Silvanita Mangani Akademisi Universitas Kristen Indonesia
Setiyadi Akademisi Universitas Kristen Indonesia
Kefin Grardiyan S.D. Siga Akademisi Universitas Kristen Indonesia
Friska Grezlie Kase Akademisi Universitas Kristen Indonesia
Sumber
Penelitian
M. Maria Sudarwani, Sri Pare Eni, Ktut Silvanita Mangani, Setiyadi, Kefin
Grardiyan S.D. Siga, Friska Grezlie Kase. Training on the Installation of
Steel Frame Construction to the Johar Baru Community, Central Jakarta City. Asian
Journal of Community Services, Vol.
5 No. 2, halaman 73–80. 2026.
DOI: https://doi.org/10.55927/ajcs.v5i2.2
URL: https://journalajcs.my.id/index.php/ajcs

0 Komentar