Analisis Pengaruh Ideologi Pancasila terhadap Implementasi Kebijakan Pendidikan Karakter di SMP Negeri 1 Suranenggala Kabupaten Cirebon



Gambar Ilustration AI

FORMOSA NEWS -Cirebon - Nilai Pancasila Terbukti Membentuk Karakter Siswa SMP Negeri 1 Suranenggala Cirebon. Penelitian yang dilakukan oleh Shella Sabrina Adeline, Amelia Gunawan, Reva Theresia, Pipit Pirdiah, dan Sherli Indah Astuti dari Universitas Swadaya Gunung Jati  dalam artikel ilmiah yang terbit di Formosa Journal of Applied Sciences. (FJAS) edisi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 menyoroti bahwa Pendidikan karakter berbasis Pancasila kini tidak lagi dipahami sebatas materi pelajaran, melainkan sebagai praktik nyata yang membentuk sikap, perilaku, dan cara berpikir siswa sejak dini.

Penelitian yang dilakukan oleh 
Shella Sabrina AdelineAmelia GunawanReva TheresiaPipit Pirdiah, dan Sherli Indah Astuti dari Universitas Swadaya Gunung Jati menyoroti bahwa tingkat sekolah menengah pertama menunjukkan bahwa ketika nilai Pancasila diterapkan secara konsisten dalam kebijakan dan budaya sekolah, hasilnya dapat dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.

Krisis karakter dan tantangan generasi muda

Di tengah derasnya arus globalisasi dan pengaruh budaya digital, sekolah menghadapi tantangan serius dalam membentuk karakter generasi muda. Fenomena seperti menurunnya disiplin, meningkatnya individualisme, hingga melemahnya rasa nasionalisme menjadi perhatian banyak pihak. Dalam konteks inilah Pancasila kembali dipandang relevan sebagai sumber nilai moral dan sosial yang mampu menjadi fondasi pendidikan karakter.

SMP Negeri 1 Suranenggala dipilih sebagai lokasi penelitian karena sekolah ini dikenal aktif mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran, budaya sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Lingkungan sekolah yang multikultural juga menjadikan penerapan nilai toleransi, persatuan, dan keadilan sosial semakin kontekstual.

Cara penelitian dilakukan

Tim peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara sederhana namun mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dan observasi di sekolah, melibatkan kepala sekolah, guru Bimbingan Konseling, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta para siswa. Pendekatan ini memungkinkan peneliti melihat langsung bagaimana kebijakan pendidikan karakter dijalankan dalam keseharian, bukan hanya tertulis di dokumen resmi.

Tiga jalur utama pendidikan karakter

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis Pancasila di SMP Negeri 1 Suranenggala berjalan melalui tiga jalur utama:

Integrasi dalam pembelajaran, Nilai Pancasila tidak hanya diajarkan dalam mata pelajaran PPKn. Guru mengaitkan materi pelajaran dengan nilai kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial. Guru juga berperan sebagai teladan, sehingga siswa dapat meniru langsung sikap dan perilaku yang mencerminkan Pancasila.

Budaya sekolah yang konsisten, 
Sekolah membangun kebiasaan rutin seperti berdoa sebelum belajar, menyanyikan lagu Indonesia Raya, upacara bendera, kegiatan Jumat Bersih, serta kebiasaan saling menyapa dengan salam Pancasila. Praktik sederhana ini terbukti efektif menanamkan disiplin, rasa hormat, dan kebersamaan di kalangan siswa.

Ekstrakurikuler dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), 
Kegiatan seperti Pramuka, Paskibra, dan organisasi siswa menjadi ruang latihan kepemimpinan dan gotong royong. Melalui P5, siswa dilibatkan dalam proyek tematik seperti cinta lingkungan, anti-perundungan, dan kepedulian sosial, sehingga nilai Pancasila dipraktikkan dalam aksi nyata.

Implikasi bagi dunia pendidikan

Temuan ini memperkuat pandangan bahwa pendidikan karakter berbasis Pancasila dapat dijalankan secara efektif jika diintegrasikan dalam seluruh aspek kehidupan sekolah. Model yang diterapkan di SMP Negeri 1 Suranenggala dapat menjadi rujukan bagi sekolah lain, terutama dalam membangun budaya sekolah yang konsisten dan melibatkan seluruh warga sekolah.

Bagi pembuat kebijakan, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya memberi ruang yang cukup bagi pendidikan karakter, tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga membentuk kepribadian siswa secara utuh.


Profil Penulis


Shella Sabrina Adeline
, S.Pd. – Universitas Swadaya Gunung Jati, bidang pendidikan dan kebijakan pendidikan

Amelia Gunawan
, S.Pd. – Universitas Swadaya Gunung Jati, bidang pendidikan karakter

Reva Theresia
, S.Pd. – Universitas Swadaya Gunung Jati, bidang pendidikan kewarganegaraan

Pipit Pirdiah
, S.Pd. – Universitas Swadaya Gunung Jati, bidang pendidikan sosial

Sherli Indah Astuti
, S.Pd. – Universitas Swadaya Gunung Jati, bidang pendidikan karakter

 

Sumber Penelitian


Shella Sabrina Adeline, Amelia Gunawan, Pipit Pirdiah, Sherli Indah Astuti. Analysis of the Influence of Pancasila Ideology on the Implementation of Character Education Policy at State Junior High School 1 Suranenggala Cirebon RegencyFormosa Journal of Applied Sciences (FJAS), Vol. 5 No. 1, hlm  255–266. 2026

DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i1.559

URL: https://srhformosapublisher.org/index.php/fjas


Posting Komentar

0 Komentar