Polisi Dalami Motif di Balik Pembunuhan Kacab Bank, 15 Orang Ditangkap

Sumber: Channel Kriminal Telegram

FORMOSA NEWS - Jakarta, 27 Agustus 2025 – Polda Metro Jaya terus mendalami motif kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (Kacab) bank pemerintah, Mohamad Ilham Pradipta. Hingga kini, polisi belum mengungkap alasan pasti di balik tindakan keji yang menewaskan korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan pihaknya sudah menangkap 15 orang tersangka terkait kasus ini. Para tersangka dibagi dalam beberapa klaster, mulai dari pengintai, penculik, eksekutor, hingga aktor intelektual.

“Dari hasil pemeriksaan, ada klaster yang bertugas membuntuti, ada yang melakukan penjemputan paksa, dan ada yang menganiaya korban,” ujar Wira, Rabu (27/8).

Salah satu aktor intelektual yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Dwi Hartono (DH), seorang pengusaha bimbingan belajar asal Jambi. Ia ditangkap bersama dua orang lainnya berinisial YJ dan AA di Solo, Jawa Tengah, pada 23 Agustus. Sehari setelahnya, tersangka lain berinisial C ditangkap di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Kuasa hukum tersangka penculikan sebelumnya menyebut adanya sosok berinisial F yang diduga menjadi pemberi perintah penjemputan paksa. Namun, polisi masih mendalami kebenaran informasi tersebut. “Kami dalami dulu, masih ditelusuri,” kata Wira.

Berdasarkan penyelidikan, para pelaku menerima DP sekitar Rp50 juta dari total bayaran puluhan juta rupiah yang dijanjikan. Uang itu disebut sebagai kompensasi untuk melakukan penjemputan korban.

Kasus ini bermula saat korban diculik di parkiran Lotte Mart Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada 20 Agustus 2025. Aksi tersebut terekam kamera CCTV. Sehari kemudian, jasad Ilham ditemukan di persawahan Desa Naga Sari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, dengan kondisi tangan, kaki, dan mata terikat lakban. Hasil visum menunjukkan korban mengalami luka di dada dan leher akibat benda tumpul, serta kesulitan bernapas akibat tekanan fisik.

Polisi masih melanjutkan pemeriksaan terhadap seluruh tersangka dan menelusuri dugaan adanya aktor lain di balik kasus ini.


Posting Komentar

0 Komentar