Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Organisasi, dan Motivasi Tentukan Kinerja Guru Secara Signifikan

Ilustrasi by AI

Kinerja guru di sekolah menengah pertama sangat dipengaruhi oleh kombinasi kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, dan motivasi kerja. Hal ini diungkapkan oleh tim peneliti dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang terdiri dari Lilik Nur Kholidah, Sudadio, dan Cucu Atikah dalam studi yang diterbitkan pada Agustus 2026. Penelitian ini penting untuk merumuskan strategi peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh melalui pendekatan struktural dan personal di lingkungan sekolah.

Kualitas pendidikan nasional sangat bergantung pada profesionalisme guru di ruang kelas. Namun, efektivitas kinerja guru tidak berdiri sendiri, melainkan sangat ditentukan oleh bagaimana kepala sekolah memberikan arah kepemimpinan, membangun iklim kerja yang kondusif, serta membangkitkan semangat kerja para tenaga pendidik.

Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis statistik untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel melalui metode survei dan pengumpulan data di lapangan.

Hasil analisis mendalam membuktikan beberapa temuan utama berikut:

  • Motivasi kerja memiliki pengaruh dominan sebesar 51,70% terhadap peningkatan kinerja guru.
  • Kepemimpinan kepala sekolah memberikan pengaruh signifikan sebesar 22,90% terhadap kinerja guru.
  • Budaya organisasi berkontribusi secara signifikan sebesar 12,40% terhadap kinerja guru.
  • Secara bersama-sama, ketiga faktor tersebut memberikan pengaruh simultan yang luar biasa sebesar 87,00% terhadap performa guru di sekolah.

Temuan ini menegaskan bahwa upaya meningkatkan mutu pendidikan tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurut Lilik Nur Kholidah dan rekan-rekan penelitinya dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, peningkatan kinerja guru memerlukan pendekatan sistemik yang menyentuh aspek struktural seperti gaya kepemimpinan dan budaya kerja, sekaligus aspek personal berupa dorongan motivasi. Implikasi praktisnya, para pengambil kebijakan dan kepala sekolah harus mampu menciptakan lingkungan kerja yang suportif dan inspiratif agar tenaga pendidik dapat memberikan kontribusi optimal bagi pencapaian tujuan pendidikan nasional.

Profil Penulis

  • Lilik Nur Kholidah – Peneliti dan mahasiswa Program Doktor Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan keahlian di bidang manajemen pendidikan.
  • Sudadio – Akademisi dan peneliti di Program Doktor Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan keahlian di bidang ilmu pendidikan.
  • Cucu Atikah – Akademisi dan peneliti di Program Doktor Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan keahlian di bidang kependidikan.

Sumber Penelitian

  • Judul Artikel: Principal Managerial, Organisational Culture and Innovative Behaviour in Relation to Teacher Performance in Junior Secondary Schools
  • Nama Jurnal: Journal of Educational Analytics (JEDA), Vol. 5 No. 3, Agustus 2026
  • DOI/URL: https://doi.org/10.55927/jeda.v5i3.33

Posting Komentar

0 Komentar