Kinerja guru di sekolah menengah pertama sangat dipengaruhi oleh kombinasi kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, dan motivasi kerja
Kualitas pendidikan nasional sangat bergantung pada profesionalisme guru di ruang kelas
Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis statistik untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel melalui metode survei dan pengumpulan data di lapangan
Hasil analisis mendalam membuktikan beberapa temuan utama berikut:
- Motivasi kerja memiliki pengaruh dominan sebesar 51,70% terhadap peningkatan kinerja guru
. - Kepemimpinan kepala sekolah memberikan pengaruh signifikan sebesar 22,90% terhadap kinerja guru
. - Budaya organisasi berkontribusi secara signifikan sebesar 12,40% terhadap kinerja guru
. - Secara bersama-sama, ketiga faktor tersebut memberikan pengaruh simultan yang luar biasa sebesar 87,00% terhadap performa guru di sekolah
.
Temuan ini menegaskan bahwa upaya meningkatkan mutu pendidikan tidak bisa dilakukan secara parsial
Profil Penulis
- Lilik Nur Kholidah – Peneliti dan mahasiswa Program Doktor Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan keahlian di bidang manajemen pendidikan
. - Sudadio – Akademisi dan peneliti di Program Doktor Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan keahlian di bidang ilmu pendidikan
. - Cucu Atikah – Akademisi dan peneliti di Program Doktor Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan keahlian di bidang kependidikan
.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel: Principal Managerial, Organisational Culture and Innovative Behaviour in Relation to Teacher Performance in Junior Secondary Schools
- Nama Jurnal: Journal of Educational Analytics (JEDA), Vol. 5 No. 3, Agustus 2026
- DOI/URL:
https://doi.org/10.55927/jeda.v5i3.33
0 Komentar