Interaktivitas dan Imersi Psikologis dalam Pembelian Impulsif Daring: Tinjauan Sistematis-Integratif tentang FoMO dan Telepresence

Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Padang - Psikologi Belanja Implisit: Bagaimana Fitur Interaktif dan Efek FoMO Memicu Pembelian Spontan di Live Commerce. Penelitian yang dilakukan oleh Renny Angraini dan Vidyarini Dwita dari Universitas Negeri Padang dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Finance and Business Digital (JFBD) edisi Vol. 5 No. 2 Tahun 2026 menyoroti bahwa memberikan panduan strategis bagi pelaku industri digital dan pengambil kebijakan dalam memahami perilaku belanja generasi muda yang makin rentan terhadap manipulasi rasa urgensi dan stimulasi media.

Perkembangan belanja daring telah bergeser dari sekadar pencarian informasi produk secara mandiri menjadi sebuah acara sosial langsung yang serba cepat. Konsumen kini terpapar penawaran berbatas waktu, demonstrasi produk secara riil, dan interaksi mendesak yang kerap memicu keputusan belanja spontan tanpa pertimbangan matang. Namun, literatur ilmiah terdahulu masih terpecah dalam menjelaskan apakah rasa takut ketinggalan promosi atau kecanggihan fitur interaktif yang menjadi pendorong utama.

Untuk membedah fenomena tersebut, peneliti mengumpulkan dan mengidentifikasi 24 artikel penelitian berbasis kerangka Stimulus-Organism-Response (S-O-R)
. Melalui pemetaan matrik teoretis, tim peneliti mengelompokkan ulang faktor lingkungan (stimulus), kondisi mental internal konsumen (organisma), dan respons perilaku akhir secara terstruktur dan مبسط.

Tiga Pendorong Utama Pembelian Spontan
Studi ini menemukan bahwa dorongan belanja spontan dalam live streaming tidak dipicu oleh satu faktor tunggal, melainkan hasil gabungan dari tiga kelompok pendorong utama:
  • Stimulus Teknologi: Fitur komunikasi dua arah secara langsung (real-time interactivity), kontrol pengguna, kejelasan visual (vividness), dan kemudahan navigasi yang menurunkan ketidakpastian informasi.
  • Stimulus Sosial: Kehadiran streamer, kedekatan parasosial, interaksi antarpenonton, serta komentar publik yang memberikan konfirmasi sosial (social proof).
  • Stimulus Pemasaran: Penggunaan penghitung waktu mundur (countdown timers), penawaran stok terbatas, voucer eksklusif sesi live, dan potongan harga berbatas waktu.

Dua Jalur Psikologis Konsumen
Penelitian merekapitulasi bahwa pendorong lingkungan di atas memicu dua jalur proses mental yang berbeda sebelum seseorang memutuskan belanja:

  • Jalur Interaktivitas dan Telepresence: Interaksi langsung dengan penjual menumbuhkan rasa percaya (trust), inspirasi, dan telepresence—yaitu sensasi psikologis seolah-olah konsumen berada langsung di ruang fisik tempat barang tersebut dipasarkan.
  • Jalur Urgensi FoMO: Hitungan mundur dan indikator stok terbatas memicu evaluasi psikologis berupa rasa takut kehilangan kesempatan (state FoMO). Kondisi mental ini mempersempit waktu berpikir logis dan menguatkan kecemasan akan kerugian sosial atau finansial jika tidak membeli saat itu juga.
Dampak dan Implikasi Industri
Hasil kajian ini memberikan dasar bagi pelaku bisnis digital untuk menyusun strategi pemasaran live commerce yang etis. Peneliti menegaskan bahwa teknik pemasaran berbasis manipulasi ketakutan (seperti stok terbatas palsu atau hitungan mundur rekayasa) hanya memberikan konversi jangka pendek namun berisiko merusak kepercayaan konsumen dan memicu rasa penyesalan pascabeli. Bagi masyarakat dan pendidikan konsumen, studi ini menjadi peringatan agar pembeli lebih menyadari manipulasi psikologis ruang digital dan meningkatkan kontrol diri (self-control) saat menyaksikan tayangan live shopping.

Profil Penulis
Renny Angraini, S.E., M.M. – Peneliti dan akademisi di Universitas Negeri Padang, Indonesia. Spesialisasi keahlian meliputi Pemasaran Digital, Perilaku Konsumen, dan E-commerce Commerce Affordances.
Dr. Vidyarini Dwita, S.E., M.M. – Dosen dan peneliti senior di Universitas Negeri Padang, Indonesia. Memiliki kepakaran di bidang Manajemen Pemasaran, Perilaku Pemasaran Digital, dan Psikologi Konsumen.

Sumber Penelitian
Renny Angraini, Vidyarini Dwita. Interactivity and Psychological Immersion in Online Impulse Buying: A Systematic-Integrative Review of FoMO and Telepresence. Journal of Finance and Business Digital (JFBD), Vol. 5, No. 2, 2026, Halaman 269-288
DOI: https://doi.org/10.55927/jfbd.v5i2.30
URL: https://journaljfbd.my.id/index.php/jfbd

Posting Komentar

0 Komentar