Tim pengabdian masyarakat dari Stisipol Candradimuka yang dipimpin oleh Lisdiana bersama rekan-rekannya sukses melaksanakan program restorasi mangrove berkelanjutan di Desa Simpang Tiga Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir, pada rentang Januari hingga Maret 2025
Kawasan pesisir Desa Simpang Tiga Jaya sebelumnya menghadapi masalah lingkungan yang cukup berat akibat kerusakan hutan mangrove, pembalakan liar, alih fungsi lahan menjadi tambak, serta rendahnya kesadaran masyarakat
Untuk mengatasi tantangan tersebut, kegiatan ini menerapkan pendekatan partisipatif yang melibatkan kelompok nelayan, kelompok tani, pemerintah desa, mahasiswa, dan dosen
Berdasarkan evaluasi program, kegiatan ini mencatatkan sejumlah temuan dan hasil utama sebagai berikut:
- Tingkat partisipasi aktif masyarakat meningkat tajam dalam kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan mangrove
. - Kapasitas kelembagaan pemerintah desa semakin kuat dalam mengelola tata kelola lingkungan berbasis partisipasi warga
. - Kesadaran masyarakat terbangun melalui kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik guna menekan pencemaran pesisir
.
Pendekatan tata kelola kolaboratif (collaborative governance) yang diterapkan membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi mampu memperkuat ketahanan wilayah pesisir secara berkelanjutan
Profil Singkat Penulis
- Tim Penulis: Lisdiana, Nopriawan Mahriadi, Matsyuroh, M. Febrianza, Sindy Adinda Barenz, dan Marsiana
. - Afiliasi: Stisipol Candradimuka, Indonesia
. - Bidang Keahlian: Administrasi Publik dan Tata Kelola Lingkungan
.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel: Optimizing the Role of the Community and Village Government in Sustainable Mangrove Restoration in Simpang Tiga Jaya Village
- Nama Jurnal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.55927/jpmb.v5i7.52 - URL:
https://journaljpmb.my.id/index.php/jpmb
0 Komentar