Menjawab Tantangan Stagnasi Pelayanan Modern
Banyak gereja kontemporer terjebak dalam model pelayanan terpusat yang bergantung pada gedung besar dan figur pemimpin utama
Metodologi Penelitian
Tim peneliti menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi pustaka (library research) yang mengintegrasikan teologi praktis dan misiologi
Temuan Utama: Empat Pilar Multiplikasi Kelompok Sel
Hasil riset Sonny Latuputty dan tim menyimpulkan bahwa kelompok sel—komunitas kecil beranggota 3 hingga 15 orang—bukan sekadar media persekutuan internal, melainkan fondasi utama perintisan gereja baru
- Penginjilan Relasional (Relational Evangelism): Pendekatan jangkauan masyarakat yang dilakukan secara organik melalui jaringan hubungan sehari-family, teman, tetangga, dan rekan kerja
. Lingkungan kelompok sel yang hangat dan inklusif memberikan ruang aman bagi anggota masyarakat untuk saling mendukung di tengah krisis alienasi sosial era modern . - Pemuridan Reproduktif (Reproductive Discipleship): Proses pembinaan yang terstruktur dan terukur melalui enam tahapan perkembangan (model D-1 hingga D-6)
. Setiap jemaat dibina secara bertahap, mulai dari peserta biasa, pelayan tim, pemimpin kelompok sel, hingga akhirnya mampu melatih pemimpin baru dan merintis gereja . - Multiplikasi Kepemimpinan (Leadership Multiplication): Desentralisasi wewenang kepemimpinan yang membekali setiap anggota jemaat
. Riset menunjukkan bahwa gereja tidak boleh tergantung pada satu figur; sebaliknya, sistem pelatihan dan pendampingan bertingkat harus dibangun untuk mencetak kader-kader pemimpin lokal baru . - Pembentukan Jemaat Baru (Formation of New Congregations): Tahap akhir di mana kelompok sel yang terus bertumbuh dan membelah secara alami berkembang menjadi komunitas atau gereja lokal baru yang mandiri
.
Model kelompok sel memiliki fleksibilitas tinggi untuk diterapkan di berbagai tempat seperti rumah warga, kafe, tempat kerja, hingga ruang digital
Profil Penulis
Sonny Latuputty, M.Th. – Peneliti utama dan dosen di Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung, pakar di bidang teologi praktis dan misiologi.
Guntur Hari Mukti, M.Th. – Peneliti dan pengajar di Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung, berfokus pada bidang studi eklesiologi dan pembinaan jemaat.
Jovita Abraham, M.Th. – Peneliti dan akademisi di Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung dengan keahlian dalam bidang pemuridan dan kepemimpinan gerejawi.
Sumber Penelitian
Sonny Latuputty, Guntur Hari Mukti, Jovita Abraham. Strategy of Cell Group Multiplication in Church Planting Based on the Great Commission. Indonesian Journal of Christian Education and Theology (IJCET). Volume 5, Nomor 2, Halaman 257–266)
DOI:

0 Komentar