Kualitas Pelayanan dan Harga Jadi Penentu Utama Kepuasan Pelanggan Rumah Makan Putri Minang

Ilustrasi By AI

FORMOSA NEWS - Lampung - Kualitas pelayanan dan harga terbukti menjadi dua faktor utama yang menentukan kepuasan pelanggan di Rumah Makan Putri Minang, Desa Sukadana Ilir, Kabupaten Lampung Timur. Temuan tersebut dilaporkan oleh Muhamad Nasihin, Denny Kurniawan, Robi Santoso, dan Dina Nadiyah Faiqoh dari Program Studi Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung dalam artikel ilmiah yang diterbitkan pada Indonesian Journal of Entrepreneurship & Startups (IJES) Volume 4 Nomor 2 Tahun 2026. Hasil penelitian ini penting karena menunjukkan bahwa keberhasilan usaha kuliner tidak hanya bergantung pada cita rasa makanan, tetapi juga pada pengalaman pelayanan dan kesesuaian harga yang dirasakan pelanggan.

Persaingan bisnis kuliner di Indonesia semakin ketat seiring bertambahnya jumlah pelaku usaha. Dalam kondisi tersebut, kepuasan pelanggan menjadi salah satu indikator utama yang menentukan keberlangsungan usaha. Pelanggan yang merasa puas cenderung melakukan pembelian ulang, memberikan rekomendasi kepada orang lain, dan membangun citra positif sebuah rumah makan.

Rumah Makan Putri Minang di Desa Sukadana Ilir menjadi lokasi penelitian karena menghadapi tantangan yang umum dialami bisnis kuliner. Berdasarkan pengamatan peneliti, pelanggan masih mengeluhkan lamanya waktu pelayanan pada jam sibuk, kurang sigapnya karyawan dalam memenuhi permintaan tambahan, serta persepsi bahwa harga beberapa menu lebih tinggi dibandingkan rumah makan sejenis di sekitar lokasi. Kondisi tersebut juga terlihat dari fluktuasi jumlah pengunjung bulanan yang menunjukkan adanya perubahan tingkat kepuasan pelanggan.

Untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan, tim peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 91 pelanggan dipilih sebagai responden melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner dengan skala Likert. Selanjutnya, seluruh data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 26 sehingga hubungan antara kualitas pelayanan, harga, dan kepuasan pelanggan dapat diukur secara objektif.

Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan harga sama-sama memberikan pengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Persamaan regresi yang diperoleh memperlihatkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan maupun penetapan harga yang sesuai akan meningkatkan tingkat kepuasan konsumen. Kedua variabel tersebut juga terbukti signifikan secara statistik sehingga dapat dijadikan dasar bagi pengelola usaha dalam menyusun strategi bisnis.

Beberapa temuan penting dari penelitian ini meliputi:

  • Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai signifikansi 0,002.
  • Harga juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000.
  • Secara bersama-sama, kualitas pelayanan dan harga memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan.
  • Nilai koefisien determinasi (R² = 0,619) menunjukkan bahwa 61,9% variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh kualitas pelayanan dan harga, sedangkan 38,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

Menurut para penulis, hasil tersebut menegaskan bahwa pelanggan tidak hanya mempertimbangkan harga ketika memilih tempat makan. Mereka juga menilai keramahan karyawan, kecepatan pelayanan, kemudahan memperoleh layanan, serta apakah harga yang dibayarkan sebanding dengan manfaat yang diterima. Dengan kata lain, pelayanan yang baik akan semakin bernilai apabila didukung oleh harga yang dianggap wajar oleh pelanggan.

Penelitian ini juga mengungkap bahwa masih terdapat 38,1% faktor lain yang memengaruhi kepuasan pelanggan. Faktor-faktor tersebut meliputi kualitas rasa makanan, kebersihan rumah makan, kenyamanan suasana, serta kelengkapan fasilitas yang belum dianalisis dalam penelitian ini. Oleh karena itu, peningkatan pelayanan dan penyesuaian harga sebaiknya dilakukan bersamaan dengan upaya menjaga kualitas produk dan pengalaman pelanggan secara menyeluruh.

Bagi pelaku usaha kuliner, hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa investasi pada peningkatan kualitas pelayanan dapat menjadi strategi yang efektif untuk mempertahankan pelanggan. Pelatihan sumber daya manusia, pengurangan waktu tunggu saat jam sibuk, serta evaluasi harga berdasarkan nilai yang dirasakan konsumen berpotensi meningkatkan loyalitas pelanggan sekaligus memperkuat daya saing usaha.

Di sisi lain, penelitian ini juga menjadi referensi bagi akademisi, mahasiswa, maupun pemerintah daerah dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan pada sektor usaha mikro dan menengah. Temuan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan bisnis kuliner yang lebih berorientasi pada kebutuhan konsumen.

Profil Singkat Penulis

Muhamad Nasihin merupakan dosen dan peneliti pada Program Studi Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung. Bersama Denny Kurniawan, Robi Santoso, dan Dina Nadiyah Faiqoh, ia menaruh perhatian pada bidang kewirausahaan, pemasaran, perilaku konsumen, serta pengembangan usaha mikro dan bisnis kuliner. Seluruh penulis berafiliasi di Program Studi Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung.

Sumber Penelitian

Nasihin, M., Kurniawan, D., Santoso, R., & Faiqoh, D. N. (2026). The Influence of Service Quality and Price on Customer Satisfaction at the Putri Minang Restaurant, Sukadana Ilir Village, East Lampung Regency. Indonesian Journal of Entrepreneurship & Startups (IJES), Volume 4, Nomor 2, halaman 131–144. DOI: 10.55927/ijes.v4i2.17050

URL : https://journal.formosapublisher.org/index.php/ijes/index

Posting Komentar

0 Komentar