Masyarakat Balai Desa Siwal, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah kini memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai batas-batas hukum terkait perilaku remaja
Fenomena kenakalan remaja saat ini berada pada tahap yang mengkhawatirkan
Untuk menguji dan meningkatkan literasi hukum warga, para akademisi UMS menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif
Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan perubahan signifikan
- Peningkatan Pemahaman Hukum: Sebelum edukasi diberikan, pemahaman warga terhadap konsekuensi hukum kenakalan remaja tergolong terbatas
. Pasca-sosialisasi, warga mampu membedakan dengan jelas antara pelanggaran norma sosial dan pelanggaran hukum . - Perubahan Orientasi Penanganan: Warga mulai memandang remaja yang berhadapan dengan hukum tidak semata-mata sebagai pelaku kejahatan yang harus dihukum, melainkan individu yang membutuhkan perlindungan, bimbingan, dan pengawasan
. - Penguatan Peran Lingkungan: Kesadaran orang tua dan masyarakat meningkat terkait pentingnya pengawasan ketat terhadap pola interaksi anak, baik di dunia nyata maupun dalam penggunaan teknologi informasi
.
Implikasi dari kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif dan preventif jauh lebih efektif dibandingkan sekadar tindakan hukum yang bersifat menghukum (punitif)
Dalam laporannya, Marisa Kurnianingsih dan tim dari Universitas Muhammadiyah Surakarta menekankan bahwa kesadaran hukum masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman dan mendukung tumbuh kembang remaja secara positif
Profil Penulis:
- Marisa Kurnianingsih, S.H., M.H. – Dosen dan Peneliti di Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Keahlian: Hukum dan Perlindungan Anak/Masyarakat
. - Andria Luhur Prakoso, S.H., M.H. – Dosen dan Peneliti di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Keahlian: Ilmu Hukum dan Pengabdian Masyarakat
. - Fahmi Fairuzzaman, S.H., M.H. – Akademisi di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Keahlian: Hukum Sosial dan Kemasyarakatan
. - Lutfi Robiatul Adawiyah – Tim Peneliti Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Surakarta
.
Sumber Penelitian:
Judul Artikel: Legal Socialization about Juvenile Delinquency as a Form of Protecting the Young GenerationJurnal: Indonesian Journal of Society Development (IJSD), Vol. 5, No. 3, 2026, hal. 313–318
Tahun Publikasi: 2026
DOI:
0 Komentar