Citra Destinasi dan Nilai Merek Tingkatkan Minat Kunjung Kembali Wisatawan Desa Sade Lombok

Ilustrasi by AI

Riset yang dilakukan oleh Ruswanti Mulyana, Amiartuti Kusmaningtyas, dan Sihab Ridwan dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada tahun 2026 mengungkapkan bahwa citra destinasi dan nilai merek terbukti secara positif meningkatkan keinginan wisatawan untuk berkunjung kembali ke Desa Wisata Sade, Lombok Tengah, melalui peran kebahagiaan wisatawan. Penelitian ini menjadi sangat penting karena loyalitas pengunjung merupakan indikator utama kesuksesan jangka panjang sebuah destinasi di tengah persaingan sektor pariwisata global yang semakin kompetitif.

Industri pariwisata global dan nasional terus menghadapi tantangan dalam menjaga keberlanjutan kunjungan wisatawan. Meskipun data menunjukkan jumlah kunjungan ke Desa Wisata Sade mengalami lonjakan signifikan—terutama pada periode libur panjang hingga ribuan orang per hari—pengelola destinasi tetap harus memahami faktor pendorong utama kepuasan dan emosi pengunjung. Aspek psikologis seperti kebahagiaan selama berwisata menjadi jembatan krusial yang menghubungkan persepsi kualitas tempat dengan keputusan pelancong untuk datang kembali.

Studi kuantitatif ini melibatkan 255 responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling), yakni para wisatawan yang pernah berkunjung langsung ke Desa Wisata Sade. Pengumpulan data dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural berbasis perangkat lunak modern untuk mengevaluasi hubungan sebab-akibat antarvariabel penelitian.

Hasil analisis data lapangan menunjukkan beberapa temuan utama yang menonjol:

  • Citra destinasi dan nilai merek memberikan pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap tingkat kebahagiaan wisatawan dengan kategori penilaian tinggi.
  • Tingkat kebahagiaan wisatawan terbukti berdampak kuat terhadap keinginan berkunjung kembali, dengan rata-rata skor variabel mencapai 4,00 dari skala maksimal 5.
  • Kebahagiaan wisatawan secara efektif memediasi hubungan antara citra destinasi dan nilai merek terhadap minat kunjungan ulang.
  • Model analisis mencatat bahwa 51,4% variasi kebahagiaan wisatawan dijelaskan oleh citra destinasi dan nilai merek, sementara 68,6% variasi minat kunjungan kembali dipengaruhi oleh kombinasi citra destinasi, nilai merek, dan kebahagiaan wisatawan.

Temuan ini memberikan implikasi praktis yang luas bagi dunia usaha dan pengelola pariwisata budaya. Menurut para peneliti dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, pengelola Desa Wisata Sade perlu terus menjaga kualitas layanan restoran, akomodasi, serta pengalaman berwisata autentik guna memaksimalkan kebahagiaan pengunjung. Peningkatan reputasi dan nilai merek yang kuat terbukti mampu menciptakan ikatan emosional yang mendorong loyalitas jangka panjang bagi pelancong.

Profil Singkat Penulis

  • Ruswanti Mulyana – Peneliti dan akademisi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
  • Amiartuti Kusmaningtyas – Peneliti dan akademisi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
  • Sihab Ridwan – Peneliti dan akademisi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Sumber Penelitian

Posting Komentar

0 Komentar