Profitabilitas Jadi Penentu Utama Nilai Perusahaan Tambang, Praktik ESG Belum Beri Dampak Signifikan

Ilustasi by AI

Kinerja keuangan perusahaan, khususnya profitabilitas, masih menjadi penentu utama nilai perusahaan di sektor tambang Indonesia dibandingkan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG). Temuan ini diungkap oleh Anindya Cresentia Bariq dan Krisdiana dari Universitas Swadaya Gunung Jati dalam penelitian yang diterbitkan pada Juni 2026. Penelitian ini menyoroti bahwa di sektor pertambangan, investor cenderung masih mengandalkan indikator keuangan tradisional daripada informasi keberlanjutan dalam pengambilan keputusan investasi.

Latar Belakang dan Konteks

Sektor pertambangan menghadapi tekanan besar terkait perubahan iklim dan emisi karbon. Meskipun regulasi seperti POJK Nomor 51/POJK.03/2017 mewajibkan penerapan keuangan berkelanjutan, terdapat perdebatan apakah pengungkapan ESG benar-benar mampu meningkatkan nilai perusahaan atau hanya dianggap sebagai beban biaya tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran ESG sebagai variabel mediasi antara faktor keuangan (profitabilitas dan leverage) dengan nilai perusahaan.

Metodologi Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal-asosiatif terhadap 14 perusahaan sub-sektor batu bara, logam, dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Total observasi data mencapai 70 sampel. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel.

Temuan Utama Penelitian

Hasil analisis menunjukkan dinamika sebagai berikut:

  • Profitabilitas: Berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.
  • Leverage: Tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, namun berpengaruh signifikan dalam mendorong peningkatan pengungkapan ESG.
  • ESG Disclosure: Tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dan tidak mampu memediasi pengaruh profitabilitas atau leverage terhadap nilai perusahaan.

Implikasi bagi Industri dan Investor

Hasil ini menunjukkan bahwa pasar saham di Indonesia untuk sektor tambang masih sangat berorientasi pada profitabilitas. Bagi manajemen perusahaan, efisiensi operasional dan kemampuan menghasilkan laba tetap menjadi strategi utama untuk meningkatkan nilai perusahaan. Sementara itu, bagi investor, ESG belum dianggap sebagai sinyal yang mampu meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka pendek. Namun, seiring dengan meningkatnya tuntutan global dan regulasi, penelitian ini menyarankan agar faktor ESG mulai diintegrasikan ke dalam analisis investasi jangka panjang.

Profil Penulis:

  • Anindya Cresentia Bariq: Peneliti di Universitas Swadaya Gunung Jati.
  • Krisdiana: Dosen dan peneliti di Universitas Swadaya Gunung Jati, bidang keahlian manajemen keuangan dan akuntansi.

Sumber Penelitian:

  • Judul Artikel: The Effect of Profitability and Leverage on Firm Value With ESG Disclosure as a Mediating Variable in Coal, Metal and Mineral Sub-Sector Companies
  • Nama Jurnal: Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA)
  • Tahun Publikasi: 2026
  • DOI/URL: https://doi.org/10.55927/ijba.v6i3.16519

Posting Komentar

0 Komentar