Menatap Sisi Lain Aset Tak Berwujud
Sektor industri dan barang baku merupakan pilar berat bagi perekonomian Indonesia, mencakup komoditas kimia, logam, semen, hingga manufaktur besar yang sangat bergantung pada siklus ekonomi dunia.
Metodologi Sederhana di Balik Data Kompleks
Untuk mendapatkan kesimpulan yang akurat, tim peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menguji data laporan keuangan audit dari 21 perusahaan sektor barang baku dan industri yang memenuhi kriteria ketat di BEI.
Tiga Temuan Utama Hasil Penelitian
Analisis statistik yang dilakukan oleh Atika Rahmi dan timnya menghasilkan beberapa fakta mengejutkan yang mendobrak asumsi keuangan konvensional:
- Modal Intelektual Meningkatkan Risiko Pasar peranti. Investasi yang tinggi pada modal intelektual secara signifikan meningkatkan risiko sistematis perusahaan (nilai p = 0,0001).
Perusahaan yang sarat pengetahuan dinilai lebih sulit diprediksi nilainya oleh investor luar, sehingga memicu pergerakan harga saham yang lebih liar saat pasar bergejolak. - Nilai Perusahaan Berperan sebagai Jembatan Risiko. Nilai perusahaan yang teercermin dari tingginya harga pasar dibanding nilai buku aset (Market-to-Book Value) terbukti meningkatkan sensitivitas terhadap risiko pasar (nilai p = 0,004).
Lebih jauh lagi, nilai perusahaan bertindak sebagai mediator yang menyalurkan pengaruh modal intelektual terhadap peningkatan risiko pasar tersebut. - Efisiensi Modal Internal dan Utang Tidak Berpengaruh Langsung. Indikator Economic Value Added (EVA) dan proporsi utang jangka panjang terhadap total investasi (capital gearing) terbukti tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap risiko sistematis saham dalam riset ini.
Kebijakan bantuan kredit pemerintah selama pandemi dinilai turut meredam dampak negatif utang perusahaan pada periode tersebut.
Hasil penelitian ini memberikan sudut pandang baru yang menyerupai pisau bermata dua bagi pengelolaan dunia usaha dan strategi investasi.
Profil Peneliti
Atika Rahmi adalah dosen dan peneliti di Universitas Muhammadiyah Bekasi Karawang.
Raisya Puspa Septiani merupakan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Bekasi Karawang yang aktif melakukan riset terkait tata kelola perusahaan dan perilaku pasar saham Indonesia.
Ria Fitria Andriani adalah peneliti dari Universitas Muhammadiyah Bekasi Karawang dengan spesialisasi pada analisis kinerja keuangan perusahaan, investasi, dan penilaian bisnis digital.
Sumber Penelitian
Atika Rahmi, Raisya Puspa Septiani, Ria Fitria Andriani. Exploring the Impact of EVA, Capital Gearing, and Intellectual Capital on Systematic Risk: The Mediating Role of Corporate Value. Journal of Finance and Business Digital (JFBD). Vol. 5 No. 2, 187-202
DOI:
URL: https://journaljfbd.my.id/index.php/jfbd

0 Komentar