Penelitian ini berangkat dari persoalan pembelajaran membaca di sekolah dasar yang masih menghadapi berbagai tantangan. Di kelas III SD Negeri 040527 Tigapanah, proses pembelajaran sebelumnya lebih banyak mengandalkan metode ceramah dan buku teks. Kondisi tersebut membuat keterlibatan siswa dalam pembelajaran belum optimal.
Data awal menunjukkan bahwa dari 23 siswa, sebanyak 13 siswa atau 56,5% belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sebesar 75. Sementara itu, hanya 10 siswa atau 43,5% yang mencapai ketuntasan. Nilai rata-rata kelas juga masih berada pada angka 63,0.
Situasi tersebut mendorong penggunaan media pembelajaran yang lebih visual dan menarik. PowerPoint dipilih karena memungkinkan guru menyajikan materi secara lebih terstruktur melalui berbagai elemen, seperti teks, gambar, ilustrasi, animasi, grafik, audio, dan video. Bagi siswa sekolah dasar, penyajian visual semacam ini dapat membantu membuat materi yang sebelumnya abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami.
Melibatkan 23 Siswa Kelas III
Penelitian yang dilakukan oleh Ernita Sri Bina Br Sitepu, Pelista Br Karo Sekali, dan Jainal Togatorop menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Seluruh 23 siswa kelas III SD Negeri 040527 Tigapanah dilibatkan sebagai sampel penelitian.
Para peneliti membandingkan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media PowerPoint. Sebelum pembelajaran diberikan, siswa mengikuti pretest untuk mengukur kemampuan awal. Setelah memperoleh pembelajaran menggunakan media PowerPoint pada materi membaca dongeng, siswa kembali mengikuti posttest.
Data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar. Instrumen penelitian juga diuji terlebih dahulu untuk memastikan kualitasnya. Dari 15 butir soal yang diuji, sebanyak 10 soal dinyatakan valid dan digunakan dalam penelitian.
Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen pretest memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,890, sedangkan instrumen posttest memperoleh nilai 0,866. Kedua nilai tersebut menunjukkan tingkat konsistensi yang tinggi.
Nilai Rata-Rata Siswa Naik dari 66 Menjadi 82
Perubahan hasil belajar terlihat jelas setelah media PowerPoint digunakan dalam pembelajaran membaca dongeng.
Nilai rata-rata pretest: 66, kategori cukup
Nilai rata-rata posttest: 82, kategori baik
Aktivitas guru selama pembelajaran: 82%, kategori sangat baik
Peningkatan rata-rata nilai: 16 poin
Hasil analisis statistik juga memperkuat temuan tersebut. Uji paired samples t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000, lebih kecil dari batas 0,05. Nilai t hitung sebesar 5,366 juga lebih tinggi daripada nilai t tabel sebesar 2,086.
Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan setelah menggunakan media pembelajaran berbasis PowerPoint.
Dengan kata lain, siswa menunjukkan hasil belajar yang lebih baik setelah mengikuti pembelajaran yang memanfaatkan media presentasi berbasis teknologi tersebut.
Visual Membantu Siswa Memahami Dongeng
Menurut Ernita Sri Bina Br Sitepu dan rekan-rekannya dari Universitas Quality Berastagi, penggunaan PowerPoint memberikan ruang bagi guru untuk menyajikan materi membaca dongeng secara lebih menarik dan terstruktur.
Materi tidak hanya disampaikan melalui penjelasan lisan atau teks dalam buku. Guru dapat menggunakan gambar dan ilustrasi untuk membantu siswa memahami tokoh, alur, latar, serta pesan yang terdapat dalam dongeng. Animasi dan tampilan visual juga dapat membantu menarik perhatian siswa selama pembelajaran berlangsung.
Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai 82% dan masuk kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media PowerPoint dapat diintegrasikan ke dalam tahapan pembelajaran secara terencana, mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, hingga penutup dan refleksi.
Bagi siswa sekolah dasar, pendekatan visual juga dinilai relevan dengan karakteristik pembelajaran yang membutuhkan contoh konkret dan tampilan yang menarik. Ketika informasi disajikan melalui kombinasi teks dan gambar, siswa memperoleh lebih banyak cara untuk memahami materi yang sedang dipelajari.
Teknologi Sederhana untuk Mendukung Pembelajaran
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi pembelajaran tidak selalu membutuhkan perangkat atau aplikasi yang kompleks. PowerPoint yang telah lama digunakan dalam dunia pendidikan tetap dapat menjadi media yang efektif apabila dirancang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa.
Guru dapat mengembangkan presentasi dengan materi yang ringkas, gambar yang relevan, warna yang tidak berlebihan, serta alur penyampaian yang sistematis. Dengan cara tersebut, PowerPoint tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk menampilkan teks, tetapi juga menjadi media visual yang mendukung interaksi pembelajaran.
Meski demikian, penggunaan PowerPoint tetap membutuhkan dukungan fasilitas seperti komputer atau laptop, proyektor, listrik, serta kemampuan guru dalam merancang materi presentasi. Karena itu, sekolah memiliki peran penting dalam menyediakan infrastruktur dan mendukung peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi pembelajaran.
Bagi sekolah dasar, hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi, khususnya pada materi yang membutuhkan pemahaman terhadap teks dan cerita. Penggunaan media PowerPoint juga dapat dikombinasikan dengan metode membaca, diskusi, tanya jawab, atau aktivitas kelompok untuk meningkatkan keterlibatan siswa.
Para peneliti menyarankan agar guru terus mengembangkan media pembelajaran secara kreatif sesuai kebutuhan siswa dan karakteristik materi. Penelitian berikutnya juga dapat menguji media teknologi lain, menggunakan model pembelajaran yang berbeda, serta melibatkan jumlah sekolah dan peserta didik yang lebih besar.
Profil Penulis
Ernita Sri Bina Br Sitepu merupakan penulis utama dan corresponding author penelitian ini dari Universitas Quality Berastagi, dengan bidang kajian yang berkaitan dengan pendidikan dasar, media pembelajaran, teknologi pendidikan, dan hasil belajar siswa.
Pelista Br Karo Sekali dan Jainal Togatorop merupakan penulis pendamping dari Universitas Quality Berastagi yang turut berkontribusi dalam penelitian mengenai pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar.
Sumber Penelitian
Artikel ini berjudul “Pengaruh Media Berbasis Teknologi Power Point terhadap Hasil Belajar Siswa dengan Sub Tema Membaca Dongeng Kelas III SD Negeri 040527 Tigapanah T.A 2025/2026” dan ditulis oleh Ernita Sri Bina Br Sitepu, Pelista Br Karo Sekali, dan Jainal Togatorop dari Universitas Quality Berastagi.
Artikel diterbitkan pada 2026 dalam Asian Journal of Applied Education (AJAE), dengan DOI: 10.55927/ajae.v5i3.16805.
0 Komentar