Penelitian ini menjadi penting karena perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia merupakan emiten dengan kapitalisasi pasar besar dan tingkat likuiditas saham yang tinggi. Meski demikian, nilai perusahaan di kelompok ini tetap mengalami fluktuasi sepanjang periode 2022–2025 sehingga menarik untuk diteliti faktor-faktor yang memengaruhinya.
Nilai Perusahaan Tidak Hanya Ditentukan oleh Laba
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah perusahaan LQ45 mengalami perubahan nilai pasar yang cukup tajam. Beberapa emiten mengalami penurunan valuasi, sementara perusahaan lain justru meningkat secara signifikan.
Menurut para peneliti, kondisi tersebut menunjukkan bahwa investor tidak hanya menilai besarnya laba perusahaan. Mereka juga memperhatikan kemampuan perusahaan mengelola kas, utang, kebijakan pembagian dividen, kualitas keputusan investasi, hingga komitmen terhadap tanggung jawab sosial perusahaan.
Hasil pemetaan literatur menggunakan VOSviewer juga memperlihatkan bahwa likuiditas, leverage, profitabilitas, keputusan investasi, serta CSR saling berkaitan dalam membentuk nilai perusahaan. Analisis tersebut memperkuat bahwa faktor keuangan dan faktor keberlanjutan kini menjadi pertimbangan utama investor.
Meneliti 32 Perusahaan LQ45 Selama Empat Tahun
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis 32 perusahaan yang secara konsisten masuk dalam indeks LQ45 selama periode 2022–2025.
Perusahaan yang dipilih harus memenuhi beberapa kriteria, antara lain:
- tetap berada dalam indeks LQ45;
- menerbitkan laporan tahunan yang telah diaudit;
- memiliki laporan keberlanjutan (Sustainability Report);
- membagikan dividen secara konsisten selama periode penelitian.
Data diperoleh dari laporan resmi Bursa Efek Indonesia dan Yahoo Finance, kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.0.
Seluruh Faktor Keuangan Berpengaruh Positif
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel utama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.
Temuan penting penelitian meliputi:
- Likuiditas meningkatkan nilai perusahaan karena menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek.
- Leverage yang dikelola secara optimal memberikan sinyal positif kepada investor mengenai prospek pertumbuhan perusahaan.
- Profitabilitas meningkatkan kepercayaan investor karena menunjukkan kemampuan menghasilkan laba secara berkelanjutan.
- Kebijakan dividen yang konsisten memberikan keyakinan bahwa kondisi keuangan perusahaan tetap stabil.
- Keputusan investasi menjadi faktor penting yang secara langsung meningkatkan nilai perusahaan.
- CSR memperkuat pengaruh keputusan investasi terhadap peningkatan nilai perusahaan.
Berdasarkan hasil pengujian statistik, seluruh hubungan antarvariabel tersebut terbukti signifikan sehingga memperkuat model penelitian yang dikembangkan penulis.
Keputusan Investasi Menjadi Penghubung Utama
Salah satu temuan paling menarik adalah peran keputusan investasi sebagai variabel mediasi.
Artinya, kondisi keuangan perusahaan yang baik belum otomatis meningkatkan nilai perusahaan apabila tidak diikuti keputusan investasi yang tepat.
Likuiditas, leverage, profitabilitas, maupun kebijakan dividen baru memberikan dampak maksimal ketika perusahaan mampu mengalokasikan modal ke investasi yang produktif. Dengan kata lain, keputusan investasi menjadi jembatan yang menghubungkan kekuatan finansial perusahaan dengan peningkatan nilai pasar perusahaan.
CSR Membuat Investasi Lebih Bernilai
Penelitian juga menemukan bahwa Corporate Social Responsibility (CSR) berfungsi sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara keputusan investasi dan nilai perusahaan.
Perusahaan yang aktif menjalankan program sosial, menjaga lingkungan, serta menerapkan tata kelola yang baik memperoleh kepercayaan lebih tinggi dari investor. Akibatnya, investasi yang dilakukan perusahaan memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan nilai perusahaan dibandingkan perusahaan yang kurang memperhatikan aspek keberlanjutan.
Menurut para penulis, kondisi ini menunjukkan bahwa keberhasilan perusahaan modern tidak lagi hanya bergantung pada kinerja finansial, tetapi juga pada kemampuan membangun reputasi dan legitimasi sosial melalui praktik bisnis yang berkelanjutan.
Implikasi bagi Dunia Usaha dan Investor
Hasil penelitian memberikan sejumlah rekomendasi praktis bagi dunia usaha.
Manajemen perusahaan disarankan untuk:
- menjaga tingkat likuiditas agar tetap sehat;
- mengelola utang secara optimal;
- meningkatkan profitabilitas perusahaan;
- menerapkan kebijakan dividen yang konsisten;
- mengambil keputusan investasi berdasarkan strategi jangka panjang;
- memperkuat implementasi program CSR sebagai bagian dari strategi bisnis.
Bagi investor, penelitian ini menunjukkan bahwa analisis perusahaan sebaiknya tidak hanya berfokus pada laporan laba rugi, tetapi juga mempertimbangkan kualitas investasi perusahaan dan pelaksanaan program keberlanjutan sebelum mengambil keputusan investasi.
Profil Penulis
Alviano De Partho merupakan peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan fokus penelitian pada manajemen keuangan, nilai perusahaan, investasi, dan keberlanjutan perusahaan.
Tri Ratnawati adalah akademisi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang memiliki keahlian di bidang manajemen keuangan, investasi, tata kelola perusahaan, serta strategi peningkatan nilai perusahaan.
Ida Ayu Sri Brahmayanti merupakan dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan bidang keahlian manajemen keuangan, keputusan investasi, corporate governance, dan Corporate Social Responsibility (CSR).
Sumber Penelitian
Judul artikel: The Effect of Liquidity, Leverage, Profitability, and Dividend Policy on Company Value with Investment Decisions as a Mediation Variable and Corporate Social Responsibility as a Moderating Variable in Companies Listed in the LQ45 Index on the Indonesia Stock Exchange
Penulis: Alviano De Partho, Tri Ratnawati, Ida Ayu Sri Brahmayanti
Jurnal: International Journal of Sustainability in Research (IJSR), Vol. 4 No. 4 (2026), halaman 241–260
0 Komentar