Tim dosen dari Fakultas Hukum Universitas Pamulang (Unpam) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat untuk mengatasi tantangan pemahaman Hak Asasi Manusia (HAM) di kalangan remaja
Urgensi Menanamkan Kesadaran Hukum pada Remaja
Fase remaja merupakan masa perkembangan yang sangat rentan terhadap berbagai pengaruh lingkungan, baik positif maupun negatif
Beberapa masalah nyata yang sering terjadi di sekolah antara lain tindakan perundungan (bullying), diskriminasi antarsiswa, hingga kekerasan fisik dan verbal
Pendekatan Sosio-Legal yang Interaktif
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tim dosen Universitas Pamulang menggunakan metode penelitian hukum empiris (socio-legal research) dengan pendekatan kualitatif
Proses edukasi dirancang secara komunikatif dan partisipatif melalui beberapa strategi berikut
- Penyuluhan Interaktif: Memaparkan definisi dasar HAM, jenis-jenis hak, serta basis regulasi hukum yang berlaku di Indonesia
. - Studi Kasus Kontekstual: Mengajak siswa menganalisis contoh pelanggaran HAM yang dekat dengan dunia remaja, seperti risiko penyalahgunaan teknologi dan batas-batas hukumnya
. - Diskusi Kelompok dan Tanya Jawab: Memberikan ruang bagi siswa untuk berbagi pandangan, melatih pemikiran kritis, dan melakukan simulasi pengambilan keputusan yang bertanggung jawab untuk masa depan mereka
.
Dampak Pelanggaran HAM dan Hasil Edukasi
Penyuluhan ini secara khusus menyoroti dampak sistemik yang ditimbulkan oleh pelanggaran HAM di sekolah jika terus dibiarkan
1. Dampak Psikologis dan Akademik
Siswa yang menjadi korban perundungan atau diskriminasi sering kali mengalami stres, kecemasan, trauma berkepanjangan, hingga depresi yang menghambat perkembangan emosional mereka
2. Dampak Sosial dan Lingkungan Sekolah
Tindakan diskriminasi memicu terbentuknya kelompok-kelompok eksklusif yang merusak rasa solidaritas dan memicu konflik antarsiswa
3. Konsekuensi Hukum Bagi Pelaku
Siswa diberikan pemahaman tegas bahwa tindakan kekerasan fisik, perundungan berat, dan pelecehan memiliki konsekuensi hukum riil
Melalui intervensi ini, tingkat keterlibatan siswa SMK Triguna Utama dalam memahami tanggung jawab sosial dan batasan hukum internet meningkat secara signifikan
.
Implikasi bagi Dunia Pendidikan dan Kebijakan Publik
Keberhasilan program yang dijalankan oleh Universitas Pamulang ini memberikan contoh nyata mengenai pentingnya sinergi antara dunia akademis dan kebutuhan sosial masyarakat
Profil Pendamping dan Peneliti
Edukasi kesadaran hukum ini dilaksanakan oleh tim dosen dan pakar hukum dari Fakultas Hukum Universitas Pamulang
- Mohammad Arief Widyanto merupakan dosen sekaligus peneliti di Fakultas Hukum Universitas Pamulang yang fokus pada bidang hukum tata negara, perlindungan hak anak dan remaja, serta program pemberdayaan masyarakat berbasis hukum perdesaan dan perkotaan
. - Suko Prayitno adalah akademisi di Universitas Pamulang dengan kepakaran di bidang sosiologi hukum dan metode pendekatan hukum empiris untuk masyarakat marginal
. - Nining, Reni Suryani, dan Amelia Haryanti merupakan staf pengajar dan anggota tim pengabdian masyarakat Universitas Pamulang yang aktif dalam pengembangan literasi hukum publik dan penguatan karakter berbasis nilai HAM di sekolah menengah
.
Informasi Sumber Penelitian
Judul Artikel Jurnal: Increasing Human Rights (HAM) Understanding for Triguna Utama Vocational High School Students as an Effort to Build Legal Awareness from an Early Age
Nama Jurnal: Indonesian Journal of Society Development (IJSD)
Tahun Publikasi: 2026
Volume & Halaman: Vol. 5, No. 3, Halaman 245–256
Tautan Resmi DOI:
0 Komentar