Sistem kerja Work From Home (WFH) terbukti
memberikan dampak positif signifikan terhadap kinerja karyawan di era digital
saat ini. Studi yang dilakukan oleh Feriandy dari Universitas Mitra Bangsa pada
tahun 2026 mengungkapkan bahwa fleksibilitas kerja mampu mendorong efisiensi
waktu, kenyamanan, serta keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan.
Hasil penelitian ini menjadi krusial bagi organisasi modern dalam merancang
strategi manajemen sumber daya manusia yang adaptif di tengah perubahan pola
kerja global.
Konteks Perubahan Pola Kerja
Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma kerja dari yang
berbasis kehadiran fisik menjadi berbasis hasil dan efisiensi. WFH kini tidak
lagi sekadar opsi darurat, melainkan telah menjadi bagian dari strategi
organisasi dan kebijakan nasional di Indonesia untuk meningkatkan produktivitas
serta efisiensi energi. Namun, sistem ini juga memunculkan tantangan baru,
seperti risiko penurunan efektivitas komunikasi, kendala interaksi sosial,
serta kesulitan dalam mempertahankan kedisiplinan kerja akibat minimnya
pengawasan langsung dari atasan.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
asosiatif terhadap 100 karyawan yang menerapkan sistem WFH. Data dikumpulkan
melalui kuesioner yang mengukur variabel efektivitas WFH dan kinerja karyawan,
kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik untuk melihat hubungan serta
besaran pengaruh antarvariabel dalam lingkungan kerja jarak jauh.
Temuan Utama
- Analisis data menunjukkan bahwa WFH memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan poin-poin sebagai berikut:
- ·
Peningkatan Kinerja: Setiap
peningkatan satu unit dalam penerapan WFH berkontribusi pada peningkatan
kinerja karyawan sebesar 0,678 unit.
- ·
Efisiensi dan Kepuasan: Mayoritas
karyawan merasakan efisiensi waktu karena tidak perlu menempuh perjalanan ke
kantor dan menikmati fleksibilitas waktu yang lebih baik.
- ·
Produktivitas Terjaga: Karyawan
menunjukkan tanggung jawab tinggi dan kualitas kerja yang stabil selama bekerja
dari rumah.
- ·
Tantangan Kolaborasi: Terdapat
penurunan pada aspek efektivitas komunikasi dan kerja sama tim dibandingkan
saat bekerja langsung di kantor.
Implikasi Bagi Manajemen Organisasi
Feriandy dari Universitas Mitra Bangsa menekankan bahwa meskipun WFH
sangat efektif, keberhasilannya sangat bergantung pada peran aktif manajemen
sumber daya manusia (HRM). Organisasi perlu mengembangkan kebijakan yang
adaptif, menyediakan dukungan teknologi yang memadai, serta meningkatkan
kompetensi digital karyawan. Implementasi sistem hybrid disarankan
sebagai solusi strategis untuk tetap menjaga interaksi sosial dan koordinasi
tim, sekaligus memberikan keleluasaan bagi karyawan untuk bekerja secara fleksibel.
Langkah ini diyakini dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya
efisien, tetapi juga berkelanjutan bagi masa depan perusahaan.
Profil
Penulis:
- Feriandy – Universitas
Mitra Bangsa, Indonesia (Bidang Keahlian: Manajemen Sumber Daya Manusia).
Sumber
Penelitian:
Feriandy. (2026). "The Effect of Work From Home on Employee Performance From a Human Resource Management Perspective". International Journal of Business and Applied Economics (IJBAE), 5(3), 1035-1048.
DOI: https://doi.org/10.55927/ijbae.v5i3.45

0 Komentar