Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara perusahaan membangun hubungan dengan pelanggan. Jika sebelumnya promosi lebih banyak mengandalkan media konvensional, kini media sosial menjadi salah satu saluran utama untuk memperkenalkan merek, membangun kepercayaan, sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas. Perubahan perilaku konsumen yang semakin aktif di platform digital membuat perusahaan harus mampu menghasilkan konten yang menarik, relevan, dan dipublikasikan secara konsisten agar tetap diingat oleh calon pelanggan.
Bagi perusahaan jasa periklanan, membangun brand awareness menjadi faktor penting untuk memenangkan persaingan. Semakin tinggi tingkat pengenalan masyarakat terhadap sebuah merek, semakin besar peluang perusahaan memperoleh pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama. Namun, meningkatnya jumlah perusahaan yang memanfaatkan digital marketing juga membuat persaingan menjadi semakin kompleks sehingga strategi pemasaran harus terus disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan perilaku pengguna media sosial.
Penelitian yang dilakukan Elisabet Sihombing dan Nina Triolita berfokus pada strategi digital marketing yang diterapkan CV. Sedayu Advertising. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data untuk menggambarkan bagaimana strategi pemasaran digital perusahaan memengaruhi peningkatan brand awareness. Selain itu, peneliti menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi perusahaan dalam mengembangkan strategi digital marketing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan strategi digital marketing dengan memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram, sebagai media utama untuk mempromosikan jasa, menampilkan portofolio pekerjaan, dan membangun komunikasi dengan calon pelanggan. Strategi tersebut terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pengenalan merek, meskipun efektivitasnya masih dapat ditingkatkan.
Temuan Utama Penelitian
- Media sosial, terutama Instagram, menjadi platform utama dalam membangun brand awareness perusahaan.
- Konten visual yang menarik membantu meningkatkan pengenalan merek di kalangan audiens.
- Content marketing dan promosi online memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan brand awareness.
- Konsistensi publikasi konten masih menjadi kelemahan utama yang mengurangi efektivitas strategi digital marketing.
- Tingkat engagement audiens relatif rendah sehingga interaksi dengan calon pelanggan perlu ditingkatkan.
- Pertumbuhan penggunaan media sosial membuka peluang besar bagi perluasan pasar perusahaan.
- Persaingan industri periklanan digital serta perubahan algoritma media sosial menjadi tantangan utama yang harus dihadapi perusahaan.
Melalui analisis SWOT, penelitian menemukan bahwa kekuatan utama CV. Sedayu Advertising terletak pada kemampuannya menghasilkan konten visual yang menarik dan aktivitas media sosial yang cukup aktif. Kedua faktor tersebut menjadi modal penting dalam membangun citra merek di era digital. Di sisi lain, perusahaan masih menghadapi kelemahan berupa jadwal unggahan yang belum konsisten dan tingkat keterlibatan audiens yang belum optimal. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan media sosial memerlukan perencanaan konten yang lebih sistematis agar komunikasi dengan pelanggan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Penelitian juga mengidentifikasi berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan perusahaan. Meningkatnya penggunaan media sosial dan semakin besarnya kebutuhan pelaku usaha, khususnya UMKM, terhadap layanan digital marketing membuka ruang pertumbuhan bisnis yang sangat luas. Namun, peluang tersebut juga diiringi ancaman berupa semakin banyaknya perusahaan periklanan yang bersaing di platform digital, serta perubahan algoritma media sosial yang dapat memengaruhi jangkauan dan efektivitas konten pemasaran.
Menurut Elisabet Sihombing dan Nina Triolita dari Universitas Negeri Medan, strategi digital marketing yang dijalankan perusahaan secara umum telah berhasil meningkatkan brand awareness. Meski demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas strategi tersebut belum mencapai potensi maksimal karena masih dipengaruhi oleh rendahnya tingkat interaksi audiens dan kurang konsistennya publikasi konten. Peneliti menilai bahwa keberhasilan pemasaran digital tidak hanya ditentukan oleh keberadaan akun media sosial, tetapi juga oleh kualitas komunikasi yang dibangun secara berkelanjutan dengan audiens.
Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi perusahaan maupun pelaku UMKM yang ingin memperkuat merek melalui media digital. Konsistensi dalam membuat dan mempublikasikan konten menjadi faktor yang sangat penting agar merek tetap mudah diingat oleh masyarakat. Selain itu, perusahaan disarankan meningkatkan interaksi dengan audiens melalui balasan komentar, konten yang lebih interaktif, pemanfaatan fitur jajak pendapat (polling), sesi tanya jawab, maupun format konten lain yang mendorong keterlibatan pengguna. Langkah tersebut diyakini mampu memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus meningkatkan tingkat engagement.
Peneliti juga merekomendasikan agar perusahaan menyusun rencana digital marketing yang lebih terstruktur, termasuk membuat kalender konten sehingga aktivitas pemasaran dapat dilakukan secara terjadwal, konsisten, dan selaras dengan tujuan bisnis. Selain itu, perusahaan perlu terus mengikuti perkembangan tren digital agar strategi pemasaran tetap relevan di tengah perubahan perilaku konsumen dan algoritma media sosial yang berlangsung sangat cepat. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan brand awareness sekaligus memperkuat daya saing di industri periklanan digital yang semakin kompetitif.
Profil Penulis
Elisabet Sihombing merupakan peneliti yang berfokus pada bidang pemasaran digital, komunikasi pemasaran, dan pengembangan strategi bisnis berbasis media digital.
Nina Triolita merupakan dosen dan peneliti dengan bidang keahlian di bidang pemasaran, strategi bisnis, digital marketing, dan pengembangan usaha.
Sumber Penelitian
Judul Artikel: Digital Marketing Strategy in Increasing Brand Awareness at CV. Sedayu Advertising
Penulis: Elisabet Sihombing & Nina Triolita
Jurnal: International Journal of Management and Business Intelligence (IJBMI), Vol. 4 No. 3, 2026, hlm. 557–570.
0 Komentar