Peresmian Rumah Gizi Lowokwaru Jadi Momentum Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular dan Edukasi Lansia

Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Malang - Menginisiasi program layanan kesehatan preventif gratis bersamaan dengan peresmian Rumah Gizi Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Lowokwaru. Pengabdian ini diungkapkan dalam riset Siti Rofida bersama Engrid Juni Astuti, Nailis Syifa, Tiwuk Herawati, Eis Sofina Adelia, dan Emalia Jihan Fakhrunisa dari Universitas Ngudi Waluyo Semarang  dalam artikel pengabdian yang dipublikasikan pada Asian Journal of Community Services (AJCS) edisi Vol. 5 No. 6 Tahun 2026 menyoroti bahwa Indonesia masih menghadapi tingginya prevalensi penyakit tidak menular (PTM) serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini.

Kesadaran Kesehatan Komunitas Masih Rendah
Masalah kesehatan masyarakat di Indonesia saat ini didominasi oleh penyakit tidak menular, gangguan nutrisi keluarga, dan minimnya kepedulian terhadap pemeriksaan kesehatan berkala. Pendekatan promotif dan preventif berbasis komunitas dinilai menjadi strategi paling efektif untuk menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Civil society seperti organisasi perempuan Aisyiyah memiliki peran strategis sebagai jembatan pemenuhan layanan kesehatan melalui pendekatan sosial budaya yang mudah diterima warga. Oleh karena itu, peresmian Rumah Gizi di kantor PCA Lowokwaru dimanfaatkan untuk mengintegrasikan layanan skrining fisik dengan edukasi gizi secara langsung.

Metode Pemeriksaan Fisik Sederhana
Program pengabdian masyarakat ini menggunakan metode skrining langsung yang menyasar para peserta acara peresmian. Sebanyak 28 peserta, yang didominasi oleh pengurus dan anggota Muhammadiyah serta Aisyiyah setempat, mengikuti rangkaian pemeriksaan fisik. Prosedur pemeriksaan meliputi tiga parameter utama, yaitu:
  • Pengukuran indeks massa tubuh (IMT) melalui berat dan tinggi badan.
  • Pengecekan tekanan darah darah untuk memetakan risiko hipertensi.
  • Tes kadar gula darah acak menggunakan sampel darah tepi.
Setelah skrining selesai, data tersebut langsung dijadikan rujukan untuk memberikan sesi konseling nutrisi bertajuk "Nutrisi Tepat untuk Lansia Sehat".

Hasil Skrining: Mayoritas Alami Kelebihan Berat Badan
Berdasarkan pengolahan data pasca-kegiatan, tim peneliti UMM mencatat beberapa temuan klinis penting dari para peserta:
  • Karakteristik Demografi: Sebanyak 96% peserta adalah perempuan (27 orang) dan 4% laki-lawi (1 orang). Dari aspek usia, kelompok lansia (61–75 tahun) mendominasi dengan persentase 43%, disusul usia paruh baya (46–60 tahun) sebesar 36%, dan dewasa sebesar 21%.
  • Indeks Massa Tubuh (IMT): Hanya 43% peserta yang memiliki berat badan normal. Selebihnya, 36% peserta masuk kategori overweight (kelebihan berat badan) dan 18% teridentifikasi obesitas.
  • Tekanan Darah: Lebih dari separuh peserta (57%) menunjukkan tekanan darah normal. Namun, terdapat 18 peserta yang memiliki riwayat hipertensi terkontrol di bawah pengawasan medis.
  • Gula Darah: Hanya 1 peserta (4%) yang terdeteksi mengidap diabetes mellitus tipe 2 dan telah rutin menjalani kontrol bulanan.
Dampak dan Keberlanjutan Rumah Gizi
Pendirian Rumah Gizi PCA Lowokwaru ini diproyeksikan menjadi pusat intervensi dan pemantauan gizi keluarga jangka panjang. Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang edukasi, tetapi juga membuka layanan penyediaan makanan sehat bersertifikasi gizi untuk masyarakat umum sebagai unit sosial-ekonomi mandiri. Integrasi antara deteksi penyakit dini dan intervensi diet dinilai efektif meningkatkan literasi kesehatan tingkat keluarga. Ke depan, pusat kesehatan komunitas ini diharapkan dapat terus berkolaborasi dengan tenaga medis profesional demi memperluas cakupan deteksi risiko sindrom metabolik di wilayah Malang.

Profil Peneliti
Siti Rofida, M.Farm., Apt. – Dosen dan peneliti di Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang. Pakar dalam bidang farmasi klinik dan komunitas.
Engrid Juni Astuti, S.A.P., M.A.P. – Staf akademika Universitas Muhammadiyah Malang dengan fokus keahlian pada administrasi publik dan manajemen program pengabdian masyarakat.

Sumber Penelitian
Siti Rofida bersama Engrid Juni Astuti, Nailis Syifa, Tiwuk Herawati, Eis Sofina Adelia, dan Emalia Jihan FakhrunisaPromoting Preventive Care: Social Health Screening during the Nutrition House Inauguration. Asian Journal of Community Services (AJCS)Vol. 5, No. 6 2026, Halaman 309-316
DOI : https://doi.org/10.55927/ajcs.v5i6.28
URL: https://journalajcs.my.id/index.php/ajcs

Posting Komentar

0 Komentar