Strategi pemasaran digital dan
kepercayaan konsumen merupakan faktor esensial dalam mendorong keputusan
pembelian online di kalangan konsumen di Kota Makassar. Studi yang dilakukan
pada tahun 2026 oleh Ahmad Musseng, Daryanti, dan Asriyana dari Sekolah Tinggi
Ilmu Ekonomi YPUP Makassar menyoroti bahwa minat beli memainkan peran penting
sebagai variabel perantara (mediasi) dalam proses tersebut. Hasil penelitian
ini memberikan wawasan berharga bagi pelaku bisnis yang ingin mengoptimalkan
upaya pemasaran online mereka untuk mengubah minat konsumen menjadi penjualan
nyata.
Konteks Belanja
Digital
Kemajuan teknologi digital
telah mengubah operasi pemasaran dan perilaku konsumen secara mendasar. Di
Makassar, penetrasi internet dan penggunaan ponsel pintar yang tinggi telah
memicu pergeseran dari kebiasaan belanja tradisional ke belanja online, di mana
konsumen sering menggunakan media sosial dan platform e-commerce untuk
meneliti produk sebelum membeli. Namun, kemudahan akses informasi juga
menghadapkan konsumen pada risiko seperti penipuan online dan kualitas produk
yang tidak konsisten. Akibatnya, kepercayaan konsumen menjadi elemen krusial
dalam menentukan keberhasilan transaksi online, sementara minat beli berfungsi
sebagai tahap psikologis utama yang dilalui konsumen sebelum memutuskan untuk
membeli.
Metodologi Penelitian
Para peneliti menggunakan
pendekatan kuantitatif asosiatif untuk menganalisis hubungan antara pemasaran
digital, kepercayaan konsumen, minat beli, dan keputusan pembelian. Data
dikumpulkan dari 100 pembelanja online di Kota Makassar menggunakan kuesioner
online dengan skala Likert. Analisis dilakukan menggunakan Structural
Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) untuk
menguji hipotesis yang diajukan serta peran mediasi minat beli.
Temuan Utama
Penelitian ini mengungkapkan
beberapa temuan signifikan mengenai perilaku konsumen di era digital:
- · Pengaruh Positif: Baik pemasaran digital maupun kepercayaan konsumen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.
- · Faktor Terkuat: Minat beli diidentifikasi memiliki pengaruh terkuat terhadap keputusan pembelian, yang menyoroti perannya sebagai motivator utama bagi konsumen.
- · Peran Mediasi: Minat beli secara signifikan memediasi hubungan antara pemasaran digital dan kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian, yang menunjukkan mediasi parsial.
- · Akurasi Model: Sekitar 80,1% variasi dalam keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh kombinasi pemasaran digital, kepercayaan konsumen, dan minat beli.
Implikasi bagi Bisnis
Penelitian ini menekankan bahwa
pemasaran digital yang efektif bukan hanya tentang menjangkau konsumen, tetapi
juga tentang membangun kepercayaan dan mengubah rasa ingin tahu menjadi niat
nyata untuk membeli. Pelaku bisnis di Makassar dan sekitarnya disarankan untuk
fokus menciptakan konten yang interaktif, edukatif, dan personal untuk menarik
pelanggan. Secara bersamaan, membangun keyakinan melalui kualitas produk,
transparansi, dan transaksi yang aman tetap menjadi hal yang vital. Dengan
mengintegrasikan strategi-strategi ini, perusahaan dapat secara efektif
mengubah minat konsumen menjadi keputusan pembelian yang berkelanjutan.
Profil Penulis:
- Ahmad Musseng-Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YPUP Makassar, Indonesia
- Daryanti-Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YPUP Makassar, Indonesia
- Asriyana – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
YPUP Makassar, Indonesia
Sumber Penelitian:
Musseng, A., Daryanti, & Asriyana. (2026). "The Influence of Digital Marketing and Consumer Trust on Purchasing Decisions through Purchase Intention as an Intervening Variable". International Journal of Business and Applied Economics (IJBAE), 5(3), 931-946.
DOI: https://doi.org/10.55927/ijbae.v5i3.34
URL: https://journaljpmb.my.id/index.php/jpmb

0 Komentar