Platform
digital Padlet kini menjadi solusi inovatif dalam transformasi pembelajaran
sains, mendukung asesmen formatif yang dinamis serta refleksi belajar yang
mendalam bagi siswa maupun guru. Temuan ini diungkapkan oleh Hastuti Agussalim
dan Munawwarah dari Universitas Negeri Makassar dalam studi mereka yang
diterbitkan di Journal of Educational Analytics (JEDA) pada Mei 2026. Penelitian
ini penting karena menyajikan bukti empiris mengenai potensi teknologi dalam
mengatasi hambatan dalam proses evaluasi pendidikan sains.
Latar Belakang dan Metodologi
Di
era digital, pembelajaran sains membutuhkan metode yang interaktif dan
kolaboratif. Padlet, sebagai papan digital kolaboratif berbasis Web 2.0,
menawarkan fleksibilitas untuk berbagi konten multimedia secara real-time.
Namun, studi sistematis mengenai peran spesifik platform ini dalam asesmen
formatif dan refleksi pembelajaran di bidang sains masih sangat terbatas.
Para
peneliti melakukan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol
PRISMA 2020, menganalisis 15 artikel terpilih yang diterbitkan antara tahun
2016 hingga 2026 dari lima basis data akademik utama (Scopus, Google Scholar,
ERIC, IEEE Xplore, dan Sinta).
Temuan Utama Penelitian
Studi ini memetakan peran Padlet ke dalam beberapa dimensi kunci:
- · Asesmen Formatif: Padlet berperan sebagai platform penilaian rekan sejawat, alat pemantau pemahaman konsep sains, media asesmen berbasis proyek, serta platform penilaian keterampilan abad ke-21.
- · Refleksi Pembelajaran: Padlet memfasilitasi refleksi guru terhadap praktik mengajar, menjadi platform refleksi pengalaman belajar siswa, sarana refleksi metakognitif, serta media refleksi kolaboratif.
- · Faktor Pendukung & Penghambat: Kemudahan penggunaan (ease of use), fleksibilitas, kolaborasi real-time, dukungan multimedia, dan partisipasi aktif siswa menjadi faktor pendukung utama. Sebaliknya, keterbatasan infrastruktur digital, ketergantungan pada koneksi internet yang stabil, serta kebutuhan akan pelatihan awal menjadi tantangan dalam implementasinya.
Implikasi dan Dampak
Hasil
penelitian ini menegaskan bahwa Padlet bukan sekadar alat pendukung, melainkan
instrumen strategis yang meningkatkan kualitas umpan balik dan pemahaman konsep
sains secara signifikan. Bagi dunia pendidikan, temuan ini menyarankan agar
para guru sains dapat mengintegrasikan Padlet secara bertahap dengan dukungan
institusi, terutama untuk memfasilitasi kolaborasi dan refleksi yang lebih
responsif terhadap kebutuhan siswa. Penelitian ini juga menekankan perlunya
kebijakan lebih lanjut untuk memasukkan alat digital seperti Padlet ke dalam
kurikulum sains nasional.
Profil
Penulis:
- Hastuti Agussalim: Universitas Negeri Makassar
- Munawwarah: Universitas Negeri Makassar
Sumber:
Agussalim, H., & Munawwarah. (2026). The Role of Padlet in Formative Assessment and Science Learning Reflection: A Systematic Literature Review. Journal of Educational Analytics (JEDA), 5(2), 391-410.
DOI: https://doi.org/10.55927/jeda.v5i2.5
URL: https://journaljeda.my.id/index.php/jeda

0 Komentar