Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Surakarta - Motivasi dan Pemberdayaan Karyawan Jadi Kunci Sukses Industri Perhotelan Pascapandemi. Penelitian yang dilakukan oleh Indah Wahyu Utami dan Ihsan Kandung Adirangga dari Universitas Duta Bangsa Surakarta dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) edisi Vol. 5 No. 5 Tahun 2026 menyoroti bahwa memberikan cetak biru baru bagi para pengelola hotel untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata yang sempat terpuruk akibat krisis global .
Latar Belakang: Tantangan Baru Sektor Pariwisata
Sektor pariwisata dan akomodasi merupakan salah satu penggerak utama perekonomian yang memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta mampu menyerap jutaan tenaga kerja . Di Indonesia, industri ini menjadi inti bisnis di berbagai daerah tujuan wisata . Namun, hantaman pandemi beberapa waktu lalu sempat melumpuhkan mobilitas wisatawan dan memicu gelombang pengurangan karyawan secara besar-besaran, yang berdampak pada penurunan drastis motivasi kerja staf yang bertahan . Di kota budaya seperti Surakarta, Jawa Tengah, hotel-hotel berbintang mulai bangkit dan menghadapi persaingan yang semakin ketat . Dalam bisnis yang padat karya ini, staf lini depan (frontliner) seperti resepsionis dan layanan pelanggan merupakan wajah utama perusahaan yang berinteraksi langsung dengan tamu . Oleh karena itu, mengoptimalkan kinerja mereka melalui manajemen sumber daya manusia (SDM) yang tepat menjadi harga mati demi keberlangsungan bisnis dan daya saing daerah .
Metodologi: Mengintip Dapur Riset Perhotelan di Surakarta
Untuk memetakan faktor-faktor yang memengaruhi kinerja staf lini depan, tim peneliti mengumpulkan data primer pada tahun 2024 melalui penyebaran kuesioner terstruktur . Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta, terdapat 33 hotel berbintang tiga hingga lima di wilayah tersebut dengan total populasi staf lini depan mencapai 1.124 orang . Dari populasi tersebut, peneliti mengambil sampel proporsional sebanyak 285 karyawan sebagai responden . Rinciannya mencakup 137 staf dari hotel bintang tiga, 108 staf dari hotel bintang empat, dan 41 staf dari hotel bintang lima . Data yang terkumpul kemudian diuji secara statistik menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) melalui aplikasi SmartPLS versi 4.0 . Pendekatan ini digunakan untuk melihat bagaimana praktik manajemen memengaruhi kinerja ketika dimediasi oleh faktor psikologis karyawan .
Temuan Utama: Fleksibilitas Kerja dan Dampak Psikologis
Analisis data yang dilakukan oleh Indah Wahyu Utami, Ilham Sentosa, dan Ihsan Kandung Adirangga menghasilkan beberapa fakta mengejutkan yang mengubah pandangan konvensional dalam manajemen perhotelan :
Hasil riset ini memberikan rekomendasi praktis yang sangat berharga bagi para manajer hotel dan pengambil kebijakan di sektor pariwisata . Manajemen hotel tidak bisa lagi hanya mengandalkan mesin atau aturan administratif yang kaku untuk meningkatkan efisiensi . Strategi pengelolaan lingkungan kerja harus mulai diintegrasikan dengan pemenuhan kebutuhan psikologis pekerja bawah hingga menengah . Dengan menerapkan sistem promosi yang transparan serta memberikan ruang bagi karyawan untuk mengambil keputusan mandiri dalam melayani tamu, hotel dapat menciptakan ekosistem kerja yang tangguh . Langkah ini tidak hanya menurunkan tingkat stres karyawan, tetapi juga secara otomatis mendongkrak mutu pelayanan yang dirasakan oleh konsumen .
Profil Peneliti
Indah Wahyu Utami, M.M. – Dosen dan peneliti di Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Duta Bangsa Surakarta. Memiliki kepakaran di bidang manajemen sumber daya manusia, perilaku organisasi, dan produktivitas industri jasa .
Prof. Dr. Ilham Sentosa – Guru besar dan peneliti senior di Universitas Kuala Lumpur (UniKL) Business School, Malaysia. Ahli dalam pengembangan strategi bisnis, pemodelan struktural (SEM), dan manajemen perubahan .
Ihsan Kandung Adirangga, M.Kom. – Staf pengajar dan peneliti di Universitas Duta Bangsa Surakarta, berfokus pada analisis data statistik, teknologi informasi manajemen, dan optimasi sistem operasional .
Sumber Penelitian
Indah Wahyu Utami, Ilham Sentosa, Ihsan Kandung Adirangga. Linking HRM and HRD to Employee Performance: The Mediating Effects of Motivation and Empowerment. Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR). Vol. 5, No. 5 2026: 327-340.
DOI:https://doi.org/10.55927/fjsr.v5i5.35
URL:https://journalfjsr.my.id/index.php/fjsr
Latar Belakang: Tantangan Baru Sektor Pariwisata
Sektor pariwisata dan akomodasi merupakan salah satu penggerak utama perekonomian yang memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta mampu menyerap jutaan tenaga kerja
Metodologi: Mengintip Dapur Riset Perhotelan di Surakarta
Untuk memetakan faktor-faktor yang memengaruhi kinerja staf lini depan, tim peneliti mengumpulkan data primer pada tahun 2024 melalui penyebaran kuesioner terstruktur
Temuan Utama: Fleksibilitas Kerja dan Dampak Psikologis
Analisis data yang dilakukan oleh Indah Wahyu Utami, Ilham Sentosa, dan Ihsan Kandung Adirangga menghasilkan beberapa fakta mengejutkan yang mengubah pandangan konvensional dalam manajemen perhotelan
- Pengembangan Karier Berdampak Langsung: Program pengembangan karier yang jelas dan terstruktur menjadi faktor mandiri terbesar yang secara langsung mendongkrak produktivitas dan kinerja nyata karyawan di tempat kerja
. - Sistem Reward Butuh Jembatan Psikologis: Pemberian hadiah atau bonus (reward system) ternyata tidak serta-merta meningkatkan kinerja staf lini depan jika tidak mampu menyentuh aspek motivasi kerja dan rasa berdaya (empowerment) di dalam diri karyawan tersebut
. - Komitmen Tugas Melalui Pemberdayaan: Komitmen karyawan terhadap tanggung jawab pekerjaannya akan meningkat secara signifikan dan berdampak positif pada kinerja jika manajemen memberikan ruang pemberdayaan yang cukup bagi mereka
. - Sisi Positip Ambigitas Peran: Secara tak terduga, ketidakjelasan peran (role ambiguity) yang terkendali justru memicu dampak positif terhadap kinerja jika dijembatani oleh motivasi yang kuat
. Hal ini mengindikasikan bahwa fleksibilitas tugas di lapangan dapat merangsang kreativitas dan kemampuan adaptasi staf saat menghadapi situasi dinamis .
Hasil riset ini memberikan rekomendasi praktis yang sangat berharga bagi para manajer hotel dan pengambil kebijakan di sektor pariwisata
Profil Peneliti
Indah Wahyu Utami, M.M. – Dosen dan peneliti di Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Duta Bangsa Surakarta. Memiliki kepakaran di bidang manajemen sumber daya manusia, perilaku organisasi, dan produktivitas industri jasa
Prof. Dr. Ilham Sentosa – Guru besar dan peneliti senior di Universitas Kuala Lumpur (UniKL) Business School, Malaysia. Ahli dalam pengembangan strategi bisnis, pemodelan struktural (SEM), dan manajemen perubahan
Ihsan Kandung Adirangga, M.Kom. – Staf pengajar dan peneliti di Universitas Duta Bangsa Surakarta, berfokus pada analisis data statistik, teknologi informasi manajemen, dan optimasi sistem operasional
Sumber Penelitian
Indah Wahyu Utami, Ilham Sentosa, Ihsan Kandung Adirangga. Linking HRM and HRD to Employee Performance: The Mediating Effects of Motivation and Empowerment. Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR). Vol. 5, No. 5 2026: 327-340.
DOI:
URL:

0 Komentar