Mengoptimalkan Strategi SEO Lokal untuk UMKM di Era AI: Studi Kasus Medan

Ilustrasi by AI

Strategi Local SEO Berbasis AI Tingkatkan Peluang UMKM Medan Muncul di Hasil Pencarian

MEDAN – Penelitian terbaru yang dilakukan oleh May Handri, Jam’an Amadi, Fajrillah, Zuhri, dan Ari Lestari dari Universitas IBBI, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma, dan STMIK Logika mengungkap bahwa strategi Local SEO untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Medan perlu beradaptasi dengan perkembangan mesin pencari berbasis kecerdasan buatan (AI). Hasil penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2026 menunjukkan bahwa frekuensi ulasan pelanggan, respons aktif pemilik usaha, serta penggunaan kata kunci lokal menjadi faktor yang lebih berpengaruh dibanding sekadar keberadaan bisnis di internet.

Temuan ini menjadi penting karena perilaku konsumen kini semakin bergantung pada pencarian digital. Sebelum membeli produk atau menggunakan jasa, masyarakat cenderung mencari informasi melalui Google dengan kata kunci seperti “dekat saya”, “terdekat”, atau nama wilayah tertentu. Dalam kondisi tersebut, bisnis yang mampu mengoptimalkan visibilitas digitalnya memiliki peluang lebih besar untuk ditemukan calon pelanggan.

Para peneliti menyoroti bahwa banyak UMKM di Medan masih mengandalkan promosi konvensional seperti rekomendasi dari mulut ke mulut atau pemasangan spanduk fisik. Padahal, perkembangan teknologi pencarian berbasis AI telah mengubah cara mesin pencari menampilkan informasi kepada pengguna.

Menurut tim peneliti, pendekatan Local SEO yang efektif saat ini tidak lagi cukup mengandalkan daftar periksa statis, melainkan harus menunjukkan aktivitas digital yang berkelanjutan dan kredibel.

Meneliti Strategi SEO yang Paling Efektif

Untuk mengidentifikasi strategi yang paling relevan, peneliti menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah 15 artikel ilmiah dan laporan industri bereputasi yang diterbitkan antara 2019 hingga 2025.

Analisis difokuskan pada beberapa faktor utama yang selama ini dianggap memengaruhi peringkat pencarian lokal, antara lain:

  • Konsistensi informasi bisnis seperti nama, alamat, dan nomor telepon (NAP).
  • Pengelolaan ulasan pelanggan.
  • Faktor E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness).
  • Penggunaan kata kunci lokal.
  • Pemanfaatan Google Business Profile.
  • Adaptasi terhadap teknologi pencarian berbasis AI.

Melalui analisis tematik, peneliti mengidentifikasi pola-pola yang paling sering muncul dan paling berpengaruh terhadap visibilitas bisnis lokal di mesin pencari modern.

Ulasan Baru Lebih Berharga daripada Ratusan Ulasan Lama

Salah satu temuan utama penelitian ini adalah meningkatnya peran faktor freshness atau kebaruan data.

Penelitian menemukan bahwa bisnis yang memperoleh sekitar 20 ulasan baru dalam 30 hari terakhir memiliki peluang lebih besar untuk tampil unggul dibanding bisnis yang memiliki ratusan ulasan lama tetapi tidak menunjukkan aktivitas terbaru.

Fenomena ini menunjukkan bahwa algoritma pencarian modern semakin memperhatikan aktivitas yang berlangsung secara real-time.

Bagi UMKM di Medan, khususnya sektor kuliner dan jasa, respons aktif terhadap ulasan pelanggan juga memberikan dampak signifikan. Peneliti menemukan bahwa balasan terhadap ulasan, terutama ulasan negatif, dapat meningkatkan tingkat klik atau Click Through Rate (CTR) hingga sekitar 10–15 persen.

Dengan kata lain, pelanggan tidak hanya menilai jumlah bintang yang diperoleh sebuah bisnis, tetapi juga memperhatikan bagaimana pemilik usaha berinteraksi dengan konsumennya.

Kata Kunci Lokal Semakin Penting di Era AI

Temuan berikutnya berkaitan dengan penggunaan kata kunci yang lebih spesifik terhadap lokasi.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kata kunci hiper-lokal seperti “servis AC Medan Petisah” atau “kuliner Belawan” lebih efektif dibanding kata kunci umum yang hanya menyebut nama kota.

Pendekatan ini membantu mesin pencari memahami secara lebih akurat lokasi dan relevansi bisnis terhadap kebutuhan pengguna.

Selain itu, penggunaan data terstruktur atau schema markup juga dinilai semakin penting. Teknologi ini memungkinkan sistem AI seperti Google Search Generative Experience (SGE) memahami informasi bisnis dengan lebih baik sehingga peluang muncul dalam ringkasan jawaban AI menjadi lebih besar.

Dalam ekosistem pencarian modern, AI tidak hanya mencari kata kunci, tetapi juga memahami konteks, lokasi, dan maksud pengguna saat melakukan pencarian.

Foto Asli dan Pengalaman Nyata Meningkatkan Kredibilitas

Penelitian juga menemukan adanya perubahan besar dalam faktor kredibilitas digital.

Jika sebelumnya banyak bisnis berfokus pada jumlah tautan atau backlink, kini mesin pencari lebih menghargai bukti pengalaman nyata dari pelanggan dan pemilik usaha.

Bisnis yang menampilkan foto asli dengan penanda lokasi (geo-tagged photos), memberikan respons personal kepada pelanggan, serta memperbarui profil bisnis secara rutin memiliki peluang lebih besar memperoleh kepercayaan dari algoritma AI.

Menurut para peneliti, sinyal pengalaman langsung atau first-hand experience menjadi salah satu faktor penting dalam konsep E-E-A-T yang kini digunakan Google dan berbagai platform AI untuk menilai kualitas informasi.

Hal ini membuat UMKM tidak cukup hanya memiliki akun Google Business Profile. Mereka juga harus menunjukkan aktivitas yang autentik dan konsisten.

Implikasi bagi Pelaku UMKM dan Pemerintah Daerah

Hasil penelitian ini memberikan sejumlah rekomendasi praktis bagi pelaku UMKM di Medan.

Tiga strategi utama yang dianggap paling penting adalah:

  1. Mengelola ulasan secara aktif, termasuk membalas komentar pelanggan dan mendorong munculnya ulasan baru secara berkala.
  2. Membuat konten hiper-lokal, dengan menyebut kawasan, kecamatan, atau lokasi ikonik di Medan yang relevan dengan bisnis.
  3. Mengoptimalkan struktur data digital, termasuk penggunaan schema markup dan pembaruan rutin Google Business Profile.

Peneliti juga merekomendasikan agar instansi pemerintah yang membina UMKM tidak hanya memberikan pelatihan pembuatan akun Google Business Profile, tetapi juga pelatihan lanjutan mengenai manajemen reputasi digital dan strategi pemasaran berbasis AI.

Menurut tim peneliti, masa depan pemasaran digital lokal tidak lagi sekadar soal keberadaan bisnis di internet, melainkan kemampuan mempertahankan aktivitas digital yang konsisten dan terpercaya.

Profil Penulis

May Handri merupakan akademisi dari Universitas IBBI yang memiliki minat penelitian pada transformasi digital dan pemasaran berbasis teknologi.

Jam’an Amadi adalah peneliti dari Universitas IBBI yang fokus pada manajemen bisnis dan pengembangan UMKM.

Fajrillah merupakan dosen dan peneliti Universitas IBBI yang menjadi penulis korespondensi dalam penelitian ini. Bidang keahliannya mencakup teknologi informasi, transformasi digital, dan inovasi bisnis.

Zuhri adalah akademisi dari Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma yang meneliti bidang manajemen dan strategi organisasi.

Ari Lestari merupakan dosen STMIK Logika dengan fokus penelitian pada sistem informasi dan teknologi digital.

Sumber Penelitian

Judul Artikel: Optimizing Local SEO Strategies for MSMEs in the AI Era: A Medan Case Study

Penulis: May Handri, Jam’an Amadi, Fajrillah, Zuhri, dan Ari Lestari

Jurnal: International Journal of Global Sustainable Research (IJGSR)

Volume dan Tahun: Vol. 4 No. 5, 2026, halaman 523–532

DOI: https://doi.org/10.59890/ijgsr.v4i5.240

Posting Komentar

0 Komentar