Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Riau - Motivasi Lebih Berpengaruh daripada Work-Life Balance pada Semangat Belajar Mahasiswa Pekerja. Penelitian yang dilakukan oleh Pitriyansyah, Agus Maulana, dan Widyawati dari Universitas Islam Indragiri dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) edisi Vol. 5 No. 3 Tahun 2026 menyoroti bahwa motivasi menjadi faktor paling menentukan dalam menjaga semangat belajar mahasiswa RPL (Recognition of Prior Learning), dibandingkan dengan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Penelitian yang dilakukan oleh Pitriyansyah, Agus Maulana, dan Widyawati dari Universitas Islam Indragiri menyoroti bahwa mahasiswa RPL umumnya adalah pekerja aktif yang harus menjalani dua peran sekaligus: sebagai karyawan dan sebagai mahasiswa.
Tantangan Mahasiswa Pekerja
Dalam beberapa tahun terakhir, program RPL semakin diminati karena memberikan kesempatan bagi pekerja untuk melanjutkan pendidikan formal. Namun, karakteristik mahasiswa RPL berbeda dengan mahasiswa reguler. Mereka harus mengatur waktu antara pekerjaan, tugas kuliah, dan kehidupan pribadi. Peneliti mencatat bahwa banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam membagi prioritas. Dampaknya terlihat pada keterlambatan mengerjakan tugas, rendahnya partisipasi di kelas, dan menurunnya fokus belajar. Dalam konteks ini, dua faktor utama menjadi sorotan: work-life balance (keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi) serta motivasi belajar.
Metode Penelitian Sederhana namun Kuat
Penelitian dilakukan di Kampus II Universitas Islam Indragiri pada Desember 2025 hingga Maret 2026. Sebanyak 113 mahasiswa RPL yang juga bekerja dipilih sebagai responden dari total 157 mahasiswa aktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan pendekatan statistik regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Metode ini memungkinkan peneliti mengukur seberapa besar pengaruh masing-masing faktor terhadap semangat belajar mahasiswa.
Hasil Utama: Motivasi Jadi Penentu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama, work-life balance dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap semangat belajar mahasiswa. Namun, ketika diuji secara terpisah, hanya motivasi yang terbukti memiliki pengaruh kuat dan signifikan.
Beberapa temuan penting dalam penelitian ini antara lain:
Penelitian yang dilakukan oleh Pitriyansyah, Agus Maulana, dan Widyawati dari Universitas Islam Indragiri menyoroti bahwa mahasiswa RPL umumnya adalah pekerja aktif yang harus menjalani dua peran sekaligus: sebagai karyawan dan sebagai mahasiswa.
Tantangan Mahasiswa Pekerja
Dalam beberapa tahun terakhir, program RPL semakin diminati karena memberikan kesempatan bagi pekerja untuk melanjutkan pendidikan formal. Namun, karakteristik mahasiswa RPL berbeda dengan mahasiswa reguler. Mereka harus mengatur waktu antara pekerjaan, tugas kuliah, dan kehidupan pribadi. Peneliti mencatat bahwa banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam membagi prioritas. Dampaknya terlihat pada keterlambatan mengerjakan tugas, rendahnya partisipasi di kelas, dan menurunnya fokus belajar. Dalam konteks ini, dua faktor utama menjadi sorotan: work-life balance (keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi) serta motivasi belajar.
Metode Penelitian Sederhana namun Kuat
Penelitian dilakukan di Kampus II Universitas Islam Indragiri pada Desember 2025 hingga Maret 2026. Sebanyak 113 mahasiswa RPL yang juga bekerja dipilih sebagai responden dari total 157 mahasiswa aktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan pendekatan statistik regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Metode ini memungkinkan peneliti mengukur seberapa besar pengaruh masing-masing faktor terhadap semangat belajar mahasiswa.
Hasil Utama: Motivasi Jadi Penentu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama, work-life balance dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap semangat belajar mahasiswa. Namun, ketika diuji secara terpisah, hanya motivasi yang terbukti memiliki pengaruh kuat dan signifikan.
Beberapa temuan penting dalam penelitian ini antara lain:
- Motivasi memiliki pengaruh sangat kuat terhadap semangat belajar, dengan nilai koefisien regresi 0,775.
- Work-life balance tidak memiliki pengaruh signifikan secara langsung terhadap semangat belajar.
- Kedua variabel secara bersama-sama menjelaskan 91,7% variasi semangat belajar mahasiswa.
- Sisanya 8,3% dipengaruhi faktor lain seperti lingkungan belajar atau dukungan sosial.
Artinya, meskipun keseimbangan hidup penting, faktor internal seperti dorongan diri, tujuan belajar, dan keinginan untuk berkembang jauh lebih menentukan.
Implikasi untuk Kampus dan Mahasiswa
Temuan ini memiliki dampak langsung bagi dunia pendidikan tinggi, khususnya bagi program yang menyasar mahasiswa pekerja.
Bagi kampus, hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya:
Implikasi untuk Kampus dan Mahasiswa
Temuan ini memiliki dampak langsung bagi dunia pendidikan tinggi, khususnya bagi program yang menyasar mahasiswa pekerja.
Bagi kampus, hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya:
- Mengembangkan strategi pembelajaran yang meningkatkan motivasi mahasiswa.
- Memberikan dukungan psikologis dan akademik yang berfokus pada tujuan belajar.
- Menciptakan lingkungan belajar yang mendorong partisipasi aktif.
Sementara bagi mahasiswa, penelitian ini menjadi pengingat bahwa:
- Motivasi internal adalah aset utama dalam keberhasilan belajar.
- Manajemen waktu tetap penting, tetapi tidak cukup tanpa dorongan belajar yang kuat.
- Menetapkan tujuan akademik yang jelas dapat meningkatkan semangat belajar.
Profil Penulis
Pitriyansyah, S.E., M.M adalah peneliti dan dosen di Universitas Islam Indragiri yang berfokus pada bidang manajemen sumber daya manusia dan pendidikan.
Agus Maulana, S.E., M.M di Universitas Islam Indragiri merupakan akademisi di bidang manajemen dengan keahlian pada human capital dan pengembangan organisasi.
Widyawati, S.E., M.M adalah di Universitas Islam Indragiri peneliti yang aktif dalam kajian pendidikan dan perilaku mahasiswa, khususnya dalam konteks pembelajaran orang dewasa.
Sumber Penelitian
Pitriyansyah, Agus Maulana, Widyawati. (2026). The Influence of Work-Life Balance and Motivation on the Learning Spirit of RPL Students in the Management Study Program at Indragiri Islamic University. Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR), Vol. 5 No. 3, halaman 171–186.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjsr.v5i3.17
URL: https://journalfjsr.my.id/index.php/fjsr
Sumber Penelitian
Pitriyansyah, Agus Maulana, Widyawati. (2026). The Influence of Work-Life Balance and Motivation on the Learning Spirit of RPL Students in the Management Study Program at Indragiri Islamic University. Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR), Vol. 5 No. 3, halaman 171–186.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjsr.v5i3.17
URL: https://journalfjsr.my.id/index.php/fjsr

0 Komentar