Lingkungan Kerja Jadi Faktor Utama Loyalitas Karyawan Depot Kontainer di Sulawesi Tengah

Ilustrasi by AI

FORMOSA NEWS - PALU — Lingkungan kerja terbukti menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap loyalitas karyawan di perusahaan depot kontainer di Sulawesi Tengah. Temuan ini diungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Yuldi Mile, Mohammad Ilham Pakawaru, dan Faldi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako. Penelitian dilakukan pada 2023 dan dipublikasikan dalam Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) tahun 2026.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja, stres kerja, dan lingkungan kerja secara bersama-sama memengaruhi loyalitas karyawan. Namun ketika dianalisis secara terpisah, hanya lingkungan kerja yang terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pekerja. Temuan ini penting karena loyalitas karyawan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberlangsungan dan produktivitas perusahaan.

Industri depot kontainer memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi barang dan logistik. Operasional perusahaan bergantung pada koordinasi yang baik antara pekerja, alat berat, dan sistem distribusi. Dalam kondisi tersebut, perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki loyalitas tinggi terhadap organisasi.

Menurut para peneliti, loyalitas karyawan merupakan bentuk kesetiaan dan komitmen terhadap perusahaan yang tercermin dalam dedikasi, tanggung jawab, dan keinginan untuk tetap bekerja dalam jangka panjang. Loyalitas yang tinggi dapat membantu perusahaan menjaga stabilitas operasional dan meningkatkan efisiensi kerja.

Untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas tersebut, tim peneliti melakukan survei terhadap seluruh karyawan yang bekerja di tiga perusahaan depot kontainer di Sulawesi Tengah, yaitu PT Toloan, PT Metta Maju Perkasa (Temas Depot), dan Samas Container Depot. Total terdapat 57 responden yang seluruhnya dijadikan sampel penelitian.

Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, studi literatur, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS versi 25.

Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga faktor yang diteliti memiliki pengaruh simultan terhadap loyalitas karyawan. Namun ketika diuji satu per satu, hasilnya menunjukkan pola yang berbeda.

Temuan utama penelitian meliputi:

  • Kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan.
  • Stres kerja juga tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan.
  • Lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan.
  • Ketiga variabel secara bersama-sama tetap memberikan pengaruh terhadap loyalitas pekerja.

Penelitian menemukan bahwa sebagian besar karyawan tetap menunjukkan loyalitas tinggi meskipun tidak selalu merasa puas dengan peluang promosi yang tersedia di perusahaan. Beberapa responden mengaku kesempatan promosi belum merata dan aturan terkait jenjang karier masih belum jelas. Meski demikian, banyak karyawan yang tetap bertahan bekerja selama enam hingga lebih dari sepuluh tahun.

Kondisi serupa juga terlihat pada aspek stres kerja. Sebagian karyawan mengaku menghadapi tekanan terkait pengembangan karier dan ketidakpastian promosi. Namun tekanan tersebut ternyata tidak cukup kuat untuk menurunkan tingkat loyalitas mereka terhadap perusahaan.

Sebaliknya, lingkungan kerja menjadi faktor yang paling menentukan. Para responden menilai hubungan yang baik antara atasan dan bawahan, budaya saling menghormati, serta suasana kerja yang nyaman mampu meningkatkan rasa memiliki terhadap perusahaan.

Penelitian mencatat bahwa kebiasaan sederhana seperti saling menyapa, berjabat tangan dengan atasan, dan terciptanya komunikasi yang terbuka berkontribusi dalam membangun hubungan kerja yang positif. Lingkungan yang kondusif membuat karyawan merasa dihargai sehingga lebih termotivasi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.

Menurut Yuldi Mile dan tim peneliti dari Universitas Tadulako, lingkungan kerja yang sehat tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga memperkuat loyalitas pegawai. Ketika pekerja merasa aman, diterima, dan memiliki hubungan yang baik dengan rekan maupun pimpinan, mereka cenderung bertahan lebih lama dan menunjukkan komitmen yang lebih tinggi terhadap organisasi.

Temuan ini memberikan pesan penting bagi dunia usaha, khususnya sektor logistik dan transportasi. Banyak perusahaan selama ini lebih fokus pada aspek kompensasi atau target kinerja, padahal kualitas lingkungan kerja dapat menjadi faktor yang lebih menentukan dalam mempertahankan karyawan.

Bagi manajemen perusahaan, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk memperkuat budaya kerja yang positif, memperbaiki komunikasi internal, dan menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan psikologis karyawan. Upaya tersebut berpotensi meningkatkan loyalitas sekaligus produktivitas tenaga kerja.

Meski demikian, peneliti juga mencatat bahwa model penelitian ini hanya mampu menjelaskan sekitar 13 persen variasi loyalitas karyawan. Artinya, masih terdapat banyak faktor lain yang berpengaruh tetapi belum diteliti, seperti kepemimpinan, kompensasi, pengembangan karier, budaya organisasi, maupun keterikatan karyawan terhadap perusahaan.

Ke depan, para peneliti merekomendasikan penelitian lanjutan dengan jumlah responden yang lebih besar dan cakupan perusahaan yang lebih luas. Pendekatan penelitian campuran yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif juga dinilai dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor pembentuk loyalitas karyawan.

Profil Penulis

Yuldi Mile merupakan akademisi dan peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako yang memiliki minat penelitian di bidang manajemen sumber daya manusia dan perilaku organisasi.

Mohammad Ilham Pakawaru adalah dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako dengan fokus kajian pada manajemen organisasi, pengembangan sumber daya manusia, dan kebijakan bisnis.

Faldi merupakan peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako yang aktif meneliti isu-isu terkait manajemen SDM, lingkungan kerja, dan loyalitas karyawan.

Sumber Penelitian

Mile, Y., Pakawaru, M. I., & Faldi. (2026). “Job Satisfaction, Work Stress, and the Work Environment: Their Impact on Employee Loyalty at a Container Depot Company in Central Sulawesi.” Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR), Vol. 5 No. 5, hlm. 1333–1348.

DOI: https://doi.org/10.55927/fjmr.v5i5.70

Jurnal resmi: https://journalfjmr.my.id/index.php/fjmr

Posting Komentar

0 Komentar