Gambar: Mahasiswa ARO Gapopin Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di SMK
SMK Bintang Nusantara menjadi lokasi pelaksanaan Ujian Akhir Profesi (UAP) mahasiswa ARO Gapopin yang berlangsung dengan nuansa berbeda. Tidak hanya menjadi ajang evaluasi kompetensi akademik, kegiatan tersebut juga diwujudkan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui pemeriksaan mata gratis dan pemberian kacamata bagi guru serta siswa yang membutuhkan.
Sejak pagi, suasana aula sekolah tampak ramai dipenuhi siswa dan tenaga pendidik yang antre untuk mengikuti pemeriksaan. Sejumlah mahasiswa terlihat sibuk menyiapkan alat pemeriksaan refraksi, kartu visus, hingga meja konsultasi. Kegiatan yang dikemas secara edukatif dan humanis itu menghadirkan pengalaman langsung bagi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekolah.
Pelaksanaan UAP ini bertujuan menguji keterampilan mahasiswa dalam melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan ketajaman penglihatan (visus), refraksi, konsultasi keluhan mata, hingga rekomendasi penggunaan kacamata. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi penting mengenai kesehatan mata, terutama bagi kalangan pelajar yang sehari-hari tidak lepas dari penggunaan gawai dan aktivitas belajar dengan intensitas tinggi.
Dalam proses pemeriksaan, peserta terlebih dahulu menjalani tes visus menggunakan kartu Snellen untuk mengetahui tingkat ketajaman penglihatan. Setelah itu, mahasiswa melakukan pemeriksaan refraksi guna menentukan kondisi mata dan kebutuhan lensa koreksi. Beberapa siswa tampak antusias saat mencoba lensa percobaan dan merasakan perubahan penglihatan yang lebih jelas.
Tidak sedikit pula guru yang mengaku baru mengetahui kondisi matanya setelah mengikuti pemeriksaan tersebut. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan komunikatif. Mahasiswa tidak hanya memeriksa, tetapi juga memberikan penjelasan sederhana mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata, pola penggunaan gadget yang sehat, hingga tanda-tanda gangguan penglihatan yang perlu diwaspadai.
Sebagai bentuk tindak lanjut, peserta yang teridentifikasi mengalami gangguan refraksi dan membutuhkan alat bantu penglihatan mendapatkan kacamata secara gratis. Momen pembagian kacamata menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam kegiatan itu. Beberapa siswa tampak tersenyum saat pertama kali mencoba kacamata yang membuat pandangan mereka menjadi lebih jelas.
Kepala Sekolah SMK Bintang Nusantara, Nurhadi, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program seperti ini memberikan manfaat besar bagi warga sekolah, terutama dalam meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan mata.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa ARO Gapopin ini. Selain membantu siswa dan guru mengetahui kondisi kesehatan mata mereka, kegiatan ini juga memberikan edukasi yang sangat penting. Banyak siswa yang sebelumnya tidak sadar mengalami gangguan penglihatan, sehingga ini tentu sangat membantu proses belajar mereka,” ujar Nurhadi.
Sementara itu, dosen pembimbing kegiatan, Hanie, menegaskan bahwa praktik lapangan seperti ini merupakan bagian penting dalam pembentukan kompetensi mahasiswa profesi refraksi optisi.
“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori di kelas. Mereka harus mampu menerapkan kompetensi secara langsung di masyarakat dengan pendekatan yang profesional dan humanis. Kegiatan seperti ini melatih keterampilan teknis sekaligus empati mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan mata,” jelas Hanie.
Lebih lanjut, ia menilai meningkatnya penggunaan perangkat digital di kalangan pelajar membuat edukasi kesehatan mata menjadi semakin relevan. Pemeriksaan rutin, menurutnya, perlu dibiasakan agar gangguan penglihatan dapat terdeteksi lebih dini dan tidak mengganggu aktivitas belajar.
Gambar: Mahasiswa ARO Gapopin Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di SMK
Salah satu mahasiswa peserta UAP, Fariq, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai bentuk ujian kompetensi, tetapi juga wujud kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat.
“Kami ingin UAP ini tidak hanya menjadi penilaian akademik semata, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui pemeriksaan dan pembagian kacamata gratis ini, kami berharap siswa maupun guru bisa lebih peduli terhadap kesehatan mata mereka,” kata Fariq.
Ia juga mengungkapkan bahwa pengalaman terjun langsung ke lapangan menjadi pembelajaran penting bagi mahasiswa profesi. Menurutnya, interaksi dengan masyarakat memberikan gambaran nyata mengenai kebutuhan pelayanan kesehatan mata di lingkungan pendidikan.
Kegiatan UAP di SMK Bintang Nusantara tersebut pun mendapat respons positif dari para siswa. Selain memperoleh pemeriksaan gratis, mereka juga merasa lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mata sejak usia sekolah.
Gambar: Mahasiswa ARO Gapopin Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di SMK
Melalui kegiatan itu, mahasiswa ARO Gapopin tidak hanya menunjukkan kemampuan profesional, tetapi juga menghadirkan nilai pengabdian yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Semangat belajar sekaligus melayani menjadi gambaran nyata bagaimana dunia pendidikan dapat berjalan berdampingan dengan kepedulian sosial.
Ke depan, pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan yang lebih luas. Selain membantu kebutuhan kesehatan mata siswa, program semacam ini dinilai mampu membangun kesadaran kolektif bahwa kesehatan penglihatan merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pendidikan.
0 Komentar