Penguatan Karakter Disiplin Anak melalui Kegiatan Habitasi di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Melati Tobungku, Kecamatan Totikum Selatan


Ilustrasi by AI 

Metode Pembiasaan Tingkatkan Disiplin Anak PAUD di Banggai hingga 83 Persen

Penerapan metode pembiasaan secara konsisten terbukti meningkatkan kedisiplinan anak usia dini di PAUD Melati, Desa Tobungku, Sulawesi Tengah. Temuan ini dilaporkan oleh Karmila P. Lamadang bersama tim peneliti dari Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai dalam penelitian yang dipublikasikan tahun 2026 di Indonesian Journal of Society Development. Studi ini menunjukkan bahwa rutinitas sederhana seperti datang tepat waktu, merapikan mainan, dan mengikuti instruksi guru dapat membentuk karakter disiplin anak secara signifikan dalam waktu relatif singkat.

Penelitian dilakukan pada anak-anak PAUD Melati di Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan. Hasilnya menjadi penting karena menjawab tantangan rendahnya kedisiplinan anak usia dini, terutama di wilayah dengan keterbatasan pengawasan orang tua akibat aktivitas ekonomi yang tinggi.

Disiplin Anak Masih Rendah di Tahap Awal

Pada tahap awal pengamatan, banyak anak belum menunjukkan perilaku disiplin yang konsisten. Beberapa indikator utama menunjukkan kondisi yang masih perlu diperbaiki:

  • Hanya 50% anak datang tepat waktu
  • 58% anak merapikan mainan setelah digunakan
  • 67% anak mengikuti instruksi guru dengan baik
  • Hanya 46% anak menyelesaikan tugas tepat waktu

Data ini menggambarkan bahwa sebagian besar anak masih membutuhkan pembiasaan dan bimbingan yang lebih terstruktur dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di sekolah.

Kondisi ini tidak terlepas dari latar belakang lingkungan. Desa Tobungku merupakan wilayah dengan aktivitas ekonomi tinggi, di mana orang tua bekerja sebagai nelayan, petani, dan pelaku usaha. Keterbatasan waktu orang tua dalam mendampingi anak di rumah menjadikan lembaga PAUD sebagai tempat strategis dalam membentuk karakter disiplin sejak dini.

Metode Pembiasaan sebagai Solusi Praktis

Tim peneliti yang terdiri dari Karmila P. Lamadang, Virnayanti Metes, Fitriani R DG. Ali, dan Sasmawati Labungi menerapkan metode pembiasaan melalui pendekatan penelitian tindakan kelas.

Program dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan berulang:

  • Perencanaan kegiatan
  • Pelaksanaan pembiasaan harian
  • Observasi perilaku anak
  • Refleksi dan perbaikan strategi

Pembiasaan dilakukan melalui aktivitas rutin seperti:

  • Berbaris sebelum masuk kelas
  • Datang tepat waktu
  • Merapikan mainan setelah digunakan
  • Mengikuti instruksi guru
  • Menyelesaikan tugas sesuai waktu

Guru juga memberikan contoh langsung, penguatan verbal, serta pengulangan secara konsisten agar perilaku disiplin tertanam secara alami.

Hasil Penelitian: Disiplin Meningkat Bertahap

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan disiplin yang signifikan dari tahap awal hingga siklus kedua.

Perkembangan dari pra-siklus ke siklus I:

  • Kehadiran tepat waktu meningkat dari 50% menjadi 67%
  • Kebiasaan merapikan mainan meningkat menjadi 67%
  • Kepatuhan terhadap instruksi guru meningkat menjadi 71%
  • Penyelesaian tugas tepat waktu meningkat menjadi 54%

Perkembangan pada siklus II:

  • Kehadiran tepat waktu mencapai 79%
  • Merapikan mainan mencapai 71%
  • Mengikuti instruksi guru mencapai 75%
  • Menyelesaikan tugas tepat waktu mencapai 83%

Peningkatan paling signifikan terlihat pada kemampuan anak menyelesaikan tugas tepat waktu. Anak mulai menunjukkan rasa tanggung jawab yang lebih tinggi terhadap aktivitas yang diberikan.

Perubahan Perilaku Anak Terlihat Nyata

Selain peningkatan angka, perubahan perilaku juga terlihat secara langsung di kelas. Anak-anak mulai terbiasa mengikuti rutinitas tanpa harus diingatkan terus-menerus. Mereka juga lebih tertib saat kegiatan berlangsung dan lebih mandiri dalam menyelesaikan tugas.

Guru melaporkan bahwa konsistensi menjadi faktor kunci. Anak-anak yang sebelumnya sulit diatur mulai menunjukkan kebiasaan positif setelah rutinitas dilakukan secara berulang.

Karmila P. Lamadang dari Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai menjelaskan bahwa pembiasaan yang dilakukan secara terus-menerus mampu membentuk perilaku anak secara alami. Ia menekankan bahwa anak belajar melalui pengulangan dan contoh nyata dari lingkungan sekitarnya.

Implikasi untuk Pendidikan Anak Usia Dini

Hasil penelitian ini memberikan dampak penting bagi dunia pendidikan, khususnya PAUD:

  • Sekolah dapat menerapkan metode pembiasaan sebagai strategi utama pembentukan karakter
  • Guru berperan sebagai teladan dalam membangun disiplin
  • Orang tua perlu melanjutkan pembiasaan di rumah
  • Pemerintah dapat mendorong program pendidikan karakter berbasis rutinitas

Metode ini dinilai efektif karena sederhana, tidak membutuhkan fasilitas khusus, dan dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. Dengan pendekatan yang konsisten, perubahan perilaku dapat terjadi dalam waktu relatif singkat.

Namun, penelitian ini juga mencatat bahwa belum semua indikator mencapai target optimal di atas 85%. Beberapa anak masih membutuhkan pendampingan intensif, sehingga diperlukan kesinambungan program dalam jangka panjang.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan

Penelitian ini menegaskan bahwa pembentukan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Peran keluarga dan lingkungan sangat menentukan keberhasilan program.

Kolaborasi antara guru dan orang tua menjadi faktor utama dalam memperkuat hasil pembiasaan. Tanpa dukungan dari rumah, perubahan perilaku anak di sekolah berpotensi tidak bertahan lama.

Dengan pendekatan yang terintegrasi, pembiasaan dapat menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.

Profil Penulis

Karmila P. Lamadang adalah akademisi dari Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai yang fokus pada pendidikan anak usia dini dan penguatan karakter. Ia bekerja sama dengan Virnayanti Metes, Fitriani R DG. Ali, dan Sasmawati Labungi, yang memiliki keahlian di bidang pendidikan dan pengembangan masyarakat. Tim ini aktif melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat di wilayah pedesaan.

Sumber Penelitian

Lamadang, K. P., Metes, V., Ali, F. R. DG., & Labungi, S. (2026). Strengthening Children's Disciplined Character through Habitative Activities at Melati Tobungku PAUD, South Totikum District. Indonesian Journal of Society Development (IJSD), Vol. 5 No. 2, 95–104.
DOIhttps://doi.org/10.55927/ijsd.v5i2.11
URLhttps://journalijsd.my.id/index.php/ijsd/index

Posting Komentar

0 Komentar