Pendampingan RPP Tingkatkan Kompetensi Guru TK di Simpong Secara Signifikan

Ilustrasi by AI

Program pendampingan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dilakukan oleh Fitriani Tean, Nurarfa Indriyani, Tenri Esa, Rindi Lakoro, dan Sri Aprianti Mayang dari Universitas Muhammadiyah Luwuk pada 2026 terbukti meningkatkan kompetensi guru TK di Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk. Hasil ini penting karena kualitas perencanaan pembelajaran menjadi fondasi utama keberhasilan pendidikan anak usia dini.

Di TK ABA Simpong dan TK ABA Luwuk, kemampuan guru dalam menyusun RPP sesuai standar Kurikulum 2013 masih terbatas. Banyak dokumen RPP belum lengkap, tidak sistematis, dan sering hanya menyalin dari tahun sebelumnya tanpa penyesuaian dengan kebutuhan siswa. Kondisi ini berdampak pada proses pembelajaran yang kurang terarah dan tidak optimal.

Untuk mengatasi masalah tersebut, tim peneliti melaksanakan program pendampingan selama enam minggu yang melibatkan lima guru dari dua sekolah. Kegiatan dilakukan melalui kombinasi metode sederhana dan praktis, meliputi penyampaian materi, workshop penyusunan RPP, pendampingan individu, serta evaluasi dan umpan balik langsung terhadap hasil kerja guru.

Proses dimulai dari identifikasi kemampuan awal, dilanjutkan dengan pelatihan konsep RPP, praktik langsung penyusunan, hingga bimbingan personal. Pendekatan ini memungkinkan setiap guru belajar sesuai kebutuhan dan tingkat kemampuannya.

Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru:

  • Pemahaman tentang komponen RPP meningkat hingga 100% peserta
  • Sebanyak 80% guru mampu menyusun RPP secara mandiri
  • Sekitar 80% RPP yang dihasilkan telah memenuhi standar kualitas
  • Tingkat kepuasan peserta mencapai 92%

Data pada tabel hasil di halaman 8 juga menunjukkan bahwa setiap sekolah berhasil menghasilkan dokumen RPP final yang siap digunakan dalam pembelajaran, dengan total 8 RPP di TK ABA Simpong dan 6 RPP di TK ABA Luwuk.

Fitriani Tean dari Universitas Muhammadiyah Luwuk menegaskan bahwa kombinasi antara teori dan praktik langsung menjadi kunci keberhasilan program ini. Pendekatan yang personal dan berkelanjutan membantu guru memahami tidak hanya konsep, tetapi juga keterampilan teknis dalam menyusun RPP yang berkualitas.

Dampak program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan individu guru, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di kelas. Dengan RPP yang lebih sistematis dan kontekstual, proses belajar menjadi lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Dalam jangka panjang, program ini berpotensi menjadi model pengembangan kompetensi guru PAUD, terutama di daerah dengan keterbatasan pelatihan. Namun, keberlanjutan program memerlukan dukungan lanjutan seperti pelatihan berkala, pembentukan komunitas belajar guru, serta pemanfaatan teknologi dalam penyusunan RPP.

Profil Penulis

  • Fitriani Tean - Universitas Muhammadiyah Luwuk
  • Nurarfa Indriyani- Universitas Muhammadiyah Luwuk
  • Tenri Esa- Universitas Muhammadiyah Luwuk
  • Rindi Lakoro- Universitas Muhammadiyah Luwuk
  •  Sri Aprianti Mayang- Universitas Muhammadiyah Luwuk

Sumber Penelitian

Tean, F., Indriyani, N., Esa, T., Lakoro, R., & Mayang, S. A. (2026). Assistance in Preparing Lesson Plans for Teachers at Aba Simpong Kindergarten and Aba Luwuk Kindergarten in Simpong Village, Luwuk District. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB), Vol. 5 No. 3, 225–234.

URL : https://journaljpmb.my.id/index.php/jpmb

DOI:   https://doi.org/10.55927/jpmb.v5i3.8


Posting Komentar

0 Komentar