Media Visual Tingkatkan Konsentrasi Belajar Anak TK Negeri Sobonon

Ilustrasi by AI

Pemanfaatan media visual dalam pembelajaran terbukti meningkatkan konsentrasi belajar anak Kelompok A di TK Negeri Sobonon. Temuan ini disampaikan oleh Mustika Ayu Arsad dan Hadija Lindja dari Universitas Muhammadiyah Luwuk dalam penelitian tahun 2026, yang menegaskan pentingnya strategi pembelajaran interaktif bagi anak usia dini.

Konsentrasi belajar menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan anak usia dini. Namun, di lapangan, anak sering kehilangan fokus setelah beberapa menit pembelajaran, terutama ketika metode yang digunakan kurang menarik. Kondisi ini juga terjadi di TK Negeri Sobonon, di mana anak mulai menunjukkan tanda-tanda bosan seperti berjalan di kelas atau tidak memperhatikan guru setelah 15–20 menit pembelajaran berlangsung.

Untuk mengatasi masalah tersebut, tim peneliti menerapkan media visual berupa gambar cetak yang disesuaikan dengan tema pembelajaran. Program ini dilakukan melalui beberapa tahap sederhana, yaitu observasi awal, wawancara dengan guru, perancangan media, serta implementasi dalam kegiatan belajar seperti mewarnai gambar, menyusun urutan cerita, dan menceritakan kembali hasilnya.

Pendekatan ini menempatkan anak sebagai peserta aktif yang berinteraksi langsung dengan media pembelajaran, sehingga proses belajar menjadi lebih menarik dan tidak monoton.

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang jelas pada berbagai aspek konsentrasi belajar anak:

  • Anak mampu mempertahankan perhatian lebih lama selama pembelajaran
  • Partisipasi meningkat, anak lebih aktif dan antusias mengikuti kegiatan
  • Ketelitian dalam mengerjakan tugas seperti mewarnai menjadi lebih baik
  • Keberanian meningkat, lebih banyak anak berani berbicara di depan kelas

Data pada tabel halaman 12 juga menunjukkan perubahan signifikan sebelum dan sesudah penggunaan media visual, terutama pada aspek fokus, keterlibatan, dan respons terhadap materi pembelajaran.

Mustika Ayu Arsad dari Universitas Muhammadiyah Luwuk menjelaskan bahwa media visual mampu merangsang perhatian anak melalui rangsangan visual yang konkret dan menarik. Menurutnya, anak usia dini lebih mudah memahami informasi melalui gambar dibandingkan penjelasan verbal semata.

Dampak penggunaan media visual tidak hanya terbatas pada peningkatan konsentrasi, tetapi juga mendukung perkembangan lain seperti kemampuan berpikir logis, komunikasi, kreativitas, dan kepercayaan diri anak. Aktivitas seperti mewarnai dan menyusun gambar juga membantu melatih motorik halus dan daya ingat.

Meski demikian, penelitian ini juga menemukan kendala berupa keterbatasan fasilitas media pembelajaran serta kurangnya pelatihan guru dalam mengembangkan media yang inovatif. Hal ini menunjukkan perlunya dukungan lebih lanjut dari sekolah dan pemangku kebijakan dalam menyediakan sarana serta pelatihan yang memadai.

Dalam jangka panjang, pemanfaatan media visual memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di pendidikan anak usia dini. Dengan pengembangan yang berkelanjutan, metode ini dapat menjadi strategi efektif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan berpusat pada anak.

Profil Penulis

  • Mustika Ayu Arsad - Universitas Muhammadiyah Luwuk
  • Hadija Lindja- Universitas Muhammadiyah Luwuk

Sumber Penelitian

Arsad, M. A., & Lindja, H. (2026). Utilization of Visual Media to Improve Children's Concentration in Learning in Group A at Sobonon State Kindergarten. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB), Vol. 5 No. 3, 235–248. 

DOI : https://doi.org/10.55927/jpmb.v5i3.9

URL : https://journaljpmb.my.id/index.php/jpmb


Posting Komentar

0 Komentar