Peran Pelatihan Pelayanan Prima dalam Membangun Perilaku Layanan Prososial Karyawan di Firma Konsultan Psikologi: Sebuah Pendekatan Studi Kasus


Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Surabaya - Pelatihan Service Excellence Dorong Perilaku Prososial Karyawan Konsultan Psikologi. Penelitian yang dilakukan oleh Digdaya Putra Bhayangkara, Andik Matulessy, dan Amanda Pasca Rini dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya,  dalam artikel ilmiah yang terbit di Formosa Journal of Applied Sciences. (FJAS) edisi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 menyoroti bahwa perusahaan konsultan psikologi yang menghadapi tantang klasik sektor jasa profesional: volume layanan tinggi tidak selalu diiringi kualitas interaksi yang memadai. 

Penelitian yang dilakukan oleh 
Digdaya Putra BhayangkaraAndik Matulessy, dan Amanda Pasca Rini dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menyoroti bahwa 
adanya kesenjangan antara tuntutan layanan dan perilaku pelayanan karyawan di lapangan.

Mengapa Pelatihan Layanan Menjadi Penting

Dalam layanan psikologi, kualitas interaksi menjadi kunci utama. Klien membutuhkan kejelasan, rasa aman, dan sikap empatik dari petugas. Peneliti menjelaskan bahwa memperbaiki prosedur operasional saja tidak cukup. Aspek psikologis karyawan seperti sikap, perhatian, dan tindakan nyata saat melayani menentukan pengalaman klien secara langsung.

Pelatihan service excellence diposisikan bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan proses pembelajaran psikologis. Melalui pelatihan ini, nilai-nilai pelayanan ditanamkan agar karyawan mampu menerapkannya secara konsisten dalam situasi kerja nyata.

Metode Penelitian dengan Pendekatan Kasus

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen pelatihan. Informan terdiri dari karyawan yang mengikuti pelatihan, atasan langsung, serta manajemen yang terlibat dalam perancangan program.

Pendekatan ini memungkinkan peneliti menggali pengalaman subjektif karyawan: bagaimana mereka memaknai pelatihan, perubahan apa yang dirasakan, dan bagaimana nilai pelayanan diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola perubahan perilaku yang muncul setelah pelatihan.

Tiga Pilar Perilaku Prososial

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan service excellence membentuk perilaku prososial karyawan melalui tiga aspek utama yang saling terkait:

Sikap (Attitude) 
Pelatihan mendorong karyawan menampilkan sikap profesional, berpikir positif, dan menghormati setiap klien. Sikap ini menjadi fondasi awal yang membangun kesan pertama, terutama penting dalam layanan psikologi yang menuntut rasa percaya dan kenyamanan.

Perhatian (Attention) 
Karyawan menjadi lebih peka terhadap kebutuhan klien. Hal ini terlihat dari cara mereka menjelaskan instruksi tes dengan lebih jelas, mendengarkan keluhan secara empatik, serta merespons masalah dengan cepat dan tepat.

Tindakan (Action) 
Nilai pelayanan diterjemahkan ke dalam tindakan nyata, seperti komunikasi yang lebih terstruktur, pendampingan klien selama proses layanan, dan pengelolaan waktu yang lebih efektif untuk mengurangi antrean.


Integrasi ketiga aspek ini menghasilkan layanan yang dinilai lebih manusiawi, konsisten, dan bermakna bagi klien.

Implikasi bagi Dunia Usaha dan Kebijakan SDM

Temuan ini relevan bagi perusahaan jasa, khususnya yang bergerak di bidang layanan profesional seperti konsultan, kesehatan, dan pendidikan. Pelatihan service excellence perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia, bukan sekadar program pelengkap.

Peneliti merekomendasikan agar pelatihan dilakukan secara berkelanjutan dan dievaluasi secara rutin dengan melibatkan umpan balik klien. Pendekatan ini dinilai mampu menjaga konsistensi perilaku prososial karyawan di tengah tekanan kerja yang tinggi.

Profil Singkat Penulis


Digdaya Putra Bhayangkara, S.Psi.
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Bidang psikologi industri dan organisasi

Andik Matulessy, M.Psi., Psikolog 
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Bidang psikologi kerja dan layanan

Amanda Pasca Rini, M.Psi.
 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Bidang pengembangan sumber daya manusia

 

Sumber Penelitian

Digdaya Putra Bhayangkara, Andik Matulessy, Amanda Pasca Rini. The Role of Service Excellence Training in Building Employees’ Prosocial Service Behavior in a Psychology Consulting Firm: A Case Study Approach. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS), Vol. 5 No. 1, hlm 497-504. 2026

DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i2.579

URL Resmi: https://srhformosapublisher.org/index.php/fjas

Posting Komentar

0 Komentar