Pengaruh Sosialisasi Keuangan dan Kontrol Diri terhadap Kesejahteraan Finansial dengan Perilaku Manajemen Keuangan sebagai Mediasi pada Pengguna Paylater Generasi Z di Bandung

Ilustrasi by AI

Bandung, Jawa Barat— Pengaruh Sosialisasi Keuangan dan Kontrol Diri terhadap Kesejahteraan Finansial dengan Perilaku Manajemen Keuangan sebagai Mediasi pada Pengguna Paylater Generasi Z di Bandung. Penelitian ini dilakukan oleh Siti Sabila Zulfia Maulana dan Ferikawita Magdalena Sembiring dari Universitas Jenderal Achmad Yani dalam artikel ilmiah yang terbit di East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) pada tahun 2026.

Penelitian yang dilakukan oleh oleh Siti Sabila Zulfia Maulana dan Ferikawita Magdalena Sembiring mengungkapkan bahwa perilaku manajemen keuangan menjadi jembatan penting yang menghubungkan sosialisasi keuangan dan kontrol diri dengan kesejahteraan finansial jangka panjang.

Paylater: kemudahan finansial yang membawa risiko baru

Perkembangan teknologi finansial telah mengubah cara generasi muda melakukan transaksi. Fitur Paylater memungkinkan konsumen membeli terlebih dahulu dan membayar kemudian tanpa kartu kredit fisik, sehingga menjadi solusi cepat bagi kebutuhan dana jangka pendek. Generasi Z yang terbiasa dengan teknologi digital menjadi kelompok yang paling cepat mengadopsi layanan ini.

Namun, kemudahan tersebut juga meningkatkan potensi perilaku konsumtif. Di Kota Bandung, yang termasuk wilayah dengan pertumbuhan pengguna Paylater tinggi, penggunaan layanan ini sering kali tidak diiringi kemampuan pengelolaan keuangan yang memadai. Beberapa responden dalam studi ini mengaku mengalami stres akibat tagihan bulanan, keterlambatan pembayaran, serta tekanan finansial akibat penggunaan Paylater yang berlebihan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa Paylater bukan sekadar alat transaksi praktis, tetapi juga faktor yang dapat memengaruhi kesejahteraan finansial jika tidak dikelola dengan bijak.

Peran sosialisasi keuangan dalam membentuk kebiasaan finansial

Penelitian menemukan bahwa sosialisasi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan. Sosialisasi ini mencakup proses pembelajaran dari keluarga, lingkungan sosial, pendidikan formal, hingga media digital.

Individu yang terbiasa berdiskusi tentang keuangan dengan orang tua atau mendapatkan edukasi finansial sejak dini cenderung memiliki kebiasaan pengelolaan uang yang lebih baik. Mereka lebih mampu membuat anggaran, menabung, dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan finansial.

Bagi Generasi Z pengguna Paylater, sosialisasi keuangan berfungsi sebagai fondasi dalam memahami konsekuensi jangka panjang dari keputusan konsumsi. Tanpa pembelajaran ini, penggunaan Paylater berisiko berubah menjadi pola konsumsi impulsif yang merugikan.

Kontrol diri sebagai faktor psikologis penentu

Selain sosialisasi keuangan, kontrol diri menjadi variabel penting dalam penelitian ini. Kontrol diri menggambarkan kemampuan individu menahan impuls, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membuat keputusan finansial rasional.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kontrol diri seseorang, semakin baik perilaku manajemen keuangannya. Dalam konteks Paylater, kontrol diri membantu pengguna menghindari pembelian impulsif yang didorong oleh kemudahan transaksi digital.Kemampuan menunda kepuasan dan mempertimbangkan dampak jangka panjang terbukti berkontribusi terhadap stabilitas finansial yang lebih baik.

Perilaku manajemen keuangan sebagai faktor kunci

Temuan utama penelitian menempatkan perilaku manajemen keuangan sebagai faktor kunci yang memediasi hubungan antara sosialisasi keuangan, kontrol diri, dan kesejahteraan finansial.

Perilaku ini mencakup praktik nyata seperti:

  1. Perencanaan anggaran dan pengelolaan pengeluaran.
  2. Pengendalian utang dan pembayaran tepat waktu.
  3. Kebiasaan menabung dan evaluasi kondisi keuangan secara berkala.

Penelitian mencatat bahwa sosialisasi keuangan dan kontrol diri tidak secara otomatis meningkatkan kesejahteraan finansial jika tidak diwujudkan dalam tindakan nyata. Dengan kata lain, pengetahuan dan niat harus diterjemahkan menjadi kebiasaan finansial yang konsisten.

Setidaknya terdapat tiga temuan utama dari penelitian ini:

  1. Sosialisasi keuangan dan kontrol diri berpengaruh positif terhadap perilaku manajemen keuangan.
  2. Perilaku manajemen keuangan meningkatkan kesejahteraan finansial Generasi Z pengguna Paylater.
  3. Perilaku manajemen keuangan berperan sebagai mediator yang menghubungkan faktor sosial dan psikologis dengan hasil finansial yang nyata.

Dampak bagi pendidikan finansial dan industri fintech

Temuan penelitian ini memberikan implikasi penting bagi dunia pendidikan, regulator, dan industri fintech. Edukasi keuangan tidak cukup hanya menekankan literasi atau pengetahuan, tetapi juga harus mengembangkan kemampuan kontrol diri dan praktik manajemen keuangan.

Institusi pendidikan dan lembaga keuangan disarankan menyusun program pelatihan yang melibatkan simulasi pengelolaan utang, perencanaan keuangan jangka panjang, serta penguatan kebiasaan finansial sehat.

Selain itu, perusahaan fintech juga perlu mempertimbangkan pendekatan edukatif dalam layanan Paylater agar pengguna muda memahami risiko dan tanggung jawab finansial yang menyertainya.

Implikasi sosial yang lebih luas

Secara lebih luas, penelitian ini menunjukkan bahwa kesejahteraan finansial Generasi Z tidak hanya dipengaruhi oleh pendapatan atau akses teknologi, tetapi juga oleh faktor sosial dan psikologis. Sosialisasi keuangan dari lingkungan sekitar serta kemampuan mengendalikan diri menjadi modal penting dalam menghadapi ekosistem ekonomi digital yang serba cepat.

Dengan meningkatnya penggunaan Paylater di Indonesia, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi edukasi finansial nasional yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Profil penulis

        Siti Sabila Zulfia Maulana – Universitas Jenderal Achmad Yani.

        Ferikawita Magdalena Sembiring – Universitas Jenderal Achmad Yani.

Sumber penelitian

Maulana, S. S. Z., & Sembiring, F. M. (2026). The Effect of Financial Socialization and Self-Control on Financial Well-Being Mediated by Financial Management Behavior among Generation Z Paylater Users in Bandung.

 East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR), Vol. 5 No. 2, hlm. 431–446.
DOI: https://doi.org/10.55927/eajmr.v5i2.9

URL Resmi : https://journaleajmr.my.id/index.php/eajmr


Posting Komentar

0 Komentar