Komunikasi Transparan dan Dukungan Manajemen Dongkrak Kinerja Karyawan FAST Coffee & Bikewash


Gambar Ilustrasi AI 

FORMOSA NEWS - Jawa Timur - Keterbukaan komunikasi internal dan dukungan manajemen puncak terbukti meningkatkan kinerja karyawan di FAST Coffee & Bikewash. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah oleh Diva Naja, Andry Herawati, dan Galuh Ajeng Ayuningtyas dari Universitas Dr. Soetomo pada 2026. Studi ini penting bagi pelaku usaha jasa karena menunjukkan bahwa kombinasi komunikasi yang jelas dan kepemimpinan yang suportif mampu menjelaskan lebih dari separuh variasi kinerja karyawan dalam organisasi layanan modern.

Penelitian tersebut terbit di Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR), Volume 5 Nomor 1 Tahun 2026. Dalam artikel berjudul The Impact of Internal Communication Transparency and Top Management Support on Employee Performance: A Study at FAST Coffee & Bikewash, tim peneliti menganalisis bagaimana dua faktor organisasi—transparansi komunikasi internal dan dukungan manajemen puncak—mempengaruhi performa kerja pegawai di sektor jasa yang sangat mengandalkan kecepatan dan kualitas layanan.

Mengapa Kinerja Karyawan Jadi Sorotan?

Dalam industri jasa seperti kafe dan layanan pencucian sepeda motor, performa karyawan menentukan kepuasan pelanggan. Kinerja tidak hanya diukur dari seberapa banyak pekerjaan diselesaikan, tetapi juga kualitas hasil kerja, ketepatan waktu, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Menurut Diva Naja dan tim dari Universitas Dr. Soetomo, organisasi sering kali memisahkan pembahasan tentang komunikasi internal dan dukungan manajemen dalam riset sebelumnya. Padahal, di lingkungan kerja yang dinamis dan interaktif, kedua faktor tersebut saling terkait dan berpotensi menciptakan efek sinergis.

“Lingkungan kerja yang transparan dan didukung penuh oleh pimpinan menciptakan kejelasan arah dan motivasi yang lebih kuat bagi karyawan,” tulis para peneliti dalam artikelnya.

Metode: Libatkan Seluruh Karyawan

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sensus. Seluruh 38 karyawan FAST Coffee & Bikewash dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner langsung di lokasi kerja, lalu dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik.

Model analisis menguji tiga hipotesis utama:

  • Transparansi komunikasi internal berpengaruh positif terhadap kinerja.
  • Dukungan manajemen puncak berpengaruh positif terhadap kinerja.
  • Keduanya secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja.

Instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Nilai Cronbach’s Alpha mencapai 0,960, menunjukkan konsistensi internal yang sangat tinggi.

Hasil Utama: Dua Faktor Ini Menjelaskan 57,9% Kinerja

Hasil analisis menunjukkan bahwa:

  • Transparansi komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (nilai signifikansi 0,008).
  • Dukungan manajemen puncak juga berpengaruh positif dan signifikan (nilai signifikansi 0,005).
  • Secara simultan, kedua variabel berpengaruh sangat signifikan (nilai signifikansi 0,000).

Koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,579 menunjukkan bahwa 57,9% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh dua faktor tersebut. Sisanya 42,1% dipengaruhi faktor lain seperti budaya organisasi, gaya kepemimpinan, motivasi kerja, atau lingkungan kerja.

Persamaan regresi yang dihasilkan adalah:

Y = 7,953 + 0,379 X1 + 0,439 X2

Artinya, setiap peningkatan dukungan manajemen puncak memberikan dampak lebih besar dibanding peningkatan transparansi komunikasi, meski keduanya sama-sama signifikan. Dukungan manajemen menjadi faktor paling dominan dengan kontribusi parsial sebesar 31,8%.

Dampak Nyata bagi Dunia Usaha

Bagi pelaku usaha jasa, temuan ini memberi pesan tegas: memperbaiki sistem komunikasi saja tidak cukup tanpa keterlibatan aktif pimpinan.

Transparansi komunikasi membantu:

  • Mengurangi kesalahpahaman instruksi kerja
  • Mempercepat koordinasi antarbagian
  • Meningkatkan rasa percaya antarpegawai

Sementara itu, dukungan manajemen puncak berperan dalam:

  • Penyediaan sumber daya dan fasilitas kerja
  • Kebijakan yang jelas dan konsisten
  • Keterlibatan langsung pimpinan dalam operasional
  • Perhatian terhadap kebutuhan dan kesejahteraan karyawan

Dalam konteks FAST Coffee & Bikewash, kombinasi keduanya diyakini mampu mengurangi masalah seperti keterlambatan layanan, miskomunikasi, dan inkonsistensi disiplin kerja.

Secara lebih luas, penelitian ini relevan bagi UMKM, startup jasa, hingga perusahaan layanan publik yang ingin meningkatkan produktivitas tanpa harus selalu menambah tenaga kerja.

Implikasi Kebijakan dan Pengembangan SDM

Tim peneliti dari Universitas Dr. Soetomo merekomendasikan agar organisasi:

  • Mengadakan briefing rutin dan sistem umpan balik terbuka.
  • Menyusun dokumentasi prosedur kerja yang jelas dan mudah diakses.
  • Meningkatkan visibilitas pimpinan dalam aktivitas harian.
  • Menyediakan pelatihan dan mentoring secara terstruktur.

Langkah-langkah tersebut dinilai mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih stabil, produktif, dan berkelanjutan.

Dari sisi akademik, penelitian ini membuka ruang studi lanjutan dengan menambahkan variabel seperti motivasi kerja, kepuasan kerja, budaya organisasi, atau gaya kepemimpinan untuk memperluas model penjelasan kinerja karyawan.

Profil Penulis

Diva Naja adalah akademisi dan peneliti di Universitas Dr. Soetomo dengan fokus pada manajemen sumber daya manusia dan perilaku organisasi.

Dr. Andry Herawati merupakan dosen dan peneliti bidang manajemen dan tata kelola organisasi di Universitas Dr. Soetomo.

Galuh Ajeng Ayuningtyas adalah peneliti di bidang manajemen organisasi dan pengembangan kinerja karyawan, juga berafiliasi dengan Universitas Dr. Soetomo.

Ketiganya aktif meneliti isu komunikasi organisasi, dukungan kepemimpinan, serta faktor-faktor strategis yang memengaruhi kinerja di sektor jasa.

Sumber Penelitian

Artikel ini merujuk pada:

Diva Naja, Andry Herawati, & Galuh Ajeng Ayuningtyas (2026). The Impact of Internal Communication Transparency and Top Management Support on Employee Performance: A Study at FAST Coffee & Bikewash. Formosa Journal of Sustainable Research, Vol. 5 No. 1, 53–68.

Temuan ini menegaskan bahwa di era persaingan jasa yang semakin ketat, komunikasi yang terbuka dan kepemimpinan yang suportif bukan lagi pilihan, melainkan fondasi utama kinerja organisasi yang berkelanjutan.

Posting Komentar

0 Komentar