Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pengambilan Keputusan di SDN Ampukung Hulu Kelua Kabupaten Tabalong


Gambar Ilustrasi AI


FORMOSA NEWS - Tabalong - Kepemimpinan Demokratis Kepala Sekolah Menentukan Kualitas Keputusan di SD Negeri Tabalong. Penelitian yang dilakukan oleh Irhami dan Septeria Noor Yuliannisa dari STIA Bina Banua Banjarmasin  dalam artikel ilmiah yang terbit di Asian Formosa Journal of Applied Sciences. (FJAS) edisi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 menyoroti bahwa bagaimana keputusan sekolah dibentuk, dijalankan, serta diterima oleh warga sekolah dan masyarakat sekitar.

Penelitian yang dilakukan oleh Irhami dan Septeria Noor Yuliannisa dari STIA Bina Banua Banjarmasin menyoroti bahwa aspek bahwa keputusan sekolah tidak hanya soal otoritas, tetapi tentang kemampuan kepala sekolah mengelola partisipasi, arah, dan komunikasi secara seimbang.

Tantangan Kepemimpinan di Sekolah Dasar

Sekolah dasar merupakan organisasi pendidikan yang sangat dekat dengan masyarakat. Setiap Keputusan mulai dari program belajar, pengelolaan fasilitas, hingga kegiatan sekolah langsung berdampak pada guru, siswa, dan orang tua. Di SDN Ampukung Hulu, tantangan tersebut diperberat oleh keterbatasan sarana prasarana serta harapan masyarakat yang tinggi terhadap kualitas layanan pendidikan.

Kondisi ini menuntut kepala sekolah untuk tidak hanya tegas dalam mengambil keputusan, tetapi juga mampu membangun dukungan dan kepercayaan. Pergantian kepala sekolah yang pernah terjadi di sekolah tersebut juga membuat proses pengambilan keputusan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak memicu konflik internal.

Bagaimana Penelitian Dilakukan?

Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung di lingkungan sekolah.

Informan penelitian meliputi:

  • Pengawas pembina sebagai informan kunci,
  • Guru wali kelas VI,
  • Guru Pendidikan Agama Islam.

Pendekatan ini memungkinkan peneliti menangkap dinamika nyata pengambilan keputusan, bukan sekadar kebijakan di atas kertas. Validitas data dijaga melalui triangulasi dan uji keabsahan yang ketat.

Tiga Faktor Penentu Keputusan Sekolah

Penelitian ini menemukan tiga faktor utama yang memengaruhi kepemimpinan kepala sekolah dalam pengambilan keputusan.

Gaya Kepemimpinan Demokratis

Kepala sekolah dinilai aktif melibatkan guru dan staf dalam musyawarah sebelum keputusan diambil. Guru diberi ruang untuk menyampaikan pendapat, namun kepala sekolah tetap memberikan arahan yang jelas. Pola ini membuat keputusan lebih mudah diterima dan dijalankan bersama.

Kejelasan Visi dan Misi Sekolah

Visi sekolah yang bernuansa agamis tidak hanya menjadi slogan, tetapi dipahami dan dijadikan pedoman oleh warga sekolah. Visi ini berfungsi sebagai kompas saat sekolah harus menentukan prioritas di tengah keterbatasan sumber daya.

Kemampuan Komunikasi Kepala Sekolah

Komunikasi yang terbuka dan memotivasi menjadi penguat utama. Kepala sekolah mampu menjelaskan alasan keputusan, membagi peran, serta menjaga suasana kerja tetap kondusif. Dampaknya terasa pada hubungan kerja yang harmonis antarwarga sekolah..

Dampak Lebih Luas bagi Dunia Pendidikan

Temuan penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang efektif bukan soal kecepatan mengambil keputusan, tetapi kualitas proses di baliknya. Keputusan yang dihasilkan melalui partisipasi, visi yang jelas, dan komunikasi yang baik cenderung lebih berkelanjutan dan minim konflik.

Bagi dunia pendidikan, khususnya sekolah dasar, hasil ini memberi pelajaran penting:

  • Kepemimpinan demokratis dapat berjalan seiring dengan ketegasan,
  • Visi sekolah harus dihidupkan dalam praktik sehari-hari,
  • Komunikasi adalah kunci akuntabilitas dan kepercayaan publik.

Model kepemimpinan seperti ini relevan untuk diterapkan di sekolah-sekolah lain yang menghadapi tantangan serupa.

Profil Penulis

Irhami Akademisi di STIA Bina Banua Banjarmasin
Bidang Keahlian: fokus kajian manajemen dan kepemimpinan pendidikan.

Septeria Noor Yuliannisa, S.AP., M.AP. Dosen STIA Bina Banua Banjarmasin,
bidang keahlian: administrasi publik dan manajemen pendidikan. Ia aktif meneliti isu kepemimpinan dan tata kelola organisasi pendidikan.

Sumber Penelitian

Irhami & Septeria Noor Yuliannisa. “Analysis of Factors Affecting the Principal's Leadership in Decision Making at SDN Ampukung Hulu Kelua, Tabalong Regency.” Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS), Vol. 5 No. 1, 2025, hlm. 67–84. 
DOIhttps://doi.org/10.55927/fjas.v5i1.523
URL: https://srhformosapublisher.org/index.php/fjas


Posting Komentar

0 Komentar