Pemasaran Digital Gerilya Terbukti Memperkuat Kinerja UMKM, Studi Menunjukkan
Promosi digital yang kreatif, didukung oleh kompetensi pemasaran dan komunikasi sosial yang efektif, terbukti meningkatkan kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Temuan ini diungkap dalam studi tahun 2026 oleh Agustini Tanjung dari Universitas Pelita Bangsa dan Felina Co Young dari Philippine Women’s University, yang dipublikasikan di International Journal of Advanced Technology and Social Sciences. Penelitian ini menunjukkan bahwa keunggulan kompetitif menjadi faktor paling menentukan yang menghubungkan strategi pemasaran digital dengan peningkatan penjualan, profitabilitas, dan keberlanjutan usaha.
Hasil penelitian ini relevan di tengah tekanan ekonomi digital yang semakin kuat. Dengan keterbatasan modal dan persaingan yang kian ketat, banyak UMKM kesulitan bertahan jika hanya mengandalkan metode pemasaran konvensional. Studi ini menghadirkan bukti empiris bahwa guerrilla digital marketing dapat menjadi solusi strategis bagi UMKM untuk tumbuh tanpa harus mengeluarkan biaya iklan besar.
Tekanan Digital terhadap UMKM
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara konsumen mencari, menilai, dan membeli produk. Media sosial, komunitas daring, dan platform digital kini menjadi ruang utama interaksi antara pelaku usaha dan pelanggan.
Bagi UMKM, perubahan ini membawa peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, teknologi digital membuka akses pasar yang lebih luas. Namun di sisi lain, persaingan menjadi jauh lebih padat. Banyak UMKM belum memiliki keterampilan digital, pemahaman strategi pemasaran, atau sumber daya yang memadai untuk bersaing secara efektif di ranah digital.
Dalam konteks inilah pemasaran digital gerilya muncul sebagai alternatif. Strategi ini menekankan kreativitas, kejutan, dan pemanfaatan media digital secara tidak konvensional untuk menciptakan dampak besar dengan biaya relatif kecil. Penelitian Agustini Tanjung dan Felina Co Young mengkaji bagaimana strategi ini bekerja ketika dikombinasikan dengan kompetensi pemasaran, komunikasi sosial, dan keunggulan kompetitif.
Metodologi Penelitian dalam Bahasa Sederhana
Penelitian ini menggunakan pendekatan survei kuantitatif terhadap 30 pelaku UMKM yang telah menggunakan media digital dan menjalankan usaha minimal dua tahun. Para responden mengisi kuesioner terstruktur yang mengukur empat aspek utama:
1. Kompetensi pemasaran
2. Komunikasi sosial
3. Keunggulan kompetitif
4. Kinerja UMKM
Kinerja usaha diukur melalui indikator praktis seperti pertumbuhan penjualan, laba, jangkauan pasar, dan keberlanjutan bisnis. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara statistik untuk mengetahui faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap kinerja UMKM, baik secara individual maupun bersama-sama.
Pendekatan ini membuat hasil penelitian mudah dipahami dan relevan langsung bagi pelaku usaha.
Temuan Utama yang Mudah Dipahami
Hasil analisis menunjukkan pola yang jelas dan konsisten. Ketiga faktor yang diteliti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM.
Beberapa temuan utama antara lain:
1. Kompetensi pemasaran meningkatkan kinerja usaha. UMKM yang memiliki kemampuan lebih baik dalam memahami pelanggan, merancang promosi, dan memanfaatkan platform digital menunjukkan kinerja bisnis yang lebih tinggi.
2. Komunikasi sosial memperkuat hubungan dengan pelanggan. Interaksi dua arah yang aktif melalui media sosial dan komunikasi langsung membangun kepercayaan, loyalitas, dan pembelian ulang.
3. Keunggulan kompetitif menjadi faktor paling dominan. Di antara semua variabel, keunggulan kompetitif memiliki pengaruh paling kuat terhadap kinerja UMKM.
4. Dampak gabungan sangat signifikan. Kompetensi pemasaran, komunikasi sosial, dan keunggulan kompetitif secara bersama-sama menjelaskan 67,4 persen variasi kinerja UMKM, menunjukkan model yang kuat dan andal.
Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas pemasaran akan lebih efektif ketika pelanggan benar-benar melihat nilai unik yang membedakan suatu usaha dari pesaingnya.
Makna Keunggulan Kompetitif bagi UMKM
Dalam penelitian ini, keunggulan kompetitif diartikan sebagai kemampuan UMKM untuk menawarkan nilai yang lebih unggul dan sulit ditiru oleh pesaing. Nilai tersebut dapat berupa:
1. Produk atau layanan yang unik
2. Kualitas pelayanan yang lebih baik
3. Harga yang kompetitif dengan mutu yang konsisten
4. Citra merek yang kuat dan kedekatan emosional dengan pelanggan
Kompetensi pemasaran dan komunikasi sosial membantu UMKM membangun keunggulan tersebut. Setelah terbentuk, keunggulan kompetitif menjadi jalur utama yang menghubungkan pemasaran digital gerilya dengan peningkatan kinerja usaha.
Menurut Agustini Tanjung dari Universitas Pelita Bangsa, keunggulan kompetitif memungkinkan UMKM tetap relevan dan tangguh meski berada di pasar digital yang sangat kompetitif.
Implikasi bagi Dunia Usaha, Kebijakan, dan Pendidikan
Bagi pelaku UMKM, pesan penelitian ini sangat jelas. Keberhasilan tidak harus bergantung pada anggaran iklan besar. Yang jauh lebih penting adalah penguatan kemampuan internal, kreativitas dalam pemasaran digital, dan komunikasi yang konsisten dengan pelanggan.
Bagi pembuat kebijakan, hasil penelitian ini menekankan pentingnya program pengembangan kapasitas UMKM. Dukungan finansial saja tidak cukup. Pelatihan kompetensi pemasaran digital, komunikasi, dan strategi bersaing terbukti mampu meningkatkan kinerja usaha secara nyata.
Di bidang pendidikan, temuan ini mendukung integrasi keterampilan pemasaran digital praktis dan komunikasi bisnis dalam kurikulum kewirausahaan dan manajemen, agar lulusan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi digital.
Pandangan Peneliti
Para penulis menegaskan bahwa pemasaran digital gerilya bukan sekadar aktivitas promosi, melainkan strategi membangun hubungan dan persepsi nilai di mata pelanggan. Dengan menggabungkan kreativitas digital, kompetensi pemasaran, dan komunikasi sosial yang kuat, UMKM dapat menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Penelitian ini juga membuka peluang riset lanjutan, termasuk pengaruh kekuatan merek, inovasi, dan dukungan pemerintah dalam memperkuat daya saing UMKM di era digital.
Profil Singkat Penulis
Agustini Tanjung, S.E., M.M.
Dosen dan peneliti di Universitas Pelita Bangsa, Indonesia. Bidang keahlian meliputi pemasaran digital, kinerja UMKM, kompetensi pemasaran, dan strategi keunggulan bersaing.
Felina Co Young
Akademisi di Philippine Women’s University, Filipina. Fokus riset pada pemasaran, komunikasi, dan kinerja bisnis di negara berkembang.
Sumber Penelitian
Judul Artikel: Guerrilla Digital Marketing Strategy for MSME Performance through Competency-Based Marketing, Social Communication, and Competitive Advantage
Jurnal: International Journal of Advanced Technology and Social Sciences (IJATSS)
Tahun Publikasi: 2026
DOI: https://doi.org/10.59890/ijatss.v4i1.166

0 Komentar