Kepemimpinan Digital dan Motivasi Kerja Berperan dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai BKPSDM Tabanan

Ilustrasi by AI

Tabanan, Bali — Kepemimpinan digital dan motivasi kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan pemerintahan. Studi yang ditulis oleh I Dewa Putu Alit Satryawan, I Wayan Terimajaya, dan I Made Bayu Wisnawa dari Universitas Triatma Mulya menemukan bahwa kepemimpinan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sementara kompetensi digital lebih efektif meningkatkan kinerja ketika disertai motivasi kerja.

Artikel yang diterbitkan dalam International Journal of Asian Business and Applied Economics (IJBAE) pada September 2026 ini mengkaji pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tabanan. Temuannya relevan bagi instansi pemerintah yang sedang mempercepat transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan kualitas pelayanan publik.

Transformasi Digital Membutuhkan Lebih dari Sekadar Teknologi

Pemanfaatan teknologi digital dalam birokrasi diharapkan dapat mempercepat proses administrasi, memperlancar koordinasi, dan meningkatkan transparansi pekerjaan. Namun, penerapan sistem digital tidak selalu langsung menghasilkan kinerja yang optimal.

Artikel ini menggambarkan bahwa BKPSDM Kabupaten Tabanan masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterlambatan pelayanan kepegawaian, proses verifikasi yang memadukan sistem digital dan manual, serta penggunaan aplikasi kerja yang belum sepenuhnya optimal. Kemampuan pegawai dalam mengoperasikan aplikasi juga belum merata sehingga sebagian masih membutuhkan pendampingan teknis.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan digitalisasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan aplikasi. Kemampuan pemimpin mengarahkan perubahan dan motivasi pegawai untuk menggunakan teknologi juga menjadi faktor penting.

Survei terhadap 65 Pegawai BKPSDM Tabanan

Satryawan, Terimajaya, dan Wisnawa menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner dari 65 pegawai BKPSDM Kabupaten Tabanan. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan analisis jalur untuk menguji hubungan antara kepemimpinan digital, kompetensi digital, motivasi kerja, dan kinerja pegawai.

Analisis tersebut juga menguji apakah motivasi kerja menjadi penghubung antara kemampuan kepemimpinan dan kompetensi digital dengan kinerja pegawai.

Temuan Utama: Motivasi Menjadi Penghubung Penting

Hasil analisis menunjukkan beberapa temuan utama:

  • Kepemimpinan digital meningkatkan motivasi kerja. Pemimpin yang memanfaatkan teknologi untuk berkomunikasi, mengoordinasikan pekerjaan, dan memantau pelaksanaan tugas berkaitan dengan meningkatnya motivasi pegawai.

  • Kompetensi digital meningkatkan motivasi. Pegawai yang lebih mampu menggunakan teknologi cenderung memiliki kepercayaan diri dan kesiapan lebih tinggi dalam menyelesaikan pekerjaan.

  • Kepemimpinan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Pemanfaatan teknologi dalam kepemimpinan dapat membantu menata alur kerja, mempermudah pengawasan, dan mempercepat pengambilan keputusan.

  • Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Pegawai yang memiliki dorongan kerja lebih kuat cenderung bekerja dengan lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pencapaian tugas.

  • Kompetensi digital tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja. Dalam penelitian ini, pengaruh langsung kompetensi digital terhadap kinerja bersifat positif, tetapi tidak signifikan secara statistik.

  • Motivasi kerja memediasi hubungan kompetensi digital dan kinerja. Kemampuan teknologi menjadi lebih efektif dalam mendukung kinerja ketika disertai dorongan untuk menerapkan kemampuan tersebut dalam pekerjaan sehari-hari.

Salah satu hasil penting adalah bahwa keterampilan digital saja belum tentu menghasilkan peningkatan kinerja yang nyata. Penulis menjelaskan bahwa kinerja pegawai pemerintah juga dipengaruhi oleh sistem birokrasi, regulasi, dan lingkungan organisasi.

Implikasi bagi Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Temuan ini memberikan masukan bagi instansi pemerintah yang ingin mengoptimalkan transformasi digital. Pengadaan aplikasi dan pelatihan teknis perlu diikuti dengan perubahan cara memimpin, sistem kerja yang mendukung pemanfaatan teknologi, serta upaya menjaga motivasi pegawai.

Penulis merekomendasikan agar BKPSDM Kabupaten Tabanan terus mengembangkan kemampuan kepemimpinan digital melalui pelatihan, khususnya dalam komunikasi, koordinasi, pengambilan keputusan, serta pemantauan dan evaluasi berbasis teknologi.

Pelatihan kompetensi digital juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan. Materinya tidak cukup hanya mencakup penggunaan aplikasi perkantoran, tetapi juga pengelolaan data, kolaborasi digital, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan sistem.

Selain itu, organisasi disarankan memperluas penerapan kemampuan digital melalui digitalisasi administrasi, pengelolaan dokumen elektronik, dan sistem pelayanan berbasis teknologi. Pemberian penghargaan atas prestasi, kesempatan pengembangan karier, akses terhadap pendidikan dan pelatihan, serta lingkungan kerja yang kondusif juga dapat membantu menjaga motivasi pegawai.

Bagi masyarakat, peningkatan kualitas kepemimpinan dan motivasi pegawai berpotensi mendukung pelayanan administrasi yang lebih cepat, tertata, dan responsif. Namun, penelitian ini berfokus pada satu instansi di Kabupaten Tabanan sehingga penerapan hasilnya di lembaga lain tetap perlu mempertimbangkan karakteristik masing-masing organisasi.

Tentang Penulis

  • I Dewa Putu Alit Satryawan — Universitas Triatma Mulya, Indonesia
  • I Wayan Terimajaya —Universitas Triatma Mulya, Indonesia
  • I Made Bayu Wisnawa — Universitas Triatma Mulya, Indonesia


Sumber Penelitian

Satryawan, I. D. P. A., Terimajaya, I. W., & Wisnawa, I. M. B. (2026). “The Influence of Digital Leadership and Digital Competence on Employee Performance with Work Motivation as an Intervening Variable.” International Journal of Asian Business and Applied Economics, 5(5), 1261–1276.

DOI: https://doi.org/10.55927/ijbae.v5i5.62

Website jurnal: https://journalijbae.my.id/index.php/ijbae

Posting Komentar

0 Komentar