Masalah penumpukan limbah plastik di wilayah perkotaan kerap menjadi tantangan lingkungan yang rumit
Latar Belakang Krisis Sampah dan Pendekatan Ekodesain
Penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Piyungan di Daerah Istimewa Yogyakarta sempat menimbulkan krisis sampah darurat yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat
Dalam situasi krisis ini, PASTE LAB Yogyakarta hadir sebagai laboratorium kreatif interdisipliner di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul
Metodologi Penelitian yang Sederhana dan Komprehensif
Tim peneliti menggunakan metode kualitatif etnografi untuk menangkap dinamika sosial dan proses kreatif yang terjadi di PASTE LAB
Temuan Utama: Tahapan Pengolahan Limbah dan Jenis Produk
Studi ini menemukan bahwa PASTE LAB berfokus pada empat jenis limbah plastik utama yang memiliki ketahanan tinggi, yakni High-Density Polyethylene (HDPE), Polypropylene (PP), Low-Density Polyethylene (LDPE), dan Polystyrene (PS)
Alur Pengelolaan Sampah dan Produksi:
- Pengumpulan dan Pemilahan: Sampah plastik dikumpulkan dari masyarakat melalui fasilitas drop box atau pengiriman langsung, lalu dipilah berdasarkan jenis dan warnanya selama 2 hingga 4 minggu
. - Pengolahan Pencacahan: Plastik yang telah dipilah mengalami pencacahan kasar menjadi bongkahan, disusul pencacahan halus agar mudah dipadatkan
. - Pencampuran dan Pencetakan Wajah Warna: Pencacahan plastik ditimbang dan dicampur dengan formula komposisi warna alami buatan PASTE LAB, lalu dipanaskan dan dipadatkan dalam mesin Hot Press
. - Pendinginan dan Pembentukan Modern: Lembaran plastik yang matang dipindahkan ke mesin Cooling Press untuk menjaga bentuknya, dilanjutkan dengan proses frasing, pemotongan presisi menggunakan mesin CNC, finishing halus, perakitan, pengemasan, hingga pengiriman
.
Ragam Hasil Produk:
- Mebel dan Interior: Set meja stool, kursi, tempat sampah, instrumen bar, papan reklame, serta Tirai Krepyak (Exterior Façade)
. - Keperluan Pameran: Panggung, kartu identitas acara (event ID card), box set, dan piala penghargaan
. - Aksesori dan Merchandise: Pengisi daya nirkabel (wireless charger), gantungan kunci, cermin, jam dinding, reklik Al-Qur'an, hingga mainan kuda-kudaan custom untuk interior hotel
.
Produk ekodesain ini telah dimanfaatkan secara luas oleh lembaga pemerintah dan perusahaan ternama seperti PLN, Pertamina, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, CIMB Bank, OCBC, Toyota, Novotel, Sinarmas Land, hingga warung kopi modern seperti Kopi Kenangan dan Jokopi
Dampak bagi Masyarakat dan Kebijakan Publik
Aktivitas PASTE LAB membuktikan keberhasilan ekonomi sirkular skala mikro
Kendati demikian, para peneliti mengidentifikasi sejumlah tantangan operasional yang dihadapi industri kreatif ini, seperti fluktuasi harga bahan baku, keterbatasan teknologi produksi dan ruang kerja, belum optimalnya perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI), serta persaingan industri
Profil Penulis Penelitian
- Indah Fitriana Hapsari, S.Ds., M.Ds. – Peneliti utama dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dengan fokus keahlian pada studi ekodesain, desain interior, dan keberlanjutan lingkungan
. - Dr. I Wayan Adnyana, S.Sn., M.Sn. – Akademisi dan peneliti senior di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar yang ahli dalam bidang kajian seni rupa, budaya visual, dan metode penelitian kualitatif
. - Dr. Ni Made Arshiniwati, S.S., M.Si. – Dosen dan peneliti di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dengan keahlian di bidang kajian budaya, etnografi, dan analisis sosial
. - Dr. Nyoman Dewi Pebryani, S.ST., M.A. – Peneliti di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar yang berfokus pada komputasi desain, seni kriya, dan teknologi material
.
Sumber Publikasi Penelitian
- Judul Artikel: Ecodesign Practices in Plastic Waste Processing: A Design Study of Social Transformation and Environmental Sustainability at PASTE LAB Yogyakarta
- Nama Jurnal: Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA)
- Tahun Publikasi: Vol. 6, No. 8, Agustus 2026
- DOI
https://doi.org/10.55927/mudima.v6i8.112 - URL
https://journalmudima.my.id/index.php/mudima
0 Komentar