Kunci Transformasi Kinerja Perbankan Digital Berada pada Perilaku Kerja Inovatif Karyawan
MEDAN — Keberhasilan transformasi digital di sektor perbankan ternyata tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi sangat bergantung pada sejauh mana perusahaan mampu memicu perilaku kerja inovatif karyawannya
Latar Belakang dan Tantangan Era Digitalisasi Sektor Perbankan
Sektor perbankan saat ini tengah mengalami akselerasi transformasi digital yang luar biasa pesat
Namun, penerapan teknologi canggih kerap berhadapan dengan kendala di lapangan
Metodologi Penelitian
Untuk menguji keterkaitan faktor-faktor tersebut secara faktual, tim peneliti USU merancang penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori
Dengan menggunakan rumus Yamane (margin kesalahan 5%), peneliti menetapkan sampel sebanyak 160 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling
Temuan Utama Penelitian
Berdasarkan pengujian statistik PLS-SEM, seluruh indikator penelitian terbukti valid dan reliabel
Berikut adalah poin-poin temuan utama dari penelitian ini
- Dampak Sistem Kerja Digital: Sistem kerja digital terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (koefisien jalur = 0,202; $p < 0,001$) serta mendorong perilaku kerja inovatif (koefisien jalur = 0,368; $p < 0,001$)
. - Peran Keberagaman Generasi: Keberagaman generasi berkontribusi positif terhadap kinerja pegawai (koefisien jalur = 0,072; $p = 0,071$) dan terbukti meningkatkan perilaku kerja inovatif di lingkungan kerja (koefisien jalur = 0,125; $p = 0,009$)
. Senioritas membawa pemahaman prosedur, sementara generasi muda membawa kelincahan adaptasi teknologi . - Pengaruh Pola Pikir Digital (Digital Mindset): Digital mindset memiliki pengaruh yang sangat kuat dan signifikan baik terhadap kinerja pegawai (koefisien jalur = 0,311; $p < 0,001$) maupun terhadap pembentukan perilaku kerja inovatif (koefisien jalur = 0,543; $p < 0,001$)
. - Perilaku Kerja Inovatif sebagai Penggerak Utama: Perilaku kerja inovatif menjadi variabel paling dominan yang memengaruhi kinerja pegawai secara langsung (koefisien jalur = 0,481; $p < 0,001$)
. - Peran Mediasi yang Signifikan: Perilaku kerja inovatif terbukti secara sah berperan sebagai variabel pemediasi (mediating variable) yang menjembatani hubungan sistem kerja digital ($p < 0,001$), keberagaman generasi ($p = 0,016$), dan digital mindset ($p < 0,001$) terhadap peningkatan kinerja akhir pegawai
.
Implikasi Praktis dan Dampak Dunia Kerja
Hasil penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi manajemen sumber daya manusia (SDM) dan pembuat kebijakan di sektor perbankan maupun industri lainnya
Selain itu, keberagaman generasi di tempat kerja harus dipandang sebagai aset strategis
Sebagaimana ditekankan oleh Nelvi Nurul Huda dan tim peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara, penerapan teknologi digital, pengelolaan keberagaman generasi, dan penguatan pola pikir digital harus ditopang oleh budaya kerja inovatif agar mampu meningkatkan efektivitas serta produktivitas pegawai secara optimal di era transformasi digital
Profil Penulis
- Nelvi Nurul Huda, S.E. — Peneliti utama dan alumni/mahasiswa Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU), berfokus pada bidang Manajemen Sumber Daya Manusia dan Transformasi Digital Organisasi
. - Dr. Elisabet Siahaan, S.E., M.Si. — Dosen Penguji dan Peneliti Senior di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU), memiliki keahlian di bidang Perilaku Organisasi, Manajemen Sumber Daya Manusia, dan Kinerja Pegawai
. - Prof. Dr. Amlys Syahputra Silalahi, S.E., M.Si. — Guru Besar dan Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU), pakar di bidang Manajemen Strategis, Kepemimpinan Organisasi, dan Metodologi Penelitian Kuantitatif
.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel: Employee Performance Transformation in the Digital Era: The Role of Digital Work Systems, Generational Diversity, and Digital Mindset through Innovative Work Behavior
- Jurnal: Indonesian Journal of Economic & Management Sciences (IJEMS)
- Tahun Publikasi: 2026 (Vol. 4, No. 3, Halaman 1469-1486)
- DOI:
https://doi.org/10.55927/ijems.v4i3.64 URL Jurnal: https://journalijems.my.id/index.php/ijems/index

0 Komentar