Strategi Pengadaan Digital dalam Memperkuat Ketahanan Rantai Pasok di Tengah Disrupsi Global

Ilustrasi by AI

Pada Agustus 2026, tim peneliti dari Universitas Trisakti yang terdiri atas Suci Nur Rahmadhani, Wahyuningsih Santosa, Gatri Lunarindiah, dan Febby Annisa mempublikasikan studi penting mengenai peran pengadaan digital, analitik data, dan berbagi informasi dalam memperkuat ketahanan rantai pasok di Indonesia. Penelitian ini sangat krusial bagi dunia usaha yang terus berhadapan dengan ketidakpastian lingkungan global.

Berbagai disrupsi global seperti pandemi COVID-19, konflik geopolitik internasional, serta fluktuasi harga energi dan komoditas telah mengguncang stabilitas rantai pasok di Indonesia. Ketergantungan perusahaan nasional pada bahan baku impor, visibilitas pemasok yang terbatas, serta proses pengadaan yang masih konvensional kerap memicu keterlambatan pasokan, lonjakan biaya operasional, dan penurunan kinerja produksi.

Untuk mengkaji solusi atas tantangan tersebut, penelitian ini melibatkan 176 responden dari kalangan karyawan, supervisor, hingga manajer yang bekerja di bidang pengadaan, manajemen rantai pasok, analitik data, dan manajemen risiko. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring, yang kemudian dianalisis menggunakan metode pemodelan persamaan struktural atau Structural Equation Modeling (SEM) berbasis perangkat lunak AMOS.

Berdasarkan analisis data yang mendalam, riset ini menghasilkan beberapa temuan utama:

  • Digitalisasi proses pengadaan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan efektivitas manajemen risiko.
  • Praktik berbagi informasi dan kapabilitas analitik data terbukti secara langsung memperkuat kemampuan perusahaan dalam memitigasi berbagai potensi ancaman operasional.
  • Manajemen risiko terbukti secara efektif menjadi jembatan penghubung (mediating variable) yang mengubah kapabilitas digital menjadi ketahanan rantai pasok yang tangguh.

Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi dunia industri di Indonesia untuk segera mempercepat transformasi digital. Menurut para peneliti Universitas Trisakti, pemanfaatan teknologi digital dalam pengadaan dan pengelolaan risiko yang solid adalah kunci utama bagi perusahaan untuk mendeteksi potensi gangguan secara dini serta mempercepat proses pemulihan saat krisis terjadi.

Profil Penulis

  • Suci Nur Rahmadhani, Wahyuningsih Santosa, Gatri Lunarindiah, dan Febby Annisa – Para peneliti dan akademisi dari Universitas Trisakti, Indonesia, yang memiliki kepakaran di bidang manajemen rantai pasok, pengadaan digital, analitik data, dan manajemen risiko bisnis.

Sumber Penelitian

  • Judul Artikel: The Role of Digital Procurement in Strengthening Supply Chain Resilience Amid Global Disruptions
  • Nama Jurnal: Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA), Vol. 6, No. 4, Agustus 2026, hlm. 928-943
  • DOI: https://doi.org/10.55927/ijba.v6i4.16856

Posting Komentar

0 Komentar