Latar Belakang dan Tantangan Pelestarian Budaya Karo
Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Karo, menyimpan kekayaan budaya yang luar biasa, mulai dari rumah adat tradisional Siwaluh Jabu, tarian khas seperti Guro-guro Aron, alat musik tradisional gendang Singindungi dan Sarune, hingga berbagai upacara adat yang sarat makna filosofis
Metodologi Pengembangan dan Pendekatan Multi-Peran
Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim peneliti mengembangkan perangkat lunak menggunakan model pengembangan Waterfall yang bersifat linear dan terstruktur
- Admin: Bertanggung jawab mengelola akun staf, hak akses, data master kategori, dan memantau log aktivitas sistem
. - Registrar: Melakukan pencatatan penerimaan awal koleksi beserta dokumentasi kondisi fisiknya dalam status draf
. - Kurator: Meneliti latar belakang sejarah, menentukan klasifikasi objek, serta menyusun draf nomor koleksi
. - Pimpinan: Melakukan pemeriksaan, memberikan persetujuan atau penolakan, serta menerbitkan pengesahan resmi
. - Edukator: Mengolah data kuratorial yang telah terverifikasi menjadi narasi edukasi publik yang mudah dipahami
.
Temuan Utama dan Hasil Pengujian Sistem
Berdasarkan hasil pengujian fungsional menggunakan metode black box terhadap 41 skenario pengujian di seluruh modul, seluruh fitur dinyatakan valid (100% berhasil)
- Menyajikan data warisan budaya secara sistematis ke dalam kategori utama seperti rumah adat, tarian, alat musik, pakaian tradisional, dan senjata tradisional
. - Mendukung akuntabilitas pengelolaan data melalui mekanisme verifikasi bertingkat dan pencatatan jejak audit (activity-log)
. - Memudahkan pengunjung dalam mengeksplorasi sejarah dan galeri budaya Karo secara interaktif melalui fitur pencarian, filter kategori, halaman detail, serta galeri foto dan video tanpa hambatan registrasi
.
Kehadiran sistem informasi ini memberikan dampak positif yang luas bagi dunia pendidikan, pariwisata, dan pelestarian budaya publik
Profil Penulis
Jepta Sembiring. Universitas Katolik Santo Thomas Medan. Bidang Keahlian: Sistem Informasi dan Teknologi Informasi
Sumber Penelitian:
Cultural Heritage Information System with Heritage Museum. Formosa Journal of Computer and Information Science (FJCIS), Vol. 5, No. 2, hal. 457–470
DOI:
URL: https://journal.formosapublisher.org/index.php/fjcis:

0 Komentar